Kuliner Asin Cinta

Kuliner Asin Cinta
melepasmu tanpa sakit


__ADS_3

dikamar saat Andra terbangun dari pinsan nya...


"ah... sudah dirumah ya? ha? siapa yang mengantarku pulang??" pikir Andra


tiba tiba dia teringat kejadian saat bersama emoon, hati nya terluka kembali,,


"emoon, apa salahku? kenapa kamu sampai sekasar ini padaku?" jeritku sedih...


aku memang tak secantik gadis itu, tapi aku tak seburuk gadis itu yang tega mem-bully ku begitu... aku hanya minta keadilan..


apa salahnya? aku benar-benar di tindas..


dan emoon diam saja? salah kah jika aku marah??


aku sadar, emoon tak menaruh perasaan padaku...


aku di tembak Yosan pun dia diam saja...


yah semenjak kejadian itu...


aku tak memberikan uang 100ribu pada nya dia jadi begini..


aku rasa yang dia sayangi bukan aku, tapi royalitas ku... ya.. kurasa itu benar..


tidak apa-apa emoon, kamu memberikan aku pengertian yang dalam saat ini...


sehingga aku bisa melepasmu dengan suka hati, tiada rasa benci, juga tiada rasa sakit hati...


aku ihlas melepasmu, setelah penantian yang panjang ini,,, ternyata kamu sudah bukan emoon yang menyayangi ku seperti dulu...


aku sedih, tapi ini membuka mataku,,


perlahan aku bisa bangkit,, pasti aku bisa...

__ADS_1


aku adalah Andra yang kuat, aku bisa sendiri tanpa harus menunggu pangeran berkuda menyelamatkan aku, aku akan lawan yang menindasku...


yah...


kemarin aku memang lemah, emoon tidak salah...


aku yang salah...


"terima kasih emoon,, terimakasih banyak"


bisik ku lirih...


......


hari ini aku tidak masuk sekolah, badanku agak tidak enak,, aku hanya bermalas-malasan di depan tivi... tapi lama lama aku bosan...


sedang patah hati, rasanya sangat menguras tenaga...


membuat perut lapar,,


akhirnya ku pergi jalan-jalan hunting makanan dan cemilan buat teman nonton TV sambil selonjoran...


disaat pencarian itu, aku melewati salon,,


"sudah lama nggak ganti gaya rambut, nyalon dulu lah" kataku


hari ini aku bahagia, seperti melepaskan beban berat yang ada di hatiku...


gaya rambut baru, ahh sekalian beli baju baru, sepatu baru, tas baru, belanja ohh belanja.. ternyata semenyenangkan ini...


ah beli dompet buat Siska, dompet tu bocah dah buluk, hahahaha


sepulang dari toko, hujan pun turun, dengan banyak belanjaan, dan makanan di tangan,, membuat jadi penat...

__ADS_1


makan sambil menunggu hujan reda,, dingin banget,,


lama dinanti nanti,, hujan makin deras,, dingin bertambah,, ahh... lelahnya...


sebuah mobil biru tiba-tiba berhenti di depan ku, seperti nya itu Yosan... ya benar itu Yosan...


ku panggil namanya... awalnya dia tak mendengar, lalu kuhampiri dia,


dia menoleh,, heran dengan kedatangan ku..


dia cuek dan dingin,,


ku ketok ketok kaca mobil nya, dia masih acuh...


akhirnya dia mengalah... dibuka nya jendela...


bertanya dengan ketus,,


"ada apa??" katanya


"anterin pulang, hujan deras, nggak bawa HP buat telfon rumah" kataku tak kalah ketus


"sibuk.. dan nggak kenal kamu" katanya


aku marah dan langsung masuk mobil nya..


tanpa ba-bi-bu,, aku tarik kerah bajunya dan ku cubit lengan nya...


" salahku apa Yos.. kenapa kamu jadi gini??" teriak ku


Yosan ternganga


"kamu berubah.. emoon berubah,, kenapa kalian harus hadir lagi di hidupku jika hanya membuatku kecewa seperti ini???" kataku berkaca-kaca

__ADS_1


"heeiiii.... kamu Andra? maaf sayang, aku nggak ngenalin kamu tadi, kamu beda banget,, aku kira siapa... maaf ya sayang.." kata Yos


aku jadi ingat kalau aku baru saja merubah penampilan ku... lupa oh lupa...


__ADS_2