Ku Temukan Jodohku

Ku Temukan Jodohku
episode 47


__ADS_3

"akhirnya, sampai rumah" ucap alisya


"apa aku mengemudi terlalu cepat" Azka dengan wajah bete "kenapa cepat sekali sampai disini" sambil melihat kearah depan gerbang kediaman Pratama


" apa yang mas katakan. saking santainya mas mengemudi, kita butuh satu jam lebih sampai rumah" tawanya


"eehheemmm." Azka berdehem sambil mengecap mulutnya


"maaf"


" apa hari ini aku sangat membosankan " Azka dengan wajah datarnya


"hari ini sangat menyenangkan. banyak yang kita lakukan hari ini bukan. hanya saja aku sangat merindukan bunda" alisya yang mengingat Aisyah dengan mata sendunya


Azka menak tangan alisnya dengan halus lalu membawanya kedalam pelukannya. "lusa kita kemakam bunda bagai mana " ucap nya dalam pelukan


"eemmm"


menyudahi pelukan


"kita turun sekarang" tawar Azka


"mas tidak perlu turun. ini sudah cukup malam."


"baiklah. salam untuk ayah."


"hati hati di jalan ya mas." alisya yang membuka pintu mobil untuk segera kluar


"BE apa kamu tidak akan mencium ku terlebih dahulu" menahan tangan kanan alisya


alisya yang mendekatkan dirinya pada Azka.


cup cup


alisya yang mencium pipi Azka dengan lembut.

__ADS_1


terlihat senyum Azka yang begitu mengembang "terimakasih"


alisya bergegas masuk kedalam rumah menyembunyikan pipi merahnya yang seperti tomat. berjalan sambil mengingat kejadian manis seharian tadi.


__________


"ayah gak bakal lama kan" ucap alisya pada ayahnya


"mba kenapa seperti anak kecil. biasanya juga gk papa di tinggal dirumah beberapa hari." Azka dengan wajah masamnya


"kita cuma satu hari disana nak"


"alisya ikut aja deh" ucap alisya mengejutkan vidhis


Azka dengan cepat melarang "GAK BOLEH" dengan nada tingginya


mendengar larangan dari azka, seketika alisya menunjukan wajah masamnya menaikan bibir atanya


Azka yang menyadari jika kakanya tidak terima segera mendekati kakanya sambil mengelus Elis tangan alisya. "mba ku sayanggg bukan begitu. bukan kah Masi banyak yang harus mba lakukan untuk persiapan pernikahan mba sama ka azka" bujuk Azka dengan halus


" sukurlah mba gk jadi ikut." gumam vidhis dalam hati sambil mengelus bagian dadanya


"baik baik dirumah ya mba" ucap Azka dengan nada jahilnya


"jangan lupa telpon nak Azka untuk antar jemput kamu sya" Yadi mengingatkan kembali. "nanti pulangnya jangan malam malam"


"iya ayah. hati hati dijalan" alisya menutup pintu mobil untuk ayahnya


"jangan lupa kabarin mba jika sudah sampai" pinta alisya pada vidhis


"iya bawel."


alisya pun melambaikan tangan pada mobil yang membawa pergi ayah dan vidhis. dan saat mobilnya sudah tidak terlihat barulah masuk kedalam rumah.


Alisya kembali keruang makan lalu mengambil handphone miliknya dan melakukan panggilan, namun panggilannya tak di respon olah yang empunya.

__ADS_1


"mas Azka gak angkat telpon ku sih" grutu alisya dengan mulutnya


"kenapa toh non, Masi pagi wajahnya ditekuk seperti itu" ucap bi naa


"alisya hanya kurang semangat aja bi" sambil memainkan handphone


"coba telpon calaon suaminya. pasti akan semangat lagi"


"sudah bi. tapi tidak dijawab" alisya dengan suara lesunya


"maaf non alisya. ada orang yang menunggu non di depan gerbang" ucap mang dalban


seketika senyum alisya mengembang lebar. dan bergegas mengambil tasnya.


"bi naa mang dalban. alisya berangkat dulu"


"iya non" ucap bi naa dan mang dalban bersamaan


"seneng liat non alisya bahagia gitu" ucap bi naa


"bi naa kopi ku mana" sambung mang dalban dengan senyum yang menunjukan deretan giginya


_____


Haris segara membukakan pintu mobil untuk alisya.


"terimakasih" alisya yang tidak mendapati Azka didalamnya wajahnya seketika berubah menjadi datar.


"mas Azka kemana" tanyanya pada Haris


"pak Azka pagi ini sudah ada meeting penting dengan klien dari Taiwan. dia menyampaikan maafnya. dan juga pak Azka akan sangat sibuk sampai sore, mungkin pak Azka juga tidak bisa menghubungi mba alisya sampai sore nanti." jelasnya Haris pada alisya


"baiklah" jawab alisya dengan wajah yang semakin bete


"kita berangkat Sekarang mba alisya" Haris pun langsung mengoperasikan mobilnya mengantar alisya ke butik

__ADS_1


sepanjang perjalanan alisya hanya menatap kearah luar jendela dengan wajah datarnya.


__ADS_2