Kuliner Asin Cinta

Kuliner Asin Cinta
pencarian


__ADS_3

Andra tak sanggup menunggu lagi. Ia bergegas ke Medan bersama ibunya guna mencari sang ayah.


Sepanjang jalan ibunya menangis memikirkan bagaimana keadaan suaminya.


Sampai di perusahan MEDAGRO, Andra masuk tanpa permisi karena kalut. Ia mencari ruangan Presdir guna mempertanyakan perihal penculikan atau apa pun mengenai kejadian menggemparkan ini.


Andra bertanya kepada seseorang, dan ia menunjukan dimana ruang pak Handoko. Andra mengangguk mengerti.


Ia melangkah pasti keruangan itu, dan tak menjumpai siapapun juga selain rasa horor akibat gelap dan sunyinya satu gedung yang kosong.


...Aneh, kenapa digedung ini sepi sekali? Tidak ada tanda-tanda ada orang,' batin Andra....


Andra tak mempedulikan perasaan ngerinya berada di sebuah lorong sepi, yang ia butuhkan saat ini adalah petunjuk tentang keberadaan ayahnya, juga pak Harso dan Yosan.


Sayup sayup terdengar suara laki-laki.. Andra mendekati nya, benar ini ruang Presdir. Ia mendekat, awalnya ia mau langsung mengetuk pintunya namun sebuah kata, mencengangkan hati Andra.


... Kamu tenang saja pak Handoko, polisi disekitar sini sudah saya culik semua, yang ada di kantor semuanya polisi palsu. Jika ada yang melaporkan kejadian aneh di perusahan ini pasti sudah saya tangkap." kata seseorang itu....


Andra sedikit mengintip kedalam ruangan.


...Apakah ada yang sudah melaporkan nya?" tanya pak Handoko khawatir....


...Ada, seorang anak remaja,dia mengaku OB disini, dia yang menyelamatkan pak Dhanu dari serangan beberapa waktu lalu....


Andra terkejut, ayah batinnya... Apa yang terjadi dengan mu ayah??


Bagaimana keadaan mu?


Andra berfikir dia harus pergi sebelum ketahuan.

__ADS_1


Jika ia tertangkap, bagaimana cara menyelamatkan ayah dan yang lainnya?


lalu ia sadar HP nya hidup dan ia masih merekam. Iya, Andra merekam untuk diberikan kepada ibunya bagaimana kondisi perusahaan, karena sang ibu selalu menangis jadi Andra tidak mengijinkan ibu nya ikut.


...Untung saja aku punya inisiatif merekam, jika tidak, aku tak akan menemukan bukti ini.." batin Andra...


...Aku tidak boleh pergi, aku harus merekam mereka, sampai menemukan bukti." ...


...Andra bertekad kuat....


Tapi percuma juga, polisi sudah di sabotase, apa yang harus dilakukan? Minta tolong kesiapa?


Tak berselang lama, ia ketahuan akibat hp nya berbunyi.


orang orang itu Sadar bahwa ada yang mengintai.


Lalu pergi mengejar Andra, Andra buru buru pergi.. Ia berlari kencang dan terjadilah kejar kejaran.


Aaahhhh.... Pekik Andra..


Seisi kantor berhamburan mendengar suara tembakan.


Andra senang karena ia tersamarkan dengan berhamburan nya orang orang ini.


namun tangan gesit menarik nya kesuatu lorong sepi.


... Gawat, aku ketahuan!" batin Andra dalam hati.....


Orang ini membawa Andra keluar gedung, dan berhenti disebuah rumah kecil tak terawat.

__ADS_1


Andra takut, namun tiba-tiba orang itu memeluk Andra dengan lembut, Andra berontak..


...Siapa kamu? Lepaskan aku, " teriak Andra tidak mau disentuh orang asing....


...Aku rindu sekali Andra, jangan bergerak, biarkan aku nyaman... " kata orang itu....


...Kamu.. Siapa?" tanya Andra...


Kemudian orang itu membuka penutup wajahnya.


^^^ Yosan??" kata andra terkejut sekaligus senang.^^^


...wow,, sambutan yang meriah sekali, seakan-akan kau rindu sekali padaku??" Yosan jahil...


...Kau ini, aku takut sekali mereka menangkap aku.!!...


...Lupakan mereka, aku sangat merindukanmu sayang, beri aku pelukan yang hangat.. " Ucap Yosan lirih.. seperti nya ia menahan sakit....


Mereka berpelukan sangat lama akibat rindu yang tak bisa mereka tahan. Sebuah kecupan mendarat di bibir Andra,, Ai love you sayang.. I miss you, I care you, sayang..


... Miss you Sayang, jangan tinggalkan aku, jangan pergi tanpa kabar, aku khawatir sekali,,"...


Andra mengutarakan rasa sedih nya akibat berpisah dari Yosan.


Dorr.. Dorr.. Dorr..


Suara tembakan terdengar bertubi-tubi.


Gawat Yos, mereka masih mengejar kita"

__ADS_1


...Pekik Andra karena takut, ......


Bersambung


__ADS_2