
akhirnya pak Dhanu berhasil membujuk Andra agar tidak merengek...
pak Dhanu, berangkat ke Medan bersama pak Harso, tanpa sepengetahuan Andra..
sedangkan Andra pulang ke rumah asal bersama Siska...
dua jam perjalanan naik pesawat, pak Harso sudah sangat gundah..
ia mencari kakak nya, pak Handoko... pak Harso sangat yakin Yosan pasti akan pergi ke Medan, karena dengan ini, ia akan merestui Andra dan Yosan.. sehingga Yosan pasti akan bersungguh-sungguh,, tapi mengapa harus ada acara hilang kabar begini?
kak, kerah kan semua orang MU untuk mencari Yosan.. " kata pak Harso pada pak Handoko
tenang dulu, kita gunakan kepala dingin, jangan gegabah,, beritahu saya bagaimana awal nya.." pak Handoko menenangkan pak Harso..
pak Dhanu yang merasa tidak ikut andil pun keluar karena merasa mereka butuh privasi..
ia merapikan pakaian nya di toilet, dan melihat ada seorang yang sangat familiar di ingatan nya...
agak sedikit berbeda, tapi pak Dhanu selalu tepat dalam mengenali orang...
mas, boleh kita bicara? " tanya pak Dhanu kepada orang itu
dia menoleh dan gelagapan,,
oom Dhanu, kenapa bisa ada di sini? " pekik Yosan kaget
__ADS_1
ternyata benar,, tu..." pak Dhanu tidak meneruskan kata-katanya ada orang yang masuk..
damar, nanti bikin kopi ya? taruh di meja saya " kata seorang laki-laki yang kebetulan mau ke toilet
iya mas Bekti, kopi susu kan? kaya biasa nya?" tanya damar
ya...
tuan, ada apa ini?" tanya pak Dhanu setengah berbisik karena mengetahui Yosan sedang menyamar..
nanti saja saya jelaskan, saya kerja dulu, jam 4 ketemu di kafetaria Burner... Jangan sampai ada yang tau...
baik tuan " pak Dhanu memberikan salam lalu Yosan pergi...
bertemu di kafe...
pak Dhanu meninggal kan pak Harso dengan dalih ingin memantau perkembangan anak buah nya dalam mencari Yosan...
pak Harso berharap banyak dari pak Dhanu, pak Dhanu tidak berani menceritakan apa pun kepada pak Harso sebelum semuanya jelas..
pak Dhanu menemui Yosan. di sana Yosan tengah menunggu di tepi jalan... saat pak Dhanu berhenti, Yosan langsung naik tanpa aba aba...
arahkan mobil ke sebuah dermaga di depan sana, kita cari tempat aman untuk berbicara " kata Yosan
__ADS_1
baik tuan, " kata pak Dhanu kemudian melajukan mobilnya jauh ke dermaga...
sebenarnya ada apa tuan? mengapa Seolah-olah Anda hilang tanpa kabar dan berita.. " tanya pak Dhanu setelah mereka berhenti di suatu tempat.
itu di luar prediksi ku oom, saya tidak menyangka kalau papa akan datang kemari..
itu karena Anda tidak memberikan kabar sama sekali...
iya, itu salah saya oom, saya tidak berencana melakukan perlawanan secara terang an, saya melamar pekerjaan disini.. Dengan harapan bisa mengetahui seluk beluk perusahaan disini tanpa adanya topeng sama sekali..
maksud tuan? Anda mencurigai orang dalam yang melakukan ini??
benar," kata Yosan mantap
apakah tuan sudah menemukan sesuatu? " pak Dhanu antusias sekali dengan informasi yang Yosan berikan
banyak hal yang janggal, " kata Yosan sembari mengulurkan tumpukan berkas berkas. pak Dhanu menerima nya...
ini adalah data keuangan perusahaan, yang sudah di rekap ke email papa.. pengirim nya pak Handoko selaku Presiden direktur di sini..
tapi data keuangan ini sangat jauh dengan data sebelum nya.. kemerosotan nya menurun drastis setelah pengalihan penanggung jawab..
kira kira apa oom tau apa penyebab nya??" tanya Yosan
bersambung
__ADS_1