Kuliner Asin Cinta

Kuliner Asin Cinta
dibawah guyuran hujan


__ADS_3

sementara itu... hujan petir menggelegar kemana mana..


Andra tak bisa pulang dari sekolah,lupa membawa payung, juga tidak membawa handphonenya...


dia takut petir sebenarnya, tapi dia harus berani, harus dengan siapa dia bersandar saat tidak ada orang di samping nya..


dia rindu Yosan... kemana dia..


disaat seperti ini ditemani pacar kan romantis...


sahabat nya yang selalu bersama pun sudah pulang duluan..


haaahhh...


tak terasa dia kesepian...


duduk termenung seorang diri di depan gedung sekolah.. menanti hujan reda...


tiba-tiba sebuah jaket terpasang elok di pundak ku.. aku mendongak dan terkaget melihat sosok yang sebenarnya tak ingin ku lihat..


ya.. dia reymondo.. bisa dibilang pacar yang tidak menganggap aku ada..


aku tertunduk ketika dia menatap ku lekat..


rasa marah,, dan kecewa membuat aku merasa hambar ketika berada di dekatnya..


" apa kabar?" sapa nya


"yah.. seperti yang kak Rey lihat.." jawab ku


"kak Rey?" tanya nya heran


aku menoleh..


"kenapa?" tanya ku


"biasanya panggil aku Emon.. kenapa sekarang berubah?" tanya nya


aku tertunduk, menahan sedih..


lalu menghirup nafas dalam-dalam lalu ku keluarkan...

__ADS_1


"aku seperti tidak mengenal i Emon yang sekarang, rasanya seperti aku kehilangan dia, aku sedih sekali..." aku berkata, tak terasa meneteskan air mata


emoon tertunduk..


"maaf" katanya


"aku memang bukan lelaki baik, hampir berbuat tidak baik padamu, kupikir kau sama seperti cewek cewek lain yang mudah dirayu.."


katanya


"memang!" kataku tegas


"aku memang mudah dirayu, bertemu sebentar dengan MU, sudah membuat aku jatuh cinta,, dan sekarang,, hihihi aku malah sudah pacaran dengan Yosan, Dengan status yang belum jelas dengan MU, aku menerima cinta lelaki lain.. hebat kan aku???" kataku lagi dengan puas


"aku rasa aku tidak ada bedanya dengan MU, sama sama jahat, cinta itu seperti kuliner buatku,,menjelajah sana sini, mencari tempat yang ternyaman buat di singgahi.. dan ku pikir itu kamu, kawan lama yang kutahu aku jatuh cinta padamu bahkan di saat aku masih kecil.. "


aku menyeka air mata


"tau kah kau? aku selalu merindukan MU, menanti saat saat untuk bertemu.. tidak ada cinta yang pernah kurasakan terhadap orang lain selain kamu sebelum ini,, hingga saat itu di sekolah ini,, aku benar-benar bahagia kak, bertemu laki laki yang sangat aku rindukan..


tapi apa dayaku? laki-laki itu adalah laki-laki beken.. aku tidak sama dengan nya, aku minder, bahkan untuk memperkenalkan diriku padamu...


aku tidak sanggup...


cinta ini membutakan naluri seorang gadis untuk melindungi dirinya... aku rasa hubungan kita seperti kuliner asin cinta,, cinta yang kebanyakan, membuat orang takut untuk memakan nya.."


aku berbicara panjang lebar pada Reymond, meluapkan unek unek ku selama ini...


Reymond tak berkata apa apa, dia hanya mendengar kan ku berbicara...


sesekali dia menarik nafas berat..


tanpa menjawab atau menyahut...


dia memandang ku seksama, ingin aku memeluknya, tapi apa nanti yang akan dia pikir kan tentang ku?


mungkin dia akan berfikir aku cewek gampang an.. yang mudah berkontak fisik dengan laki-laki...


nyatanya aku memang sudah lama merindukan dia.. bukan karena aku kurang perhatian...


emoon mulai membuka suara,, giliran aku yang ingin mendengar kan penjelasan nya...

__ADS_1


tapi yang keluar dari mulut nya hanya kata maaf , maaf yang tiada henti-hentinya...


dia memeluk ku...


tak ku sangka aku meronta,, padahal dalam hati kecilku aku pun ingin memeluk nya, tapi mengapa tubuh ini menolak nya??


"kenapa waktu itu kamu nggak nolongin aku kak? setidaknya lakukan itu sebagai kakak kelas ku, bukan sebagai aku..." kataku sedih menahan sakit hati yang dalam


"aku tidak berdaya, aku tidak sekuat yang kamu pikirkan Andra,, maaf!!"


" apa karena dia viola? jadi jika dia berbuat hal kejam pada siapa pun kakak tidak akan menegurnya??" kataku berapi api


"aku tau itu salah, tapi,,, keberanian ku tidak setebal itu... viola akan terus mengganggu MU, jika dia tau aku membela MU, hanya dengan bersikap cuek , dia tidak akan memandang MU lagi, sekali lagi maafkan aku ndra...?" kata Rey tulus


bisa kurasakan dia tulus..


"jadi kita berpisah kak?? tidak lagi berkawan seperti dulu? apakah sudah tidak mungkin lagi kak??" tanya ku sendu


"aku juga tidak ingin seperti ini, tapi aku bisa tenang, ada Yosan yang melindungi mu, dia lelaki baik, kamu pantas bersamanya.." kata Rey tak kalah sedih


"sejujurnya aku tidak rela berpisah darimu kak..." kataku berurai air mata


"demi kebaikan kita bersama, ini memang sulit, tapi viola bukan gadis biasa, dia seperti hewan buas bila cemburu... dan saat ini dia cemburu sama kamu karena dekat dengan Yosan,, kamu harus hati-hati,, aku akan melindungi MU dari belakang.. " katanya


"tidak perlu kak.. aku bisa menjaga diri" aku akan merasa lemah jika dilindungi seperti tangkai bunga" kataku


"hatiku tidak sekuat itu kak.. tidak bisa melupakan MU begitu saja..."


aku sedih... Rey pamit sambil mengucapkan beribu kata maaf..


aku pun pulang... Dengan terluka tentu saja..


dibawah guyuran hujan ini, berharap bisa meredamkan amarah ku...


tapi sia sia, bara di dalam hati ku makin memanas...


terluka tentu saja, dan aku bukan gadis munafik..


**hai teman-teman. lama nggak update, karena kemarin susah buat nyerahin teks...


ha-ha-ha

__ADS_1


mungkin HP kurang update**...


__ADS_2