
12.08 siang
Saat ini Rania dan Galang sudah berada di dalam sebuah butik langganan Bunda Lia. Sesuai rencana mereka sebelumnya, bahwa siang ini mereka akan fitting baju pengantin.
Setibanya di butik, Galang dan Rania sudah disambut oleh pemilik butik yang tidak lain adalah Nyonya Wijaya (Mama Alvino).
"Kamu pasti Rania?!" ucap Nyonya Wijaya atau lebih dikenal dengan Mama Karin/Karina.
"Iya Tante~" jawab Rania halus sembari menyuguhkan senyum.
"Kamu cantik sekali sayang~ sama cantiknya dengan mendiang Mommy kamu dulu waktu beliau masih muda" kata Mama Karin.
"Makasih Tante atas pujiannya" kata Rania.
"Sama-sama sayang.. ya udah yuk! kita langsung aja coba baju pengantinnya" ucap Mama Karin.
Akhirnya Rania dan Mama Karin pergi menuju ruang ganti. Sedangkan Galang sendiri sudah berada di dalam ruang ganti setibanya di butik dengan dibantu staff butik.
...@@@@@...
Saat ini Galang dan Rania baru saja selesai fitting baju pengantin. Mereka masih berada di dalam butik.
"Galang.. tadi Bunda kamu pesen sama Mama" kata Mama Karin yang kini tengah menyampiri Galang dan Rania yang sedang duduk di sofa.
__ADS_1
"Katanya kamu sama Rania boleh kalau mau jalan-jalan dulu! yang penting kalian pulangnya jangan malam-malam" ucap Mama Karin menjelaskan.
"Iya Mah.. kalau gitu Galang sama Rani langsungan aja ya?! sekalian Galang mau ajak Rani keliling kota Jakarta" kata Galang dengan sopan.
"Iya.. hati-hati dijalan!" ucap Mama Karin menasihati.
"Iya Mah!" jawab Galang dan Rania bersamaan.
Setelah Galang berpamitan kepada Mama Karin, dia mengajak Rania untuk berkeliling kota Jakarta menggunakan mobil.
Terlihat jelas dari raut wajah Rania kalau dia sangat senang karena diajak jalan-jalan oleh Galang. Sempat beberapa kali Galang menghentikan mobilnya untuk mengajak Rania berbelanja, walau sebenarnya Rania sendiri sudah menolak ajakan Galang namun bukan Galang namanya kalau suka dibantah.
"Em.. Kak!" panggil Rania kepada Galang.
"Rani boleh minta tolong nggak kak?!" kata Rania hati-hati.
"Minta tolong apa? insyaallah kakak siap bantu selama kakak mampu" tanya Galang.
"Jadi gini.. Rani kan sempet ambil Jurusan Desain Busana waktu di Singapura.. jadi.. Rani berencana untuk buka butik milik Rani sendiri di sini (Jakarta).. kakak boleh tolong cariin Rani tempat nggak ya?" kata Rania menjelaskan dengan hati-hati.
Galang hanya mendengarkan sambil berfikir..
"Butik ya?? hemm..." ucap Galang lirih dan masih berfikir.
__ADS_1
"Maaf sayang~ kalau soal kayak gitu.. harusnya kamu tadi sekalian tanya ke Mama Karin! beliau pasti lebih paham.." kata Galang. "Atau kalau enggak.. nanti kita bicarain sama Bunda aja gimana??" Tanya Galang.
"Boleh deh! siapa tau bisa dapet pencerahan! 😁" ucap Rania dengan memperlihatkan senyum manisnya.
Tanpa Rania sadari bahwa mobil yang mereka kendarai sudah berada di depan gerbang Kediaman Keluarga Anggara.
Mang Nurdin yang melihat kedatangan mobil milik Tuan Mudanya pun langsung sigap membukakan pintu gerbang, disusul dengan Galang yang mengendarai mobilnya ke halaman depan teras rumah Keluarga Anggara.
Galang dan Rania langsung turun dari mobil.
"Mang! tolong parkirin di tempat biasa ya?!" kata Galang sembari mengulurkan tangannya menyerahkan kunci mobil.
"Siap Den!!" jawab Kang Ardi yang langsung menerima kunci mobil yang diberikan Galang.
Setelah itu, Galang dan Rania berjalan memasuki rumah dengan tangan saling bertautan mesra.
...BERSAMBUNG...
...JANGAN LUPA...
...LIKE...
...KOMEN...
__ADS_1
...FAVORITE...