
alisya menatap pantulan dirinya didepan kaca, melihat dengan detai dress dan make up yang digunakannya sudah pas atau belum. serasa sudah rapih dia langsung mengambil tas dan hp yang ada dimeja samping tempat tidurnya. dan segera berangkat menuju hotel bintang lima yang dimana ia dan teman temannya berkumpul ( reoni ) itu di dakan.
seperti biasa alisya di temani adik laki lakinya vidhis. hampir setiap aktivitasnya selalu ditemani vidhis, dalam pekerjaan ataupun urusan pribadi. alisya dan vidhis sejak kecil selalu bersama kemanapun, walau tak jarang kedua saudara itu suka bertengkar karna beda pendapat atau beda pilihan. tapi itu juga yang membuatnya semakin dekat, dan membuat kedua orang tuanya senang dan tenang.
banyak taman teman mereka iri karna kedekatan adik Kaka itu. terkadang ada beberapa laki laki atau perempuan yang menyukai nya jeles karna mengira mereka berpacaran, karna tidak tahu mereka sebenarnya bersaudara.
alisya dan vidhis sampai di lobi hotel bintang lima. alisya yang sudah telat, segera Turan dari mobil meninggalkan vidhis yang masih didalam mobil dan bergegas berjalan menuju tempat dimana teman temannya berkumpul, sambil melihat arloji kelasik miliknya menunjukan dirinya sudah terlewat lebih 1jam.
Diruang yang alin. Adelia dan sevil sudah menyapa taman teman nya dari satu jam yang lalu, sedangkan Azka hanya mengikuti adik sepupunya itu. dan banyak cwe cwe yang mengunjing " laki laki itu sangat tampan. kenapa dia harus menyukai adelia bukan aku" mengira bahwa Azka adalah calon suaminya.
dan yang sevil lakukan sering curi curi pandang kepada azka, matanya tak jauh dari wajah tampan azka dan sesekali mengajaknya berbincang.
__ADS_1
" btw ka Azka pasti sudah punya cwe. ko boleh sih sama cwenya nemenin adel" tanyanya dengan senyum sok imut ala sevil.
"ssssstt. kamu gaknperlu banyak tanya" jawab Adelia
Azka hanya tersenyum "de kamu masih lama gak sih. klo masih lama Kaka keluar aja ya. bete nih" ucapnya kepada Adelia.
"bentar lagi dong ka, nunggu alisya Dateng delu. baru kita pergi"
'alisya apa cwe yang diantiasuhan itu' gumam Azka dalam hati, dengan rasa yang penasaran.
Azka yang sedari tadi sudah bete dan ingin sekali keluar. memutuskan untuk berkeliling disekitar mencari celah agar bisa keluar dari ruangan itu Tampa sepengetahuan Adelia. "toh Adelia pun asik berbincang dengan teman temannya." pikirnya
disaat Azka sedang berjalan kearah pintu keluar dia melihat sosok perempuan yang seolah berjalan kerahnya. wajah yang tidak asing baginya dengan dress berwarna pink dengan rambut diurai sebahu dan dipoles make up tipis di wajahnya. membuat perempuan itu tampak cantik alami. seketika jantung Azka berdetak lebih kencan. dan tidak sadar berjalan menuju kearahnya dengan sangat cepat. ingin segera menyapanya.
__ADS_1
jarak mereka hanya tinggal beberapa langkah, mata mereka kini seakan saling menyapa. Azka melihat ada senyum yang indah di wajah alisya. dengan bibir tipis dan lesung pipi miliknya.
tak lama mereka sudah berhadapan. dibarengi bunyi nada dering milik alisya. tangannya sontak segera meraba kedalam tas miliknya. dan melihat nama kontak yang masuk kedalam panggilannya.
( lelaki ku )
" aku bertemu teman di lobi. sepertinya akan sedikit terlambat untuk naik ke atas " ucap vidhis di balik telpon
" ok gk papa "
tutup.
Azka yang tak sengaja melihat nama kontak itu. hatinya seketika kesal. senyum di wajahnya seketika menurun. akan tetapi dia menahan sedikit senyum diwajahnya dan menyebut.
__ADS_1
"alisya" "mas Azka" ucap mereka secara bersamaan.