LAZERON

LAZERON
~ 15 ~


__ADS_3


Di rooftop kediaman Anggara, terlihat Galang yang tengah duduk bersandar di sofa.


"Hah~ gue nggak nyangka akan kebongkar sekarang~" ucap Galang sembari mengembuskan napas kasar.


Beberapa saat setelah Galang mengatakan hal itu, ia teringat akan sesuatu hal dan langsung meraih handphonenya untuk menghubungi seseorang.


...~ Call On ~...


Galang: "Assalamualaikum.. Fik! lo lagi sama anak-anak yang lain nggak?"


Fikri: "Waalaikum'salam.. iya! kebetulan anak-anak lagi pada nongkrong di Cafe nih! kenapa emangnya?"


Galang: "Jadi gini.. (menceritakan tentang apa yang terjadi di ruang makan tadi) gitu!"


Fikri: " WHAT?!! Seriusan lo?? lo kena omel karena ortu lo tau lo ikutan Gank motor.. bahkan lo leader kita??!" ucap Fikri terkejut.


Galang: "Bagitulah~"


Fikri: "Terus sekarang gimana??"


Galang: "Gue juga bingung bakalan gimana untuk kedepannya.. tapi yang jelas.."


Fikri : "Apa??"


Galang: "Siang ini gue harus pergi ke London!"


Fikri: "Ngapain lo ke London??!"


Galang: "Ada kerajaan di sana"


Fikri: "Kerjaan?? kerjaan apaan??!"


Galang: "Nanti kalau udah waktunya.. pasti gue bakalan jelasin ke kalian semua!'


Fikri: "Heem.. okelah!!"


Galang: "Oh ya??! terus ortu kalian sendiri gimana?? apa mereka udah tau kalau kalian gabung ke Gank motor gue??"


Fikri: "Sama seperti sebelumnya.. belum ada dari kita yang ketawan gabung sama gank motor!"

__ADS_1


Fikri: "Cuma lo doang!"


Galang: "Terus pertahanin! jangan sampai ketahuan!!"


Fikri: "Siap Boss!!"


Galang: "Dan lagi... gue ada info tentang anak-anak VENOM!"


Fikri: "Info apaan tuh?!"


Galang: "Anak-anak VENOM berencana untuk nyerang Gank Motor kita dalam waktu dekat ini.."


Fikri: "WHAT?!!"


Galang reflek menjauhkan HP-nya dari telinganya karena teriakan Fikri barusan.


Galang: "Nggak usah teriak bisa?"


Fikri: "Ya sorry boss! gue kan keget.. jadi reflek teriak"


Fikri: "Terus-terus?!! kira-kira kita harus gimana?!"


Galang: "Ajak anak-anak latihan di GYM basecamp kita! latihan yang serius.. kalau perlu minta ajarin kakeknya Adit (salah satu anggota LAZERON)!"


Fikri: "Oh ok! nanti gue bilangin ke anak-anak yang lain! ada yang lain??"


Galang: "Itu aja.. dan tolong jagain Rania sama ortu gue selama gue pergi! minta dua atau lima atau tujuh orang untuk awasi Rania dan ortu gue ... ikutin kemanapun mereka pergi! laporin ke gue langsung apa aja yang dilakuin sama Rania ataupun Bunda sama Papa gue saat diluar rumah! paham??"


Fikri: "Paham Boss!!"


Galang: "Itu aja! gue tutup dulu telpon nya! Assalamualaikum~"


Fikri: "Waalaikum'salam~"


...~ Call Off ~...


Setelah Galang mengakhiri panggilan telepon, dia langsung bergegas turun dari rooftop menuju kamarnya. Sesampainya di kamar Galang langsung mengemasi barang-barang yang kemungkinan akan ia butuhkan saat pergi, khususnya pakaian dan aksesoris (jam tangan).


"Apalagi ya yang belum??" dialog Galang.


"Ah gue inget!!" ucap Galang yang kini tengah berjalan ke arah almarinya.

__ADS_1


Galang pun membuka almari dan mengambil sebuah tas gitar yang berada di dalam almari di bagian bawah almari.


"Ini wajib banget gue bawa!!" ucap Galang sembari membuka tas gitarnya.



Saat masih melihat-lihat senjata miliknya, tiba-tiba terdengar suara dari HP Galang yang menandakan ada panggilan masuk. Galang pun langsung beranjak untuk mengambil HP-nya.


...~ Call On ~...


Galang: "Assalamualaikum~"


Someone: "Waalaikum'salam~"


Someone: "Maaf Presdir! saya hanya ingin menginfokan bahwa jet pribadi anda sudah siap di bandara! pilot anda juga sudah siap melakukan penerbangan! dan maaf karena saya tidak bisa ikut menjemput anda di bandara karena sebentar lagi akan ada meeting dengan klien kita!"


Galang: "Heem.. saya mengerti! saya akan berangkat sebentar lagi!"


Someone: "baik Presdir!"


Galang: "Kalau sudah tidak ada lagi yang ingin disampaikan.. saya akhirnya panggilannya!"


Galang: "Assalamualaikum~"


Someone: "Waalaikum'salam~"


...~ Call Off ~...


Setelah itu Galang langsung membereskan kembali senjata dan juga koper miliknya dan segera bergegas keluar dari kamar menuju ruang tamu dengan koper di tangan kanan dan tas gitar di bahu kirinya.


...BERSAMBUNG...


...JANGAN LUPA...


...LIKE...


...KOMEN...


...FAVORITE...


...VOTE...

__ADS_1


__ADS_2