
Pukul 20.34 WLC (waktu london city), di ruang kerja Mr. G. Terlihat Galang yang masih berkutat dengan tumpukan berkas di atas mejanya. Ya, sekitar 2 jam yang lalu Freya kembali ke ruangan Mr. G dengan membawa berkas-berkas yang membutuhkan tanda tangan dari Mr. G.
"Hemm~ sepertinya ada yang salah dengan data keuangan ini?!" ucap Galang yang kini tengah memegang sebuah berkas di tangannya.
Galang pun langsung menghubungi Freya untuk segera datang menemuinya. Tak butuh waktu lama sampai terdengar suara ketukan pintu.
"Come in!" teriak Galang.
cklek~
"Excuse me President! can I help you?" tanya Freya yang kini sudah berdiri di depan meja Mr. G.
[permisi Presdir! ada yang bisa saya bantu?]
"Freya can you read me my schedule for tomorrow? ❄️" tanya Galang to the point.
[Freya bisa kamu bacakan jadwal saya untuk besok?]
"Ok Presdir!" jawab Freya.
__ADS_1
Freya kemudian langsung membacakan satu-persatu jadwal kegiatan Galang satu persatu. Sedangkan Galang mendengarkan sembari mengecek beberapa berkas lainnya.
"...at 9 am we have a meeting with Anggara Company and after that you have to attend the opening of the company branch in Melbourne.. that's all President Director!" ucap Freya mengakhiri penjelasannya.
[...pukul 9 pagi kita ada meeting dengan Anggara Company dan setelah itu anda harus menghadiri pembukaan cabang perusahaan yang berada di Melbourne.. itu saja Presdir]
*astaga! kok gue bisa lupa sih kalau ada meeting sama perusahaan Papa!!* batin Galang.
"eghm~ then... please schedule a meeting with the finance department at 1 pm tomorrow! And you can take these files with you! ❄️" ucap Galang sembari menyerahkan berkas-berkas yang sudah selesai ia cek dan tandatangani tadi.
[eghm~ kalau begitu... tolong atur jadwal meeting dengan bagian keuangan pada jam 1 siang besok! Dan kamu bisa membawa berkas-berkas ini!]
[Baik Presdir! apa ada yang lain lagi yang perlu saya kerjakan??]
"nothing.. you can go back to your room! ❄️" jawab Galang.
[tidak ada.. kamu bisa kembali ke ruangan mu!]
"ok President! excuse me!" kata Freya.
__ADS_1
Freya pun pergi meninggalkan ruangan Mr. G. Setelah kepergian Freya, Galang langsung berkemas untuk bersiap pulang.
#
Sementara itu di Bogor, Indonesia. Waktu menunjukkan pukul 04.09 pagi dini hari. Terlihat sekumpulan remaja yang kini sedang melaksanakan latihan silat dengan di pandu oleh seorang pria yang terlihat sudah menginjak usia lansia.
"Hiat!"
"Hiat!"
"Hiat!"
"Hiat!"
"hemm~ perkembangan yang baik!" celetuk sang pelatih, kita panggil saja beliau "Ki Badrun".
Ki Badrun sendiri merupakan seorang jawara pencak silat di daerahnya. Beliau juga ketika masih muda sering memenangkan penghargaan di ajang pencak silat Nasional. Dan beliau adalah pemilik dari tempat latihan beladiri pencak silat "Singa Tarung" yang sudah berdiri sejak 3 generasi.
Para anak muda yang tengah berlatih tadi, tidak lain dan tidak bukan merupakan anak-anak Gank VENOM. Sesuai dengan rencana mereka sebelumnya, bahwa mereka akan memperkuat diri mereka sebelum nantinya mereka akan mengajak Gank LAZERON untuk fight. Fight yang dimaksud disini adalah fight ilegal. Bagi anak-anak Gank motor atau bagi mereka yang memang sedang membutuhkan uang cepat, biasanya akan mengikuti fight ilegal ini. Tempat dilaksanakannya fight ilegal ini berada di sebuah GOR lama atau gedung terbengkalai yang berada di kota Jakarta sendiri.
__ADS_1
...BERSAMBUNG...