
esok nya, Yosan berangkat ke Medan... menempuh perjalanan hingga 3 hari lamanya...
sebenarnya mudah saja naik pesawat. takut nya keberadaan nya akan mudah di lacak oleh para mafia itu,,
ia datang ke Medan bersama kawan kawan mafia nya...
ia akan menyamar menjadi pegawai baru...
ia akan berusaha keras mendapatkan pekerjaan itu. tidak boleh ada yang tahu perihal keberadaan nya,
ia mulai membuat identitas palsu...
untuk melamar pekerjaan di perusahaan nya sendiri yang terletak di Medan...
identitas saat ini
damar, nama nya
jenis kelamin laki-laki
usia 18 tahun
tidak meneruskan sekolah SMA karena kurang biaya..
bisa bekerja apa saja..
ia masuk ke sebuah perusahaan besar dengan nekat..
__ADS_1
pak, saya mau melamar pekerjaan disini,, saya pekerja keras yang tekun, tidak akan merugikan perusahaan jika saya diterima " kata yosan yang menyamar menjadi damar
apa yang bisa kamu lakukan!! " kata pak HRD kepada damar
apa saja pak, bagian apa saja saya bisa pak." kata damar meyakinkan
office boy bagaimana? " kata bapak HRD itu
mau pak, apa pun, asal saya bisa bekerja " kata damar
baik lah.. temui pak Basri, dia kepala office boy disini,," kata pak HRD
baik pak" kata damar puas, asalkan di terima di sini langkah awal sudah berhasil...
office boy, pekerjaan yang sulit di lakukan seorang Yosan, tapi bagi damar itu menguntungkan..
dengan menjadi OB.. ia bisa leluasa kesana kemari tanpa di curigai, ia akan memata matai orang orang tanpa ada yang menyadari nya..
tenang boss, kami bantu bos!!" kata bawahan yosan yang ikut menyamar..
terimakasih Johan" damar lega
damar menemui pak Basri, ia dan Johan kebetulan di terima jadi OB...
siang pak, kami dari HRD mau menemui pak Basri " kata damar..
sebentar, duduk dulu di situ" kata pak Basri kepada damar dan Johan
pak Basri tampak berbincang dengan seorang rekan kantor...
damar sayup sayup mendengar orang yang menemui pak Basri menyebutkan penggagalan tender...?
__ADS_1
mungkin kah mafia itu berada di dalam kantor ini? kacau sekali jika terjadi hal separah ini...
pemimpin perusahaan ini adalah pak Handoko, kakak sepupu dari pak Harso...
pak Handoko di percaya oleh pak Harso untuk menjaga anak cabang perusahaan nya di Medan..
kemudian beberapa hari lalu ia melaporkan kemerosotan pendapatan karena ada mafia yang menakut nakuti para klien untuk tidak melakukan hubungan kerja sama dengan perusahaan ini..
karena pak Harso masih belum bisa mengendalikan, ia mengutus Yosan..
dan Yosan bertindak dengan jalan nya sendiri...
sebenarnya ia ada curiga jika pak Handoko bukan orang baik, makanya mencari cari alasan agar ia bisa berhasil dalam tujuan nya, tapi apalah tujuan dia?? siapa yang tau...
jika hanya korupsi, mungkin ia tidak akan melaporkan kemerosotan ekonomi, ia akan berkata perusahaan sedang baik baik saja..
tapi mengapa ia memaksa pak Harso untuk turun tangan sendiri...
sungguh aneh sekali...
bersambung
hai teman-teman, lama nggak update nih...
author bingung dan bimbang..
di episode berikutnya akan di hadirkan pelakor nggak ya??
tapi author nggak suka nih sama yang namanya pelakor, walaupun di dalam novel... haha
gimana nih??
__ADS_1
kasih saran dan masukan nya dong...