
dikamar mandi aku dilema
aku takut emoon ada niat jahat dengan ku, disisi lain aku takut emoon marah sama aku...
benar saja, emoon mendekati kamar mandi
" sayang, kamu ngapain? kok lama?"
" iya moon.. maaf aku mules" kataku mencari alasan
" cepetan dikit ya?"
seperempat jam berlalu...
aku keluar, emoon menghadangku...
dia tanpa sungkan menarikku ke kamar tidurnya... memaksa aku berbaring,
tanpa sadar aku menamparnya, dan berlari keluar dari rumah emoon secepat mungkin...
setelah berhasil pergi, hatiku gundah...
aku cinta emoon.. bagaimana jika dia marah sama aku?
apa yang harus aku jelaskan???
oh Tuhan.. tolong lah aku.. beri aku keberanian untuk memilih...
aku merasa emoon ada niat buruk terhadap ku...
__ADS_1
aku tak ingin bernasib sama dengan sahabat ku...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\={\=\=\=\=\=\=\=\=
flashback off
dialah moonika
teman masa SMP ku...
terlena dengan cinta, hingga menyerahkan apapun yang dimiliki..
bahkan hal yang tidak masuk akal pun dia lakukan...
aku sering perang mulut dengan nya, pasalnya dia sudah tidak peduli dengan apa pun selain pacar nya...
"nik, darimana aja kamu? nggak masuk kelas, tapi masih santai aja? Bu Indira(guru IPA sewaktu SMP) marah tuh..." kataku yang dibalas senyum ceria oleh sahabat ku...
keningku mulai mengkerut karena tau apa yang dilakukan oleh sahabat ku itu...
"kamu janjian lagi sama Daniel?" tanya ku agak menuntut...
"ehmmm habisnya dia di keluarin dari kelas gara gara belom ngerjain pe-er.. jadi aku nemenin dia" jawab moonika sambil senyum senyum...
aku jadi kesal dengan moonika...
" nik... kamu jangan keterlaluan,, kamu bela-belain GA ikut kelas cuma gara-gara nemenin Daniel doang???"
"gapapa ndra... sekali sekali kan boleh, kamu sih ngga pernah ngerasain cinta.. jadi ya gitu deh.. kolotan" kata moonika manja...
__ADS_1
"besok lagi aku gamau bantuin kamu nyari alesan ke guru lagi..."
"yahhhh... kok gitu sih Andra... jangan gitu dong, Daniel tuh lagi butuh aku banget"
mendengar kata kata moonika aku jadi marah,
" butuh kamu banget kamu bilang? iya butuh kamu, tapi cuma buat traktir makan, minum sama morotin duit kamu doang moonika" kataku berapi api...
moonika marah padaku saat itu...
kita perang dingin... dia tak mau menyapaku.. aku pun sebaliknya..
selama dia masih berhubungan dengan Daniel, dia akan terus seperti ini, kecuali dia tahu bahwa Daniel hanya mempermainkan dia...
aku mulai jadi detektif,
ku ikuti Daniel dari pulang sekolah, sampai kerumahnya... tapi tak ada petunjuk...
ku tunggu hingga hari Minggu tiba, dari pagi aku sudah berjaga disekitar rumah Daniel, hanya untuk mencari tau siapa Daniel sebenarnya...
setelah lama menunggu, benar saja Daniel keluar dengan pakaian nyetil nya, ku hubungi rekanku yang berjaga dirumah moonika, ternyata moonika tidak keluar rumah...
" dengan siapa kau pergi kali ini Daniel? " tanyaku dalam hati...
Daniel pergi menuju taman kota, dia tampak menunggu seseorang, dan tersenyum ketika seorang gadis mendekati nya.. mereka tampak intim sekali, aku tak akan melewatkan momen ini begitu saja... aku potret mereka berdua...
dan parah nya lagi, gadis itu adalah syafea.. sahabat kami, syafea seharusnya tau kalau moonika adalah pacar Daniel.. kenapa dia bisa berkencan dengan Daniel bahkan hubungan mereka tampak tak seperti teman biasa??
ada apa sebenarnya dengan syafea??
__ADS_1
aku harus cari tahu...
BERSAMBUNG