Kuliner Asin Cinta

Kuliner Asin Cinta
tertimpa bayangan hitam


__ADS_3

segerombolan gadis,


yang tampak anggun diluar tapi garang di dalamnya..


mereka lebih berbahaya daripada preman pasar,,,


ya.. saat seorang anggun diprotes, mereka akan mudah berkelit, dan banyak yang akan percaya pada mereka.., tapi nyata nya mereka tidak sebaik itu..


contoh nya ini, aku sampai lebam dibuat nya..


saat aku melaporkan mereka ke guru, mereka berkelit dan tidak mengakuinya..


guru percaya pada mereka, karena mereka terkenal dengan murid yang rajin dan pintar..


toh tidak ada saksi saat kejadian itu...


jadi mereka bebas begitu saja...


aku sangat kesal...


sakit di sekujur tubuh, dan rasa marah membaur jadi satu...


karena sudah tak tahan.. aku menghampiri emoon di kelas nya...


dia sedang bercanda dengan teman perempuan nya..


dia tidak mengetahui kedatangan ku sehingga dia kaget dan bingung...


"reymondo... kamu saksi peristiwa kemarin kan? kenapa tidak mau bersaksi untuk ku? " kataku geram


"saksi?? saksi apa? aku nggak ngerti..."

__ADS_1


emoon berkelit


"saksi saat teman perempuan MU menghujaniku dengan pukulan beramai ramai"


"untuk apa?? nggak ada untungnya buatku"


"Rey... apakah menolong orang harus menimbang Untung rugi dulu??"


" ya tentu saja, kalau nggak? buat apa capek capek.. kamu aja yang lemah, nggak bisa lawan mereka "


"moon, mereka itu ramai ramai lho.. aku sendiri.. coba kalo yang di keroyok itu Adek kamu, atau ibu kamu... apa kamu bakal diem aja?" kata ku jengkel


emoon nampak tak senang, dia berdiri hampir mencekik leherku... aku hampir sesak nafas dibuat nya...


" jangan sebut kata ibu didepan ku, aku nggak punya ibu!!" kata emoon dingin


aku tersentak, nafas ku sudah hampir habis, aku mulai lemas, pandangan mata ku mulai kabur... dan gelap...


samar samar ku dengar orang orang riuh berdatangan...


perlahan kurasakan cengkraman itu berkurang,


dan terlepas sepenuhnya nya...


kurasa seseorang menggendong ku ke suatu tempat dengan panik...


dia berusaha membangunkanku..


menepuk nepuk pipiku berulang kali...


Dengan hampir putus asa, dia berkata lirih memanggil manggil namaku...

__ADS_1


kurasa hawa panas menyembur ke wajahku...


aku tak nyaman... berusaha membuka mata..


tapi masih berat,, lama lama makin panas dan aku berhasil membuka sebelah mata ku...


kulihat Yosan hampir mencium ku,, aku terkejut dan tersadar sepenuhnya.. aku sontak berteriak kencang... dia juga terkejut... tanpa sadar dia mendorong ku hingga aku terjatuh dari tempat tidur... sakiiiiiiittttttttt..... aku hampir menangis karena ini...


"jahat kamu Yos... aku ini lagi sakit" kataku lemah


"maaf Andra, maaf... aku tidak sengaja"


dia dengan sigap mengambil kan aku minum... tiba tiba aku sadar, dia orang yang sembrono... aku takut minuman itu di racun, atau air mentah, atau air apa aku tak tau...


"aman kah minuman ini?? tanya ku menyelidik


" kalo nggak mau ya udah, buat aku aja" kata Yosan meneguk minuman itu hingga hampir habis...


aku memelas,, kuraih lengan yos


"yoss, aku haus...'" kataku


dia menatapku dengan sendu


merasa kasihan kepada ku..


yaa... kemudian bayangan hitam seperti menimpa tubuhku...


aku tak sadar kan diri...


tau tau aku sudah dirumah... dan waktu sudah hampir pagi...

__ADS_1


**bersambung


selamat membaca teman teman.. semoga suka dengan karya pertama ku ya**...


__ADS_2