
deg deg deg
hatiku deg degan menanti respon emoon...
***
masa kecil...
"emoon... kamu kenapa ninggalin aku moon.."
aku menangis
" jangan sedih Andra, aku akan terus kirim surat buat kamu"
"tapi emoon, aku nggak mau pisah sama kamu, aku sedih kalau nggak ada kamu"
" aku juga andra, cuma kamu teman ku satu-satunya, tapi papa ku harus pergi, aku juga harus pergi "
"emooooonnnnn..." rengek ku
" maaf Andra, Ku sayang kamu"
kata nya
"aku juga emoonnn"
entah sejak kapan,kata sayang dari emoon menancap didalam hati ku dan berubah menjadi cinta, cinta yang tak mudah dicabut dari akarnya...
kenangan bersama emoon membuat aku selalu setia menunggu dia kembali walau tanpa janji...
awalnya emoon menulis surat satu Minggu sekali, surat itu aku baca berulang-ulang tak ada kata bosan...
hatiku bahagia mendengar kabar darinya tentang keindahan kota Bandung, tentang sekolah baru nya, teman-teman barunya, semua yang dilakukannya aku tahu...
seakan akan aku di ajaknya ke kota Bandung sana... bahkan lorong lorong jalan yang dia lewati pun, aku tahu semuanya...
denah rumahnya, tetangga nya.. hahaha
__ADS_1
lama kelamaan emoon mengirim surat menjadi satu bulan sekali... rasanya hari hari terasa sepi...
Kunanti tukang pos yang biasa mengirim surat meneriakkan kata Pamungkas nya..
" permisi... pos pos" katanya
tapi tukang pos itu tidak berhenti didepan rumahku...
ku cegat dia didepan rumah...
" pak pos... surat untuk saya ada?" tanyaku
" untuk Diandra ya??" katanya sambil mencari namaku di deretan surat surat yang dia bawa..
lalu menoleh padaku dengan tatapan iba..
" belum ada dek... mungkin belum sempat mengirimkan " katanya menghibur ku,
pak pos ini biasa mengirim surat di komplek ini, makanya dia bisa sampai hafal nama nama orang orang sini...
pak pos pun mengalah, di bolak balik nya surat-surat itu dengan lebih teliti...
lalu menggeleng padaku pelan...
" sabar ya dek... mungkin belum sempat " katanya menghibur ku lagi
aku mengangguk dengan lesu
dan kembali kedalam rumah...
kujatuhkan tubuh di atas kasur, kutelungkupkan wajah ke bantal dan berkaca-kaca
" ada apa dengan emoon, kenapa belum mengirim surat "...
aku berinisiatif mengirim surat untuk emoon, bertanya bagaimana kabarnya,
tak lama balasan pun datang, dia berkata bahwa akhir akhir ini dia sibuk, ada lomba sepakbola antar sekolah katanya, jadi dia harus lebih sering latihan hingga tak sempat mengirim surat...
__ADS_1
hatiku lega mendengar dia baik baik saja..
puji syukur, emoon masih membalas surat ku..
walaupun hatiku masih gelisah, kurasakan ada hal yang mengganjal yang dia sembunyikan dariku..
yaaa....
semua itu masih hanyalah praduga ku semata..
ku pandangi foto emoon dengan sedih, dia tak seperti dulu lagi...
kata kata nya tak semanis dulu lagi, ada apa sebenarnya dengan dia???
waktu silih berganti, lama kelamaan emoon tak membalas surat ku, kucoba mengiriminya surat lagi, lagi dan lagi...
tak satupun yang dibalasnya..
akhirnya aku putus asa untuk mengiriminya surat...
walau hati ini masih selalu mengharapkan dia, dan aku berusaha tegar, berpura-pura bahagia tanpa emoon disisiku...
...*saat luka membayang...
Kunanti cinta walau tak pasti
entah dimana hari hari ini kan menyepi
entah bagaimana dunia ini kan terusik..
ku kan coba menggenggam tanganmu
walau luka ini perih*...
bersambung
....
__ADS_1