
tin..tin...
terdengar suara motor memasuki gerbang rumah. ketiga perempuan yang berdiri di ambang pintu itu seketika menoleh kearah gerbang. terlihat seorang pemuda memarkirkan motornya di pekarangan rumah, mengenakan hoddie baby blue macth dengan kemeja kotak biru yang dipakainya.
ia melepaskan helmnya, pemuda dengan alis tebal dan berkaca mata itu tersenyum ke arah para wanita.
kamu sudah pulang sayang.....?
pemuda itu tersenyum mendekat dan mencium tangan ibunda Farah.
iya ma tadi pertemuannya cuma sebentar, sudah nggak ada kerjaan lagi jadi Farhan putuskan langsung pulang...!
eeh iya ini kenalkan nak Astri sahabat adek mu Farah....!
pemuda itu tersenyum ke arah Astri dan menangkupkan tangannya kedepan dada.
saya Farhan kakak nya Farah...!
Astri pov
tin tin suara kelakson motor mengalihkan perdebatan kecil tante Mirna dan Safira, kami ber 3 menoleh ke asal suara terlihat seorang pemuda memarkirkan motor dan melepaskan helmnya, aku sempat terpaku melihatnya, pemuda tampan bertubuh tinggi dengan penampilan yang charming beralis tebal dan berkaca mata tipis sempat membuatku terpaku melihatnya, kulihat mata berwarna hazel itu dibalik kaca matanya. siapa dia fikirku..?
kamu sudah pulang sayang...?
tanya tante mirna pada pemuda itu, pemuda itu tersenyum berjalan kearah kami dan mencium punggung tangan tante Mirna.
iya ma tadi pertemuannya cuma sebentar sudah nggak ada kerjaan lagi jadi Farhan putuskan langsung pulang...!
kali ini tante mirna yang tersenyum kearahnya, aku masih saja terpaku melihat pemuda itu hingga terdengar suara tante mirna memperkenalkan.
eeh iya ini kenalkan nak Astri sahabat adek mu Farah....!
pemuda itu tersenyum ke arah ku dan menangkupkan tangannya kedepan dada.
saya Farhan kakaknya Farah...!
nyeees.....suaranya begitu lembut
jadi ini yg namanya Farhan.....?
orang yg sering diceritakan oleh Farah dulu....?
Farah pernah bercerita padaku tentang kakak yang sangat disayanginya itu, kakak yang begitu baik dan perhatian juga ganteng katanya, dulu aku hanya mengiya - iyakan saja ceritanya tanpa tertarik sedikitpun untuk mengenal sosok Farhan karena aku orang yg tak begitu tertarik dengan perkenalan jarak jauh,
hanya membuang - buang waktu saja bagiku, ckckckckkck betapa bodohnya aku fikirku.
Astri...!
suara tante Mirna membangunkanku, ku ikuti tingkahnya mengatupkan kedua tanganku didepan dada. lalu kami pun masuk ke dalam rumah untuk melanjutkan obrolan yg sempat tertunda itu.
Tante Mirna apa kabar Farah..?
apakah dia masih tak memberikan kabar sampe sekarang..?
tanya ku pesimis karena 2 tahun sejak kepergiannya aku selalu menanyakan perihal kabar dan keberadaannya pada shafira dan tante Mirna. tapi setiap kali aku bertanya setiap kali juga aku mendapatkan jawaban yang sama yaitu.
"Farah belum menelepon dan memberi kabar Ast "
tante Mirna tersenyum.
__ADS_1
" tidak sayang dia memberikan kabar tapi hanya beberapa kali saja tidak rutin setiap bulan. "
apa kabarnya Farah tante..?
Astri sangat merindukannya...!
bahkan terlintas di otakku untuk pergi ke pesantren untuk menemuinya....!
kali ini ucapanku disambut ekspresi terkejut oleh 3 orang dihadapanku ini, tak lama terlihat senyum di wajah tante Mirna.
benarkah Ast...?
kebetulan sekali Farhan juga akan kesana mengunjungi Farah Ast kau bisa ikut bersamanya....!
apa..?
tawaran tante Mirna membuatku terperangah memadang wajah Farhan yang menundukkan pandangannya.
benar kah itu kak..?
tanyaku, memberanikan diri bertanya pada Farhan.
eeh iya...
kau boleh turut serta jika mau dan diizinkan oleh orang tuamu..!
jawabnya lagi
*** La Tahla Jangan Mengeluh ***
3 hari setelahnya
gadis itu merapatkan jaketnya merasakan dingin yang mulai menggerayangi tubuhnya. walaupun sudah tertutup dengan khimar namun tetap saja rasa dingin itu menyeruak. tidak berapa lama mobil yang ditumpanginya itu menepi menandakan ia telah sampai ke tempat yang ia tuju.
dari tempatnya berdiri Astri melihat begitu banyak orang - orang berlalu lalang di bandara ini, udara dingin yang diciptakan oleh hujan yang mengguyur kota palembang semalaman itu tak mengusik sedikitpun kesibukan semua orang yg berada disana.
ayo Astri....!
kita harus check in...!
Farhan berdiri memandang Astri, gadis itu berbalik menghadap ke Arah orang - orang yg mengantarnya, ada ibu dan ayahnya, Shafira juga mama dan papa Farhan.
ma pa Farhan pamit yaah....!
iya nak hati - hati..!
segera kabari mama jika sudah ketemu farah...!
oke ma tenang farhan akan langsung telpon jika sudah sampe sana..
om tante kami pamit....!
iya nak Farhan tolong jaga Astri.
om sama tante titip Astri...!
jangan khawatir om, tante Astri tanggung jawab saya....!
Assalamualaikum...!
__ADS_1
Waalaikumsalam warokhmatullah.
dua orang itu pun melangkahkan kakinya menuju ruang check in dan akan melanjutkan perjalanan mereka menuju Malang.
Astri pov
aku semakin merapatkan jaketku ketika merasakan hembusan angin yg begitu menusuk semakin terasa dingin ditambah dengan uap AC di bandara ini. kami masih duduk menunggu saat check in.
ayo Astri....!
kita harus check in...!
kak Farhan berdiri memandang ku, aku pun berbalik menghadap ke Arah orang - orang yg mengantarku ke tempat ini, ada ibu dan ayah, Safira juga mama dan papa Farhan.
aku beruntung karena ada kak farhan. maka aku diizinkan pergi menemui Farah oleh ibu dan ayah, jika bukan karena dia pasti aku sekarang sedang menangis di balik bantal karena keinginanku harus pupus.
ma, pa Farhan pamit yaah....!
ucap pemuda itu sambil menunduk mencium punggung tangan tante mirna, om baskoro dan Safira.
iya nak hati - hati..!
segera kabari mama jika sudah ketemu farah...!
oke ma tenang farhan akan langsung telpon jika sudah sampe sana..
lalu ia beralih mendekati ibu dan ayahku, aku sempat menggernyitkan alis apa yg akan dilakukannya fikirku.
om tante kami pamit....!
iya nak Farhan tolong jaga Astri yah...!
om sama tante titip Astri...!
jangan khawatir om tante Astri tanggung jawab saya....!
Assalamualaikum...!
kami pun melangkah menuju tempat dimana kami harus check in dan mempersiapkan semua hal sebelum masuk ke kabin pesawat.
ada rasa kelu di hatiku mengingat kata - kata kak Farhan yg bilang jika aku adalah tanggung jawabnya. huuuhfs ada apa dengan hatiku ya Allah....
Farhan pov
saat ini kami sudah berada di kabin pesawat, aku duduk di sebelah astri sedang gadis itu duduk tepat di pinggir jendela pesawat, hal itu membuatnya lebih leluasa memandang hamparan awan putih dan cahaya kemuning sang surya yang mulai menampak kan sinarnya, hari memang masih pagi saat pesawat kami lepas landas dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
aku sengaja memilih penerbangan pagi mengingat bahwa pesawat akan transit di jakarta sekitar 4 jam. lalu melanjutkan perjalanan menuju malang kemudian kami harus menggunakan jasa kereta api untuk tiba di kediri tempat dimana pesantren Farah berada. aq tak mau jika harus mengajak Astri berjalan dimalam hari, ia pasti akan lelah maka aku putuskan penerbangan pagi biar perjalanan lebih santai.
dari tempat duduk ini aku bisa melihat senyum di wajah gadis itu ketika matanya menangkap keindahan Alam yg diciptakan oleh Layar yg luas terbentang di luar sana, cahaya kekuningan yg terpancar dari sang mentari yg lambat laun berjalan ke peraduan nya semakin membuat ekspresi kagum di wajah gadis di sampingku ini. aku tersenyum melihat senyumnya, senyum yg begitu anggun.
huuufsh ap yang aku rasakan ini..?
kenapa mata ini tak bisa lepas dari menatapnya..?
Astagfirullah ada apa denganku....?
to be continue
( Assalamualaikum, ketemu lagi dengan Farhan di part ini kangen deeeh sama kalian readers ) selamat membaca
__ADS_1