LAZERON

LAZERON
~ 29 ~


__ADS_3

Tepat pukul 20.00 WIB acara pertunangan Galang dan Rania dimulai. Hanya kerabat dekat dan kolega bisnis saja yang diundang. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur'an oleh Galang. Acara selanjutnya adalah pengenalan sanak saudara antara kedua belah pihak. Setelah itu baru masuk ke acara inti yaitu tukar cincin.


Terlihat raut wajah kebahagiaan dari mereka yang hadir terutama kedua pasangan. Anggota keluarga dan para tamu memberikan ucapan selamat kepada Galang dan Rania yang kini sudah resmi bertunangan. Dan tentunya anak-anak LAZERON juga, apalagi Keanu. Ya.. walaupun Keanu datang sebagai perwakilan dari FONTUR'S GROUP.


"Selamat ya Lang Rani.. semoga selalu bersama sampai halal nanti" kata Dimas yang kini menjabat tangan Rania.


"Selamat ya buat kalian berdua.. semoga langgeng sampai punya anak cucu nanti" kata Fikri dengan menepuk bahu kanan Galang.


plak~


"Aduh! sakit Weh!!" keluh Fikri yang mendapat pukulan di punggung kirinya.


"Lagian lo.. udah tau mereka baru tunangan.. bisa-bisanya bilang anak cucu!!" protes Vino sebagai pelaku pemukulan terhadap Fikri.


"Tau lo Fik! aneh-aneh aja! ya kali mereka kawin duluan sebelum nikah!" ucap Damar ceplas-ceplos.


"Lo juga sama aja!" ucap anak-anak LAZERON serempak.

__ADS_1


"Oh ya? gimana kondisi di luar? aman kan??" tanya Galang.


"Aman Boss! kita udah ngelakuin pengamanan ketat! terus tadi juga ada bodyguard bayaran kalau nggak salah..." kata Hendri salah satu anggota LAZERON.


"Bener tuh.. mereka bilangnya sih bodyguard yang sengaja lo sewa buat amanin nih acara" ujar Dimas.


*Bodyguard bayaran? tapi- mungkin itu bodyguard yang dibawa Kean* batin Galang.


"woii Boss! ye malah bengong! kebiasaan emang.." kata Fikri.


"Mikirin apaan lo? wah.. jangan-jangan lo punya simpanan ya? wah parah si Boss! gue aduin Rani mampus lo!" kata Fikri heboh.


plak~


"mulutnya!" kata Galang sambil memukul pelan bibir Fikri.


"au~ gue mulu perasaan yang kena?!!" protes Fikri tak terima.

__ADS_1


"Ya kan emang lo yang salah dodol!!" ucap Dimas, Vino, Hendri serempak.


"Hahahaha..." Anak-anak LAZERON tertawa kecil setelahnya.


Namun hal itu tidak berlangsung lama karena kehadiran Papa Satria yang mengajak Galang untuk dikenalkan pada rekan bisnis sang Papa. Galang dengan senang hati mengikut ajakan sang Papa. Banyak rekan bisnis Papa Satria yang ingin berkenalan dengan Galang. Saat Galang dikenalkan pada rekan bisnis sang Papa, Papa Satria mengenalkan Galang sebagai pengganti dirinya setelah ia pensiun nanti.


Tidak hanya itu, mereka juga membahas mengenai kemajuan bisnis mereka serta kerjasama yang terjalin antara perusahaan mereka dengan Anggara Company. Saat dipertengahan pembicaraan mengenai kemajuan perusahaan, mereka dikejutkan dengan Galang yang ikut ambil bagian dalam pembahasan. Belum lagi saran-saran bermutu yang diberikan Galang membuat mereka merasa kagum pada Galang. Terutama Papa Satria yang tidak menyangka bahwa Galang sangat mengerti tidak hanya mengenai pemahaman terhadap bisnis namun juga ide-ide cemerlang Galang.


"Wah tuan Anggara! anda pasti merasa bangga karena bisa memiliki seorang putra yang sangat pintar dan berbudi luhur seperti nak Galang ini!" ucap salah seorang diantara mereka.


"Itu benar! saya sangat berterimakasih atas saran yang diberikan oleh nak Galang barusan.. itu benar-benar membuka pemahaman saya terhadap masalah yang sedang saya hadapi" kata seorang lagi.


"Sama-sama tuan.. saya juga masih belajar mengenai bisnis baru-baru ini" kata Galang bohong dan dengan tersenyum.


*ya kali seorang pengusaha besar dengan tiga perusahaan raksasa yang menguasai dua benua.. bisa buntu cuma karena masalah sepele kayak gitu!* batin Galang.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2