
pak Harso sangat marah, karena Andra ternyata sangat murahan...
apalagi Yosan, dia geram sekali...
yosan sedih melihat Andra berdansa dengan oom oom...
sia sia Yosan mencintai Andra, ternyata hanya wanita murah an...
tak lama Andra pamit ke toilet..
yosan mengikuti Andra kesana tanpa sepengetahuan siapapun...
sayup sayup terdengar Andra menangis, dan menyebut nama Yosan..
yosan langsung masuk ke dalam toilet itu, tanpa ragu memeluk Andra dengan paksa..
andra menolak...
baru kali ini ada seseorang yang menangis untuk ku.. tapi untuk apa tangisan itu? apa ada gunanya??" bisik Yosan di telinga Andra
tangan nya tak henti mencengkeram bahu Yosan...
Ingin menciumi habis wajah gadis de depan nya...
aku sungguh sial, sial bisa mencintai MU Andra, kenapa kamu cantik sekali? aku ingin memiliki MU, ahhh" Yosan menangis di pelukan Andra
pertahanan Andra runtuh karena Yosan menangis untuk nya, mungkin masih mencintai nya.. juga rasa cinta untuk Yos yang berlebihan..
andra ingin menenangkan Yos yang menangis di pelukannya.. menghilangkan rasa kecewa karena dikhianati..
namun rasa cinta itu ternyata lebih besar..
andra luluh dan memeluk balik Yosan..
andra pun menangis.. sama sama sakit...
sesaat mereka bercumbu di kamar mandi wanita... posisi sangat intim, hingga lupa status mereka...
Yos tampak gusar dan kasar... andra hanya bisa menikmati rengkuhan Yos.. dia pun sebenarnya rindu Yosan...
kenapa kamu mau tunangan Yos..kenapa ninggalin aku?" bisik Andra di sela ciuman itu..
Yos diam sesaat, dia makin gusar, dan mencium Andra kasar...
cukup Yos, kamu menyakiti ku" Andra
kenapa? aku belum cukup buat kamu? kenapa mendekati Rey lagi?" Yosan gusar
aku enggak!! kita cuma teman!!" Andra mengelak
kalo bukan Rey? apa oom oom tadi? yang dansa sama kamu? kamu nanti mau bermalam sama dia ya?? Gimana kalo sama aku aja, aku lebih muda, pasti lebih kuat!!" kata Yos berapi api
Yos... kamu menghina aku?" Andra mendesis
__ADS_1
gimana? ayo sama aku aja, aku juga bisa bayar mahal ke kamu, mau berapa?? aku kasih semua nya..." ucap Yos sinis
andra spontan menampar wajah Yosan...
lalu memeluknya sebagai ungkapan perpisahan..
terimakasih Yos, sudah menjaga ku selama ini, semoga kamu bahagia bersama vio, maaf atas tamparan ku tadi, aku tidak sengaja.." ucap Andra sembari mencium kening Yosan
selamat tinggal Yos,, aku mencintaimu.. " ucap Andra lalu berlalu dari toilet itu..
Yos bingung dengan Andra... heh.. mencintai ku tapi kenapa bersama pria lain?? gila..
andra keluar dengan wajah sembab berantakan, ingin pulang, tapi Rey pergi entah kemana..
yosan melihat Andra berpelukan dengan oom oom tadi di parkiran.. dan pergi dengan oom oom itu naik mobil berkelas juga..
yosan tersenyum kecut... kecewa dengan Andra..
Rey muncul dengan wajah tanpa dosa melihat Yos yang acak acak an...
woy.. jelek amat yos" kata Rey
berisik!! penghianat!!" kata Yos
weih weih.. ngomong apa kamu ini?" rey bingung
kamu punya hubungan apa sama Andra??" Yos mencengkeram bahu Rey kasar
kamu tau vio kaya apa kan? aku aja susah lepas dari dia, cuma setelah dia tunangan, dia lepasin aku, jadi aku bebas sekarang..; " ujar Rey
kamu jangan ganggu Andra, jangan sentuh Andra, dia milik ku" Yos ber api api
kamu kan yang lepasin Andra?? kenapa sekarang berubah? aku berhak kejar dia..! dimana Andra sekarang?? " ujar Rey
andra pergi sama oom oom kaya,, dia udah rusak!!!" kata yosan sambil melempar gelas ke udara.. pecah berhamburan...
kamu gila Yos,, jelas jelas kamu yang rusak!! udah ah aku pergi dulu cari Andra, dia pasti lagi nangis gara-gara patah hati.. kalau sampai dia rusak, itu pasti gara gara kamu yos?!!" hardik Rey sambil berlalu dari gedung megah itu
kembali ke hotel,
Rey terkejut, Andra tidur di tempat nya, sedang tempa tidur Rey ada seorang oom oom...
Rey terduduk lesu..
siapa dia?" gumam Rey seperti familiar...
Rey minum kopi di balkon kamar hotel sambil membaca koran...
cemilan juga tersedia... dia harus tidur juga karena besok pagi mereka harus cek out dari kamar ini...
saat hendak berbaring di sofa balkon, oom oom itu menghampiri nya...
Rey tersentak kaget,, dia gugup dan menjabat tangan pria paruh baya itu..
__ADS_1
siang oom!" salam rey
siang juga nak... kamu yang nama nya Rey? kenapa pesan cuma satu kamar? itu tidak sopan ya? malam ini biar Andra tidur di rumah oom..." hardik pria itu
iya oom, mau nya seperti itu, kemarin nggak ada sisa kamar lain" Rey takut juga
bisa ngobrol diluar? " ajak pria itu
Rey mengangguk setuju..
mereka berbincang di kafe milik hotel...
rey memesan kopi lagi, padahal sudah minum kopi...
ternyata nak Rey suka minum kopi ya?" ucap pria itu
biasa aja oom, oom Danu mau ngobrol apa ya?" Rey menangkap suatu masalah
jujur saja oom bebas tentang Andra suka sama siapa.. tapi kalau ada yang menyakiti dia oom nggak suka.. jadi kamu ada masalah apa sama Andra? kenapa Andra terlihat sedih?" kata pria itu atau oom Danu
sebentar oom, sepertinya oom salah paham, saya dan Andra hanya teman, dan Andra tadi sebenarnya sedang patah hati, mungkin sehingga dia terlihat sedih " kata Rey jujur
sama siapa?" oom Danu menuntut
samaaaaaa.....? eeee pemeran utama pria dalam gedung pertunangan tadi oom..!" ucap Rey santai
bicara yang jelas Rey... ingat kamu itu masih bocah ingusan kemarin sore" hardik oom Danu
sama Yosan oom... yang tadi tunangan sama vio.. oom juga kenal sama vio kan?" Rey berkata
oom Danu manggut manggut mengerti...
oom Danu juga bekerja di bawah perusahaan milik pak Harso, ayah nya Yosan.
dan termasuk kaki tangan nya pak Harso...
oom Danu terkenal jujur..
makanya tadi di gedung pertunangan, pak Harso tiba-tiba menelfon nya, agar tidak macam macam dengan wanita penggoda. kalau sampai itu terjadi, oom Danu akan di pecat oleh pak Harso...
oom Danu mengerti sekarang, sudah bisa dipastikan pak Harso salah paham, pak Harso mengira Andra adalah wanita penggoda..
padahal sebenarnya, Andra adalah Putri nya...
yosan juga belum tahu perihal ini..
dan semua orang sedang salah paham sekarang...
bersambung
jadi kalau ada apa-apa lebih baik tanyakan dulu, kalo salah paham kan bisa berabe jadinya
terimakasih semoga suka sama karya ku ini
__ADS_1