LAZERON

LAZERON
~ 35 ~


__ADS_3

Pagi harinya di rumah pribadi Galang...



Pagi ini Galang dan Keanu tengah bersiap menuju perusahaan cabang di Jakarta. Perusahaan cabang yang ini adalah perusahaan cabang ZOY'S ELECTRONIC. Baru didirikan di Indonesia dua setengah bulan yang lalu. Kendati demikian, perusahaan cabang ini sudah berkembang sangat pesat.


Adapun produk dari ZOY'S ELECTRONIC, hampir seluruhnya sudah menguasai pasar global. ZOY'S ELECTRONIC memang dikenal unggul akan Game Online rancangan mereka, yang sudah dimainkan hampir di seluruh dunia. Serta produk lain berupa mesin peralatan sehari-hari yang membantu kehidupan manusia (mesin cuci, vacuum cleaner, mesin fotocopy, dll).


#


Kini Galang dan Keanu baru saja sampai di kantor cabang. Galang dan Keanu tak lupa untuk memakai topeng mereka. Mereka langsung bergegas menuju ruang kerja CEO. Mereka tidak hanya berdua karena sekertaris Galang juga ikut.


"Permisi Pak.. ada berkas-berkas yang membutuhkan tanda tangan anda" kata Zidan yang merupakan sekertaris Galang di perusahaan cabang di Indonesia.


"Letakkan di atas meja! ❄️" kata Galang.


"Baik pak" ucap Zidan sembari meletakkan setumpuk map di atas meja kerja CEO.


"Apa hanya ini saja??" tanya Kean yang kini angkat bicara.


"Tidak pak.. berkas-berkas yang lain masih ada di ruangan saya" jawab Zidan sopan.


"Kalau begitu bawa semuanya kemari.. biar sekalian saya kerjakan! ❄️" kata Galang.


"ah.. baik pak! segera saya ambilkan.. kalau begitu saya permisi" ucap Zidan yang kini mulai melangkah keluar ruangan.


Galang kini mulai fokus dengan berkas-berkas yang diberikan oleh Zidan tadi. Dengan dibantu oleh Keanu, mereka mulai mengecek satu-persatu berkas yang berada di atas meja. Lima belas menit berlalu hingga terdengar suara ketukan pintu yang membuat mereka berdua menoleh.


"Masuk!" kata Keanu.

__ADS_1


cklek~


Terlihatlah Zidan yang kini tengah membawa satu dus penuh berkas.


bruk~


"hah~" terdengar helaan nafas dari Zidan dan Galang.


"Ini sudah semuanya?? ❄️" tanya Galang.


"Untuk saat ini sudah semua pak.. karena beberapa berkas yang lain belum sempat saya cek" jawab Zidan menjelaskan.


"heem.. kau bisa kembali ke ruangan mu! ❄️" kata Galang.


"Baik pak.. saya permisi" ucap Zidan sambil melangkah keluar.


drt~ drt~ drt~


Galang pun meraih HP-nya di atas meja dan melihat nama kontak.


"Bunda?" kata Galang lirih.


...Call on~...


GALANG: "Assalamualaikum Bun"


BUNDA: "Waalaikum'salam.. Lang kamu dimana nak?"


GALANG: "Galang lagi ada urusan sama sahabat Galang Bun.. kenapa memangnya?"

__ADS_1


BUNDA: "Bunda cuma mau ngingetin kalau hari ini setelah jam makan siang.. kamu harus ngambil jas nikahan kamu ke butik"


GALANG: "Astagfirullah.. iya iya bun.. nanti Galang ambil sama sahabat Galang.. makasih ya bun udah diingetin"


BUNDA: "Sama-sama sayang.. jangan lupa shalat sama makan siang ya?!"


GALANG: "Iya Bun"


BUNDA: "Ya udah itu aja.. bunda tutup dulu telponan-nya Assalamualaikum"


GALANG: "Waalaikum'salam Bun"


...Call off~...


"Bunda Lia yang nelpon?? ada apa?" tanya Keanu.


"Iya.. Bunda cuma ngingetin supaya gue ngambil jas nikahan gue di butik Mama Karin.. ngingetin supaya jangan lupa shalat sama makan siang juga" jawab Galang.


"oh.. eh!" kata Kean kaget dan langsung melihat kearah jam dinding.


"Astagfirullah.. ternyata udah masuk waktu shalat dhuhur!" kata Keanu.


"heem.. udah yuk! kita langsung ke musholla aja!" ajak Galang.


"Ok.. tapi beresin ini dulu" ucap Keanu.


Dibalas anggukan oleh Galang. Setelah mereka berdua selesai merapikan berkas-berkas yang berada di atas meja serta mematikan komputer, mereka langsung bergegas keluar ruangan menuju musholla. Memang di kantor cabang ini disediakan musholla khusus untuk para pegawai yang beragama Islam. Musholla berada di lantai dasar atau Ground Floor (GF) gedung.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2