
" teman yang mana ya?"
tanya emoon penasaran dan berfikir agak serius
"kamu beneran gak inget sama aku moon?"
tanyaku agak berkaca
"kamu apa pernah jadi mantan aku?" tanya nya..
"aku andra, teman masa kecilmu dulu, kamu inget nggak waktu kamu belum pindah ke Bandung?"
mendengar kata-kata ku, emoon tersenyum getir...
" Bandung..? ciihhh"
emoon ingin beranjak pergi.. tapi ku cegat dia...
"moon.. aku kangen kamu" kataku jujur
dia tersenyum
"aku juga kangen kamu"
mataku berbinar-binar mendengar jawaban dia,
hampir saja aku melompat kegirangan saat aku tau dia rindu padaku..
ingin memeluknya tapi kutahan sekuat tenaga...
" Andra, boleh aku peluk kamu?" kata emoon dan tak menunggu jawaban dia langsung memeluk ku...
pelukan ini seperti bukan pelukan biasa, gerakan nya seperti orang sedang bernaf** saja...
aku mencoba menghindar..
" moon, lepasin aku" sambil mencoba melepaskan diri
"hmmm sebentar saja.., aku kangen kamu.."
katanya
"kamu bohong kan? kamu nggak kaya gitu.."
kataku
emoon menatap ku lekat lekat, dan dia mencium bibirku... lama lama dia makin agresif...
aku ketakutan, aku ingin lari... lari sejauh jauhnya..
__ADS_1
"sayang.. jangan pergi, tolong jangan pergi... aku ingin kita jadian.. bolehkan??"
katanya
"moon...?" hatiku penuh tanya..
bingung ingin menjawab apa...
satu sisi memang aku mencintainya..
disisi lain aku ragu entah karena apa...
" sayang... terima aku ya? aku cinta kamu" katanya sambil meneruskan ciumannya...
aku mengangguk
dia memeluk ku lebih erat lagi...
tapi itu tak lama, mengingat hari itu masih di lingkungan sekolah
" emmm... minta tanda tangan? " kataku
dia tersenyum
"ya.. sini aku kasih tanda tangan ku"
aku mengangguk senang
akhirnya bisa jadian sama emoon dalam waktu yang sesingkat ini, padahal itu adalah hal yang aku takutkan selama ini, takut hubungan kami akan jadi canggung ke depan nya...
tapi malah emoon yang nembak aku duluan...
senangnya...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"moooonnn....." panggil ku pada emoon
saat itu emoon sedang bersama teman-teman perempuan nya...
emoon menoleh, dan mengangguk...
"siapa itu Rey...?" tanya salah satu gadis di antara mereka
"adek sepupu aku Manda" jawab nya
deg deg deg
jantung ku sakit sekali mendengar jawaban emoon...
__ADS_1
tak lama emoon mendekati ku
" yuk balik..."
aku mengikuti nya..
diperjalanan aku bertanya
"moon, kok tadi jawab nya aku adek sepupu kamu, kamu malu ya punya pacar kaya aku?"
emoon menaikkan alisnya
"kok tiba tiba ngomong gitu kenapa?"
gapapa
jawabku singkat
"aku kan ketua OSIS, masak aku pacaran, sebaiknya hubungan kita jangan sampai ketahuan orang,, itu juga bagus buat kamu, biar kamu GA di bulli orang karena punya pacar ganteng kaya aku ini" jawab emoon
" idiiihhhh GE er nya kelewatan Abang"
kami berdua cekikikan bersama di perjalanan pulang...
"rumah kamu dimana?" tanya emoon setelah dirasa perjalanan sudah cukup lama..
" kamu lupa rumah aku moon?"
" maaf, aku udah lama nggak jalan2,,, jadi aku lupa"
"ooohhhhh iya rumah aku dekat lagi "
"dirumah ada siapa?"
"ada ibu, kakak, ayah lagi kerja"
"berapa bersaudara kamu?, eehhhh Andra ya namanya?" tanya emoon
aku tercengang...
pasalnya dia tidak tau silsilah keluarga aku, tapi tadi menyatakan cinta??
apa apaan ini sebenarnya...
"moooonnnnn...? kamu belum inget aku sama sekali ya? tanyaku jujur daripada dipendam dalam hati...
menanti jawaban emoon....
**bersambung**
__ADS_1