Ku Temukan Jodohku

Ku Temukan Jodohku
marah


__ADS_3

setelah Dimas pergi.


Azka menarik pinggang alisya dengan kedua tangannya. hampir tidak ada jarak di keduanya menyisakan bunga yang di dada bidang azka dan alisya, nafas keduanya pun seolah beradu.


"kita lagi dibutik mas malu sama karyawan ku" ucap alisya


"biarken mereka semua tau. bahwa kamu adalah milikku" ucap Azka dengan nada mesra dan menarik tengkuk alisya


cup


Azka mencium bibir ranum alisya seperkian detik. dibalas oleh cubitan alisya di pinggan Azka yang sebenarnya sulit untuk di cubit.


"aauww, sakit sayang" ucap Azka yang sebenarnya tidak sakit sama sekali


" ini kantor mas" dengan nada tegas dan marah.


lalu alisya mendorong tubuh Azka dengan satu tangannya, yang hanya memberikan jarak satu jengkal diantara mereka.


"aku merindukanmu sayang" sambil menggenggam tangan alisya dan mengucapkan tepat di samping telinga alisya yang membuat mata alisya terbelalak karna geli.


"klo begitu kita keluar sekarang" dengan cepat azka menarik tangan alisya.


"mas,sebentar handphone ku ketinggalan" ucap alisya yang tepat di hadapan Anna.


Azka pun melepaskan genggaman tangannya membiarkan alisya mengambil handphone.


tangan Azka yang merogo saku belakang celanya mengambil dompen dan mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan ribu.


" ini cukup kan untuk makan siang kalian. beli makanan yang enak" ucap Azka yang menyodorkan beberapa lembar uang ratusan ribu pada Anna "dan jangan coba coba hubungi alisya saat bersama ku, mengerti" titah Azka pada Anna yang kebetulan ada beberapa karyawan yang lain melihatnya.


alisya yang sudah mengambil tas dan handphone nya. Azka dengan cepat mengandeng tangan alisya kembali dan keluar meninggal kan butik.


Anna tersenyum lebar dan menerima uang itu " baik ka Azka" jawab Anna sambil melihat alisya dan Azka yang pergi meninggalkan ruangan.

__ADS_1


"Yee... temen temen kita bisa makan siang enak sekarang" ucap Anna pada pegawai alisya yang lain dengan berjingkrak


" wow cwonya Miss alis udah ganteng baik hati pula ya mba Anna" ucap karyawan yang lain.


_____


Azka dan alisya yang sampai di sebuah restoran Japanese disalah satu daerahnya


Azka yang membukakan pintu mobil dan mempersiapkan alisya keluar. lalu merangkul pundak alisya. " ayo" ucap Azka


"aku belum makan dari pagi" sambung Azka


"ko belum makan, kenapa"


Azka menarik kursi untuk alisya duduki


"aku sudah tidak tahan ingin segera bersama mu sayang" ucap manja sambil mencubit halus dagu alisya


"dasar gombal" melepaskan tangan Azka dari dagunya


"oiya, ada perlu apa dia datang kebutikmu" tanya Azka yang merubah tatapannya menjadi tidak suka.


"siapa" tanya alisya yang berpura pura tidak mengerti


"ayo lah jangan pura pura tidak mengerti" Azka dengan nada kesal


"aku memang tidak mengerti mas" menatap Azka. seolah tidak mengerti


"aku tidak suka kamu memberikan senyummu pada laki laki lain selainku." ucap Azka dengan tegas dan wajah tidak suka.


" aku tidak mungkin bisa. ada laki laki lain yang sangat menyukai senyumanku" ucap alisya dengan nada menekan.


Azka membulatkan kedua matanya dan menatap alisya dengan tajam. " kamu "

__ADS_1


" kamu bukan cintaku, Yadi Pratama adalah cintaku." sambung alisya lagi dengan tegas tampa rasa bersalah


Azka yang sedang memegang sumpit di tangan kanannya dan mendengar ucapan alisya langsung mengepal sumpit itu dengan kencang


" Yadi Pratama." dengan nada meninggi " lalu bagai mana denganku"


alisya mendengarkan ucapan Azka dengan wajah santainya dan memasukan makan kemulutnya Tampa merasa bersalah.


"kamu dengerin aku dulu." ucap azka yang semakin marah melihat alisya yang dengan santainya memakan makanan di depannya


"pelankan suaramu mas, malu dilihat orang ini masih jam makan siang" alisya dengan nada santai


"aku marah sama kamu. berani beraninya kamu menyebut nama cinta dengan laki laki lain selain aku. siapa tuh tadi namanya." Azka yang merendahkan suara nya namun tetap tegas


" Yadi Pratama" ucap alisya sambil mengedipkan mata


"yah Yadi Pratama." tetap dengan nada tegas dan ketusnya. Azka yang merasa tidak asing dengan nama Pratama saat akan melanjutkan kalimatnya


"oooh Yadi Pratama" Azka dengan nada yang mulai halus dan mengecilkan suaranya sambil memonyongkan bibirnya dengan mata yang melihat kesembarang arah


dengan cepat alisya memasukan makanan ke mulut Azka.


belum juga makanan itu Azka kunyah


" enak tidak mas" dengan senyum yang melebar has alisya


wajah Azka yang kini memerah. karna malu sudah marah tidak jelas pada alisya


"vidhis juga sangat menyukai lesung pipiku" goda alisya pada Azka sambil menunjukan lesung pipinya


wajah Azka semakin memerah karna melihat tingkah alisya


" kamu membuatku marah" ucap Azka sambil menahan malunya

__ADS_1


" sudah makan katanya lapar. aaaaa" alisya yang sambil menyuapi Azka


__ADS_2