La Tahla Jangan Mengeluh

La Tahla Jangan Mengeluh
Qoriah terbaik


__ADS_3

huuufsh ap yang aku rasakan ini..?


kenapa mata ini tak bisa lepas menatapnya..?


Astagfirullah ada apa denganku....?


Kak Farhan...!


astagfirullah allazim aku menuduk menyembunyikan perasaan malu karena telah terpergok oleh Astri jika aku sedang mengamatinya, aduuh kenapa pula aku melamun tadi.


ah yaaa...?


kakak kenapa kok melamun?


oooh gak ap2 cuma takjub aja liat memandangan di luar sana..! 


ucapku sambil menunjuk ke arah jendela diikuti oleh Astri


oooh ya... indah banget ya kak..!


senyum gadis itu merekah melihat pemandangan indah di luar jendela hamparan awan putih yg menguning terkena cahaya sang mentari yg lambat laun berjalan ke singgasananya, senyum indah itu datang lagi menandakan jika astri menyetujui kata - kata ku tadi yg sebenarnya hanya lah sebuah alasan.


Ast apa kamu pernah ke jakarta..?


belum kak, seumur - umur mah saya gak pernah pergi ke luar palembang.


gak boleh sama ibu..! gadis itu memanyunkan bibirnya, aku tersenyum melihat tingkahnya


kalau begitu aku akan mengajakmu mengitari monas.. mau..?


seketika ku lihat matanya berbinar


benarkah..? mau kak mau....


tapi bukannya pesawat ini langsung ke malang kak? tanya nya polos


ckckkckck aq tersenyum mendengar pertanyaan Astri.


iya kita akan ke malang tapi nanti pesawat akan transit di jakarta dulu beberapa jam, nah kakak ambil sedikit waktu itu untuk mengantarmu melihat monas. gimana mau..?


Astri mengangguk menandakan ia setuju dengan ajakkanku.


Bandara Soekarno Hatta, Jakarta


dua orang lelaki berdiri di salah satu sudut di bandara yg terkenal akan kesibukannya itu, mata mereka berkeliling melihat orang - orang yg berlalu lalang di sekitar bandara, ada yg menenteng tas besar, menyeret koper juga mengenakan tas punggung sedang mengantri giliran check in.


didepan dua lelaki itu ada 3 orang wanita salah satu dari mereka membawa sebuah piala berukuran sedang ber simbol sebuah miniatur klahar kayu yg diatasnya terdapat sebuah alquran dalam posisi terbuka. di bagian bawah piala itu bertuliskan.


"RunnerUp the Best Qoriah Nasional"


Alhamdulillah Laila aku bangga denganmu sayang gak sia - sia kita jauh - jauh kesini ya kan Ustadza....?


Santi berkata dengan penuh semangat, menyanjung Laila yang sedari tadi hanya duduk tersenyum tangannya masih memegang erat piala yg baru di dapatkan nya tadi malam itu.


ya kompetisi Qori -Qoriah terbaik  telah usai dan mengumumkan jika Laila telah berhasil menyandang gelar sebagai RunnerUp Qoriah terbaik seindonesia, gadis itu sangat bahagia hingga kebahagiaan itu tak dapat lagi digambarkan olehnya, ia begitu bahagia karena berhasil mewujudkan cita - citanya yg dulu sempat terpendam walaupun hanya menjadi RunnerUp karena Qoriah terbaik di berikan kepada seorang Gadis Cantik asal Aceh.


baginya kalah menang bukan masalah yg lebih berharga adalah pengalaman yg telah ia dapat beberapa hari selama mengikuti kompetisi, Meskipun ini bukan kali pertama dirinya mengikuti ajang kompetisi tapi tetap saja dirinya begitu antusias dalam mengikutinya bukan karena menginginkan kemenangan, tapi dia senang selain pelajaran dan pengalaman berharga dia juga bisa mendapatkan sahabat baru dari berbagai daerah. dan kini mereka akan kembali ke pesantren menggunakan pesawat siang.

__ADS_1


Laila, santi ayo kita harus segera check in..!!


ajak ustadza siti menghentikan obrolan 2 gadis itu, mereka pun bergegas menuju ke ruang yg telah di tentukan, setelah melakukan berbagai persiapan pesawat pun lepas landas menuju malang. bersamaan dengan berangkatnya pesawat Laila pesawat yg di tumpangi Farhan dan Astri tiba di jakarta untuk transit beberapa jam.


(woaah sayang banget yah kok gak ketemu di bandara aja sih..? eeits jangan protes sama author yee klo mo protes sama pilot nya aja sono 😃😃 )


Alhamdulillah sampe jakarta kak...!


iya Ast Alhamdulillah.


ayo Ast....! 


ajak farhan berjalan mendahului Astri, tapi baru beberapa langkah berjalan farhan berhenti dan berbalik melihat Astri yg masih mematung di tempatnya.


kenapa Ast..? ayo...!


kita mau kemana kak..?


tanya gadis itu.


loooh bukannya kamu mau lihat monas...?


mendengar kata monas mata Astri berbinar


woaaah iya yah kak ayoo....!


kali ini astri yg berjalan mendahului farhan pemuda itu menpercepat langkahnya mengikuti astri.


belok sini Ast kita naik Damri aja...!


ajak farhan dibalas anggukan Astri


gimana Ast..?


seneng....?


astri mengangguk mendengar pertanyaan Farhan


gak nyangka kak Astri bisa kesini, melihat keindahan monas secara langsung..


Astri dan Farhan berkeliling monas, mereka juga membeli beberapa makanan khas betawi untuk bekal di perjalanan dan oleh - oleh untuk Farah setelah dirasa cukup mereka kembali ke Bandara untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju malang.


***


Ba'da isya seperti biasa Laila terlihat duduk disalah satu sudut teras Masjid Al falah. sudah menjadi kebiasaan nya untuk berlama - lama menghabiskan waktu di teras masjid sekedar untuk Menghabiskan waktu menghapal alquran, membaca buku agama atau novel - novel islami kesukaaannya.


Farah.....!


terdengar seseorang memanggil namanya, faràh mendongak ke arah suara seketika matanya berbinar.


kak Farhan....!


Masya Allah k kok gak bilang sih mau kesini...?


tau gitu kan Farah bisa jemput di stasiun..!!


cerocos Farah langsung menghambur ke pelukan kakak tersayangnya itu.

__ADS_1


kakak sengaja kok gak bilang biar surprise..!!


lagian kakak gak sendiri kok kesini...!!


farah mendongak dan melepas pelukannya mendengar kata - kata kakaknya itu.


kakak kesini sama siapa..??


Farhan tersenyum lalu matanya mengarah ke samping Masjid tepat dimana seorang gadis tengah berdiri memperhatikan kedua kakak beradik itu. melihat siapa yg berdiri disana seketika mata farah berbinar dengan senyum sumringah Farah berlari memeluk gadis itu dan membawanya bergabung ketempat dimana ia dan Farhan berbicara.


Masya Allah Astri.....!


ya Allah kau ini kok gak ngabarin dulu kalo mau kesini....?


Astri tersenyum tangannya meraih tangan farah dan menggenggamnya erat.


aku sengaja buat surprise....!


abis kamu jahat sih far, udah 4 tahun tau tapi kamu gak ada sekali pun menghubungi aku...!!


farah meringis mendengar ucapan Astri, baru ia sadari kesalahannya yg sengaja tak memberi kabar selama 4 tahun ini hanya karena ingin melupakan Fatih secara tidak langsung malah menyakiti Astri sahabatnya, lagi - lagi farah meringis tertahan.


Afwan sayang....!


aku gak bermaksud begitu....!


farah meremas tangan Astri dibalas senyuman di bibir kedua gadis itu. obrolan demi obrolan juga renyah tawa pun mulai terdengar dari bibir kedua gadis berhijab itu, tak menghiraukan Farhan yang berdiri tak jauh dari mereka.


woaaah gini nih hal yg paling nyebelin...!


kemaren aja ngerayu rayu mau ikut kesini, pas udah ketemu, kakak malah dicuekin...!


farhan berkacang pinggang memandang Astri dengan manyunan di bibirnya.


aaah iya yah sampe lupa ada kak Farhan...!


afwan kak namanya aja orang udah lama gak ketemu.


yah kangen - kangenan atuuh....!!


kangen - kangenan sih boleh aja far yah tapi jangan ngacangin kakak juga kali.


ucap farhan pura - pura memanyunkan bibirnya.


hahahhahahaha.......


kedua gadis itu tergelak melihat ekspresi farhan saat ini, seperti anak tk yg sedang merajuk karena tidak di belikan mainan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=☆●●☆\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Bandung


sebuah rumah d kawasan komplek perumahan " Pelita Bandung Raya" pagi itu terlihat ramai begitu banyak mobil terparkir di jalan sekitar komplek perumahan minimalis itu. disepanjang jalan terlihat beberapa wartawan tengah sibuk dengan tugasnya, beberapa Reporter terlihat tengah mewawancarai seorang laki - laki paruh baya yang mengenakan kemeja batik coklat dan peci putih di kepalanya.


jadi bagaimana keadaan suami Almarhummah bapak...?


apakah suaminya akan mengajukan tuntutan kepada pihak tersangka...?

__ADS_1


to be continue


__ADS_2