
keesokan harinya disekolah
Andra berpapasan dengan emoon, tapi Andra tak menggubris emoon, hatinya masih lelah karena kebohongan emoon...
emoon juga tak menyapa...
dia masih bersama teman-teman nya, tapi gadis yang kemarin tidak ada..
rasanya jadi kesal karena ingat kejadian kemarin...
setelah keadaan sepi emoon bertanya
", kemarin kamu kemana?" tanya emoon
"GA kemana mana' jawab ku lalu pergi meninggalkan emoon...
biarlah dia menyadari perbedaan sikap ku, karena aku sungguh sangat lelah... berpura-pura bahagia padahal hati terluka karena tak ingin dia mengira aku gadis pencemburu...
memang nyatanya aku pencemburu, kenapa memangnya? salah kah jika aku begitu?
daripada munafik lebih baik jujur apa adanya...
****"
kantin sekolah
aku makan seorang diri, biasanya sama Siska
tapi dia entah ditelan bumi bagian mana...
emoon menatapku, aku pura pura tak melihat..
dia mau menghampiri ku... buru buru aku pindah ke bangku yang ramai agar dia tak mendekat...
dan benar, dia langsung lurus dan pergi dari kantin... aku mengamati dengan sembunyi sembunyi sampai ia benar-benar tak terlihat...
ya...
__ADS_1
dia mendekati ku hanya jika aku sendiri atau tidak ada siapa siapa di sekitar kami,, aku merasa seperti seorang selingkuhan...
ha-ha-ha ha
dan mungkin ini bukan hanya perasaan, tapi memang begitulah adanya bahwa aku hanyalah selingkuhan nya...
***"
gerbang sekolah
lagi lagi ketemu emoon..
seseorang yang ingin ku hindari malah semakin mendekati ke arah ku...
yah begitulah hidup,,
mungkin memang harus ku hadapi,
dan bertanya tentang orang itu,
dan sebelum aku mulai bertanya, seseorang memanggil reymon dengan sangat kental,, emoon yang tadinya menunduk dengan bukunya pun kini menoleh ke sumber suara...
mereka terlihat berbincang seru sekali,
dan pergi dengan motor berboncengan...
dan lagi lagi aku kecewa, karena dia buru buru pergi dengan teman teman nya...
pede banget aku ini ih, emang siapa aku sampai emoon nungguin aku kaya begitu?
mungkin aku yang terlalu berlebihan mengharap kan dia, aku tak sebanding jika dibandingkan dengan dia...
huh...
marah pada diriku sendiri
lagi lagi hanya begitu saja
__ADS_1
akhirnya pulang dengan rasa kecewa
***"
pulang...
melewati taman, pandangan ku tertuju pada gazebo yang biasanya ku singgahi... tapi bayangan pemuda kemarin membuat ku takut..
mungkin kali ini tak seberuntung kemarin...
makanya buru buru menjauhi dari tempat itu...
eeiiitttt, selangkah sebelum meninggalkan taman, aku tak senaja melihat emoon... dan pemuda kemarin itu sedang berbicara..
mereka tampak beradu argumen, dan sepertinya mau saling pukul...
"ini gawat,, apa yang harus kulakukan?" batin ku dalam hati, satu sisi tak ingin mereka berkelahi, tapi tak mungkin bisa melerai.. jika dipaksakan maju menolong bisa jadi aku yang babak belur kan...???
Untung nya aku cerdik, ku panggil orang orang yang sedang berkerumun...
"pak pak, di sana ada orang yang mau berkelahi pak, disebelah sana" kataku setengah berteriak...
orang orang berhamburan ingin melerai yang berkelahi, tak hanya para lelaki, wanita pun juga tak ingin ketinggalan...
aku memantau mereka dari kejauhan,
emoon belum memahami situasi nya karena dia membelakangi orang orang...
sebaliknya, si pemuda itu tampak tau sesuatu karena dia berhadapan dengan emoon yang otomatis berhadapan dengan orang banyak itu..
pemuda itu ternyata melihatku,,
deg deg deg...
Bersambung
...
__ADS_1