Kuliner Asin Cinta

Kuliner Asin Cinta
Antariksa


__ADS_3

...Tuan Handoko.. Ternyata badan penyaluran kerja milik Antariksa adalah kosong......


...Kami tidak mendapatkan seorang pun dan tidak bisa menemukan berkas apapun karena memang tempat ini seperti tempat yang sudah lama tidak ditempati.. "...


...Kata bawahan pak Handoko.....


...Apa katamu? Bagaimana bisa kosong? Beberapa bulan lalu ada orang yang melamar pekerjaan dengan pelatihan kerja itu.. " Pak Handoko marah....


...Benar tuan, dari kepemilikannya, gedung itu adalah gedung milik BIM,, Badan Intelijen Mafia... Kami tidak berani menyelidiki lebih lanjut.. Mereka sangat kejam tuan.....


...Dasar tidak berguna, Aku membayar mahal untuk kau bisa berbuat apapun......


...Maaf tuan, apakah anda akan membayar nyawa saya juga??...


...Apa maksudmu?? " pak Handoko sangat murka.....


Tiba-tiba ada orang lain yang berbicara ditelepon menggantikan kaki tangan pak Handoko...


...Maksudnya, kau harus membayar mahal untuk nyawa bawahanmu......


...Siapa kau?? "Pak Handoko marah.....


...Jawab pertanyaanku, apakah kau akan menebus bawahanmu? Jika iya, aku akan melepaskannya saat uang nya tiba.....


...Aku tidak sudi mengeluarkan uang sepeserpun untuk orang yang tidak berguna seperti itu... " Pak Handoko murka dan membanting telepon nya hingga pecah.....


...****************...

__ADS_1


...Kau dengar sendiri apa yang tuanmu katakan? Dia bahkan tidak sudi mengeluarkan uang sepeserpun untukmu.....


...Kenapa kau masih sangat setia padanya..??...


...Suara bariton yang membuat bulu kuduk orang merinding.. Suara itu adalah suara boos BiM...


...Sudah, jangan bicara lagi,, Aku sangat lelah,, ingin istirahat.. " Ini adalah suara pacar bos.....


...Baiklah sayang.. kita istirahat dikamar saja......


Dan pacarnya mengangguk..


Pasalnya dia takut melihat orang disiksa, si boss yang penyayang ini menuruti keinginan sang kekasih...


Dia menggendong kekasihnya menuju kamar mereka untuk beristirahat... Sepanjang perjalanan mereka berpelukan..


...Apa yang kau pikirkan? Aku tidak membunuh orang sayang.. " ucap bos Mafia...


...Aku takut sekali Yos.. Sebenarnya kamu siapa? Apakah kamu kriminal? " Tanya Andra bergidik ngeri.....


...Oohhhh tuan putri, tidak bisakah jangan menuduh aku? Kata Yosan panik...


......Yos,, bagaimana jika kita tertangkap polisi..? ......


...Tentu saja aku akan menemanimu dipenjara.. Aku akan selamanya bersamamu dan kamu jangan takut.....


...Aku tidak mau masuk penjara Yos.. ...

__ADS_1


...Jika kamu tidak mau, siapa yang berani menangkap kekasihku?? Dia akan berhadapan dengan aku.. ...


...Jangan bercanda ah.. Tidak bisakah kau menenangkan aku? Aku sangat takut berurusan dengan Mafia.. Semua orang disini seperti Mafia kejam.. ...


...Jika suatu hari kau mengetahui bahwa aku adalah Mafia,, bagaimana perasaanmu? Apakah kau akan masih mencintai aku??" Yosan harap cemas menanti jawaban Andra...


...Asalkan Mafia baik, selamanya aku akan mencintaimu.. " Kata Andra...


...Terima kasih sayang.. Aku akan menjadi orang baik.. Untukmu... ...


Yos mendekati Andra, bermaksud untuk memeluknya,, namun Andra mendorongnya hingga terjatuh. Yosan kaget, Andra berubah se-drastis itu.. Kenapa???


...Kenapa? Aku hanya ingin memeluk saja, tidak macam macam.. " Yosan sedikit kesal.. ...


...Tidak diijinkan berdua dikamar,, sebaiknya kau keluar sebelum aku memukulmu dengan sapu..!!! " Suara amarah pak Doang membuyarkan kata kata Yosan... ...


Para Mafia yang kebetulan berjaga disana merasa heran. Pak Dhanu yang hanya bawahan Bos berani bersikap kurang ajar kepada bos nya.


Padahal diantara mereka, tidak ada yang berani membantah satupun perintah dari bos Yosan..


Mereka semakin heran karena pak Dhanu men-jewer telinga Yosan dan menariknya keluar kamar...


Dan aneh, si boss tidak melawan atau membalas sedikitpun.


mereka merasa telah menyepelekan pak Dhanu,, Sepertinya pak Dhanu benar-benar memiliki pengaruh penting dilingkungan Mafia...


...Mulai saat ini, pak Dhanu juga harus dihormati " Batin mereka para Mafia.. ...

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2