
aku Andra
dua Minggu ini, melakukan aktivitas sehari-hari tanpa Yosan,, membantu bunda menjaga toko kue nya..
berlatih olahraga di rumahnya pak Adam, semua ku lakukan dengan gembira...
hanya terasa sepi karena tiada teman-temannya...
huh...
yosan juga sama sekali tidak memberikan kabar... kenapa dia ini.. WA juga tidak di balas, di telfon tidak bisa...
hatiku sedikit nyeri...
dua hari lagi pertandingan bulu tangkis akan di laksanakan, aku harus menyiapkan mental yang kuat serta setamina yang utuh...
tak berselang lama, ada chat dari Yosan,
" SEMANGAT YA ANDRA, SEMOGA KAMU KUAT, JAGA KESEHATAN UNTUK PERTANDINGAN BESOK LUSA.. AKU AKAN DATANG MENYEMANGATIMU.. TUNGGU AKU.. AKU SAYANG KAMU...
Andra tersenyum membaca chat dari Yosan..
tapi saat mau di balas, HP nya sudah tidak aktif..
kenapa Yosan ini, aku merasa dia agak berbeda..
tapi tak ambil pusing, aku selalu berusaha, berlatih agar menjadi yang terbaik...
gerakan ku semakin lentur, dan lincah..
pak Adam bilang aku harus percaya diri, kalahkan lawan dengan keberanian MU..
iya, aku seperti kembali ke diriku yang dulu..
semangat...
ceria..
dan tangguh...
hari yang dinantikan pun tiba,, aku bangun subuh hari guna mempersiapkan diri.. olahraga seperlunya, sarapan bergizi, serta doa bunda tak kan ku lupakan..
bunda... nanti doain aku ya bunda" kataku sambil berlari mengambil mantel...
tentu dong sayang, bunda selalu doakan yang terbaik buat Andra" kata bunda mengelus kepala anak nya
bunda nanti duduk di depan ya biar bisa lihat pertandingan ku.." kataku lagi sambil keluar rumah...
tempat pertandingan...
__ADS_1
arena bulu tangkis sudah di bersihkan..
kami para peserta di haruskan berada di ruang istirahat sebelum pertandingan berlangsung..
hal ini agar kami tidak terpisah dari kelompok..
selang 30 menit, kami di panggil ke arena..
aku gugup... bunda sudah datang, dan duduk di bagian depan..
beliau terlihat bahagia sekali...
aku harus menang..
piala ini untuk bunda...
pertandingan pun dimulai, aku membabat lawan dengan sedikit kewalahan, mereka hebat sekali...
kelenturan gerak nya sungguh memukau...
pertandingan ini sangat cepat, aku lemas...
tiba-tiba Yosan muncul di sela sela penonton...
bunda bangkit dari duduknya...
Siska dari kejauhan berteriak memanggil namaku.. menyemangatiku...
tenaga ku seperti terkumpul kembali..
tiba saatnya pemberian piala, aku menangis menahan haru...
dan piala ini kuberikan pada bunda..
yosan dan teman-teman mendekat, Yosan memberikan hadiah kecil untuk ku...
aku memandang nya cukup lama... seperti nya Yosan menahan sesuatu..
tapi apa??
setelah semua sekesai, aku pulang bersama bunda,
sebenarnya aku menahan sedih... ingin bersama dengan Yosan, tapi bunda melarang ku..
setelah satu Minggu aku kembali ke sekolah,
hingga beberapa hari aku tak mendengar kabar tentang Yosan..
hingga aku tercengang mendengar kabar bahwa Yosan pindah sekolah..
memang setelah hari pertandingan itu, Yosan menghilang...
__ADS_1
dia pindah sekolah entah kemana..
hatiku sungguh sedih, merasa sangat kehilangan..
janji yang dia berikan kepada ku, janji ingin melindungi ku.. semua hanya ilusi semata... aku merasa di campakan.. semua ini bohong..
ya Tuhan,, rasa ini seperti dejafu untuk ku,, mengingat saat aku di tinggal kan oleh Reymond...
aku hanya tak bisa mengontrol perasaan ku, aku sungguh limbung...
kenapa saat aku jatuh cinta, mereka pergi??
huuaaaaaaaaaaaaaa.......
aku menangis sejadi-jadinya..
pantas saja dia susah sekali di hubungi..
ternyata hanya ingin meninggalkan ku...
pantas saja... semua laki laki itu b*****k...
aku benci yosan.. huuuuhhhhhhh huuuu hhuuu huuuu
Siska selalu menenangkan aku, disaat aku terluka..
Samuel yang biasa nya jail kepada ku pun menaruh simpati kepada ku..
aku harus cari kemana Yosan KA? aku nggak tahu rumahnya... huu huu huu" aku masih menangis
Siska tak bisa berkata apa-apa
dia hanya mendengar tangisan ku saja..
tangisan kehilangan yang mendalam...
malam nya aku demam tinggi...
tenggorokan ku panas sekali,
keringat membasahi tubuhku...
bunda datang membawa makanan dan obat-obatan...
makan nak.." bujuk bunda
aku diam saja, hanya air mata yang mampu berkata...
Andra kenapa? bunda sedih melihat Andra begini" bunda mulai kualahan..
karena bingung, bunda menelfon Siska, meminta untuk menemani ku..
agar aku tidak sendirian...
__ADS_1
bersambung...
di bab ini ternyata hanya membahas perasaan Andra saja ya? rasanya kurang adil deh... hh