
Hari ini adalah hari yang paling di tunggu-tunggu oleh Keluarga Anggara dan keluarga besar yang lain. Akad nikah antara GALANG YOGA ANGGARA dengan Rania Putri Bagaskara. Acara dimulai dari pukul 09.00 pagi hingga selesai. Prosesi akad nikah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan agama Islam.
Saat ini, Galang baru selesai mengucapkan ijab qobul.
"Bagaimana saksi?" tanya Bapak penghulu.
"Sah!!"
"Alhamdulillahirobbilalamin" terdengar bacaan hamdalah dari semua orang.
Setelahnya, terlihatlah sosok Rania yang berjalan keluar dari ruang rias. Karena sebelum acara akad nikah dimulai, kedua mempelai memang tidak dianjurkan untuk bertamu apalagi hanya bertatap muka.
Rania dengan di bantu Bunda Liana, duduk di kursi samping Galang. Galang yang melihat sang istri duduk di sebelahnya pun tersenyum hangat.
"Nak Galang.. sekarang boleh mencium kening istrinya" ucap pak penghulu memberikan instruksi.
Galang hanya mengangguk dan tersenyum, baru setelahnya mengecup lembut kening sang istri. Rania pun tersipu mendapatkan perlakuan demikian. Ia langsung meraih tangan suaminya dan mencium punggung tangan sang suami.
prok~ prok~ prok~
Tardengar tepuk tangan meriah dari para tamu undangan serta keluarga.
"Gila! gue iri liatnya" celetuk Fikri.
"Makannya cari pacar gih!" kata Damar.
"Kalau saran gue sih.. mending jangan pacaran.. ta'aruf aja!" kata Vino.
"Baner tuh.. dan ada baiknya kalau lo cari perempuan yang shalehah kayak Rania" kata Dimas menasihati.
Anak-anak LAZERON kini sedang menjaga kelangsungan akad nikah Galang dan Rania. Mereka sepakat menggunakan pakaian batik berwarna senada dalam acara ini. Sejauh ini semua berjalan lancar tanpa ada hambatan.
Beberapa menit kemudian, ini acara dilanjutkan dengan menyalami kedua pasangan dan tentunya acara makan-makan tak ketinggalan. Para tamu yang hadir sangat menikmati pesta. Tak sedikit tamu yang memuji Galang dan Rania sebagai pasangan yang serasi.
__ADS_1
Tepat pukul 12.47 acara selesai. Di aula tersebut kini hanya tersisa Ortu Galang, Daddy Reino, Galang, Rania serta anak-anak LAZERON. Galang dan Rania kini tengah mengobrol dengan ortu mereka. Sedangkan anak-anak LAZERON yang lain tengah membantu membersihkan aula yang baru selesai dibersihkan.
"Sekarang kalian sudah resmi menikah.. Papa harap kamu bisa menjadi kepala rumah tangga yang baik dan bisa mengayomi keluarga!" kata Papa Satria.
"Insya allah Pah! Galang akan ingat nasihat Papa!" kata Galang.
"Galang?! Daddy harap kamu bisa menjaga Rania dengan sepenuh hati.. tolong bimbing dia menjadi wanita yang lebih baik lagi" kata Daddy Reino.
"Pasti Dad! Galang akan bimbing Rania semampu Galang" jawab Galang tegas.
"Sayang.. Bunda nggak akan minta banyak.. cukup kamu jaga dan bimbing Rania dan jangan sekali-kali kamu sakiti dia~" kata Bunda Liana lembut.
"Iya Bunda.. Galang akan ingat pesan Bunda!" kata Galang sembari mengangguk.
"Dan untuk Rania.. jadilah istri yang penurut akan perintah suami selama perintah itu tidak menyalahi aturan agama ya nak~" kata Bunda Liana.
"Baik Bunda" kata Rania.
"Loh.. kok cepet banget Dad??" tanya Rania dengan nada kecewa.
"Maaf sayang.. ada klien dari luar negeri yang datang.. Daddy nggak mungkin menolak mereka untuk datang" kata Daddy Reino memberi penjelasan.
"Heem.. ya udah deh" kata Rania.
"Daddy pamit dulu ya? Galang Daddy pamit dulu!" kata Daddy Reino.
"Iya Dad.. hati-hati di jalan!" kata Galang.
Dibalas anggukan oleh Daddy Reino.
"Buru-buru banget Rein??" tanya Papa Satria.
"Iya? nggak mau mampir dulu ke rumah?" kini gantian Bunda Liana yang bertanya.
__ADS_1
"Iya nih.. sorry nggak bisa lama soalnya ada klien yang nungguin" jawab Daddy Reino.
"Ya sudah kalau begitu.. hati-hati di jalan" kata Papa Satria.
"Iya.. duluan ya.. Assalamualaikum" kata Daddy Reino.
"Waalaikum'salam" jawab mereka serempak yang berada di aula.
"Lah ini Papa sudah siapkan kamar hotel untuk kalian malam ini" kata Papa Satria sembari menyerahkan sebuah kunci.
"Eh.. jadi malam ini kita nggak tidur di rumah Pah??" tanya Galang.
"Enggak nak.. kamu sama Rania akan tidur di hotel malam ini.. baru besok pagi kalian pulangnya" Kata Bunda Liana menjelaskan.
"Iya deh Bun" jawab Galang.
"Terus baju ganti kita gimana Bun??" tanya Rania.
"Ini baju kalian untuk malam ini.. yang baju ganti kalian besok.. akan ada sopir yang nganterin ke kamar kalian sekaligus jemput kalian pulang!" kata Papa Satria menjelaskan.
"Iya Pah" jawab Galang dan Rania bersamaan.
"Kalau gitu kami berdua pamit duluan.. Bunda kalian sudah kelelahan" kata Papa Satria.
"Bunda duluan ya sayang ~" kata Bunda Liana.
"Assalamualaikum" kata Papa Satria dan Bunda Liana
"Waalaikum'salam" jawab mereka serempak.
Setelah kepergian Papa Satria dan Bunda Liana, Galang dan Rania izin pamit dengan anak-anak LAZERON. Setelahnya mereka berdua pergi ke hotel yang sudah di pesankan sebelumnya.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1