La Tahla Jangan Mengeluh

La Tahla Jangan Mengeluh
Cinta Dalam Diam


__ADS_3

percayalah sayang kau akan mendapatkan yang seperti dia bahkan lebih baik...!


lagi - lagi aku mengangguk dan kami pun memutuskan pulang melupakan rasa sakit yang masih merasuk dalam hati dan memupuk rasa ikhlas yang begitu enggan untuk tumbuh juga berharap Allah memberikan pengganti yang lebih baik darinya.


*** La Tahla Jangan Mengeluh ***


Pagi yang cerah sinar mentari lambat laun menerpa wajahku yang duduk sendiri di pelataran Benteng kuto besak ini, tak jauh dihadapanku terbentang Jembatan Ampera peninggalan pada zaman kemerdekaan yang masih berdiri kokoh hingga hari ini walau tak dapat ku bayangkan sudah berapa banyak beban yang di topangnya.


Hayooo masih ngelamun aja....!


Astri memulai kebiasaannya yg begitu hobi mengejutkanku disaat - saat seperti ini, aku tersenyum gadis itu pun duduk disebelahku ikut memandang ke arah jembatan terlihat kendaraan berlalu lalang melewati jembatan yang menjadi penghubung antara daerah hulu dan ilir itu.


bagaimana kabarmu Farah?


apa sudah lebih baik?


astri menatapku terlihat jelas dimatanya jika ia mengkhawatirkanku.


hmmmmm...


aku mengatupkan kedua bibirku tersenyum sambil menengadahkan wajahku ke langit seolah meminta bantuan udara dari angin yg bertiup.


iya Ast insya Allah.


aku coba mengikhlaskannya...


jawabku getir nafasku tercekat saat mengucapkan kalimat terakhir, sebuah kalimat yang begitu mudah di ucapkan namun begitu sulit untuk di lakukan, Astri tersenyum mencoba memberi sokongan energi dibalik senyumnya itu.


*yang sabar sayang, percayalah pada Allah.


bukankah ia telah mengatakan jika dibalik kesusahan itu ada kemudahan. aku yakin dibalik kesedihanmu saat ini akan ada kebahagiaan yang menantimu dimasa depan.


mungkin sekarang ia memberimu sebuah ujian yg sulit kau lewati, tapi yakinlah sayang Allah pasti memberikan hadiah terindah yg tak pernah engkau bayangkan dibalik ujian besar ini. atau Allah terlalu sayang padamu Far hingga ia ingin kau naik ke tingkat lebih tinggi dari sekarang, itulah mengapa ia memberimu ujian yang Sulit*.


lagi - lagi gadis itu tersenyum manis menatapku, aku pun menganggukkan kepala dan merengkuhnya kedalam pelukanku, meresapi energi yg Astri berikan, seketika perasaan hangat menelusup hatiku.


semilir angin menerpa khimarku menelusupkan angin sejuk dalam pori - pori kulit membuat kesejukan tersendiri dalam hati. ku genggam erat tangan Astri yg tersenyum ke arahku.


betapa beruntungnya aku mendapatkan sahabat sepertinya, sifatnya yang penyayang dan pengertian mampu mengalihkan sakit hati ini dengan obrol - obrolan ringan dari bibirnya.


Beruntungnya aku mempunyai sahabat yang siap menjadi tempat untukku berkeluh kesah, menjadi penopang hidup dan penyemangatku dalam suka maupun duka.


ya Astri dia bukan hanya sahabat bagiku tapi ia sudah seperti saudara perempuanku sama halnya seperti shafira adikku.

__ADS_1


*** La Tahla Jangan Mengeluh ***


Dua hari berselang aku melangkahkan kaki kembali menuju masjid Agung tempat ku biasa mengikuti pengajian. aku berjalan mantap sesekali tawa terlihat mana kala cerita - cerita dan lawakan konyol keluar dari bibir mungil Astri yang berjalan disampingku.


melihat aksinya yg kocak saat menceritakan deretan Artis - Artis Korea idolanya mampu mengusir sedikit gundah yang masih bergelayut manja dalam hati ini. ia hanya sedikit, setidaknya sudah jauh berkurang dari sebelumnya.


setelah berkutat dengan sesak dan air mata aku menyadari satu hal jika mungkin cintaku pada fatih telah melampaui batas dan membuat Allah cemburu karenanya ia memisahkan diriku dan dia. bukan karena ia tak suka tapi karena ia sayang dan menginginkanku untuk kembali dekat dengannya seperti sebelum mengenal fatih.


ya Allah maafkan aku, hambamu yang jauh dari rasa syukur dan hampir terbelenggu dalam kekufuran. ya Allah terima kasih sudah mengingatkanku jika meraih cinta makhluk ciptaanmu tak sebaik meraih cintamu.


aku mungkin terlihat kacau dua hari lalu namun kini tekadku sudah bulat aku telah memantapkan hatiku untuk melupakan semua tentang Fatih, melupakan semua kenanganku bersama pria berlesung pipi itu. mengikhlaskan nya bersanding dengan syafa sahabatku, mungkin inilah cara terbaik untukku sekarang.


cara terbaik untukku dengan cepat membuang semua rasa cintaku padanya dan menggantikan nya dengan rasa cintaku pada tuhan pencipta rasa itu, aku yakin jika Allah lebih tau yang terbaik untukku. maka apapun skenario yang ia tuliskan dalam takdirku aku harus bersedia dan siap untuk menjalankannya. aku yakin apapun yang ia tuliskan dalam takdir hidupku adalah apa yang terbaik untuk kehidupanku.


dan aku begitu yakin jika Allah terkadang hanya mempertemukan bukan menyatukan.


Karena Allah lebih tau yang aku butuhkan bukan yang aku inginkan.


Karenanya aku putuskan untuk menyimpan semuanya. Menyimpan kenyataan bahwa aku pernah menambatkan separuh hatiku pada pemuda berlesung pipi itu.


Kuputuskan untuk mulai menghapus semua kenangan tentangnya. Menghapus semua cerita dan melenyapkan segala rasa yang pernah ada untuknya. akan ku kubur dalam - dalam direlung hatiku.


Cinta dalam diamku


Cinta dalam diamku


Tak akan aku biarkan orang lain tau tentang dirimu. Biarlah sang waktu yang akan menentukan takdirnya. akankan ia akan terkuak ataukah akan hilang tak berbekas.


To be Continue


*** La Tahla Jangan Mengeluh ***


AKAN KUCARI NAMAMU DALAM SAJADAH SEPERTIGA MALAMKU *


Cinta dalam diamku,


Haruskah kau tahu jika aku mencintaimu..?


KURASA TIDAK,


Karena cinta itu tak bisa terungkap agar bisa terlihat.


Ia hanya bisa dirasa dalam hati.

__ADS_1


Bukan aku tak berani mengurai,


Tapi aku takut salah dalam menempatkannya,


Karena apa yang menurutku baik,


Belum tentu baik menurutNya.


Aku ingin yang terbaik untuk Robbku


Sebenarnya.


Acuhku bukan berarti mengabaikanmu.


Diamku bukan berarti tak mengingatmu.


Karena aku pun insan biasa.


Ada perasaan..


Ada keinginan..


Ada harapan..


Namun aku merasa diri belum pantas untuk itu.


Biar rasa ini tercipta,


Kusimpan disudut hati,


Hanya ALLAH saja yang tahu.


Kuterbangkan sayap angan keangkasa,


Agar nafsu tak menyeretku inginkan cinta.


Akan kucari namamu disepertiga malamku..


Aku harap kaulah yang tertulis di Lauhul Mahfudz untukku.


Jikapun bukan.


Tak mengapa aku percaya takdirNya adalah yang Terbaik untukku.

__ADS_1


Dikutip dari Ikmi Korea


__ADS_2