LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
11. Keributan Di Gerbang Masuk Paviliun Pedang.


__ADS_3

Waktu sehari penuh dalam ruang Kultivasi Tingkat Surga kembali berlalu.. Ling Qiu Bai Sedang duduk bersila mulai menggunakan Keterampilan Penciptaan Surgawi, untuk menyerap dan mengumpulkan Kekuatan Spritual(qi) di alirkan ke dalam Dantian melalui delapan merendiannya dengan sangat Cepat.


Setelah 10 menit berlalu, Ling Qiu Bai berdiri dan merasakan kekuatan spritual(qi) di dalam tubuh nya telah mencapai puncak.


" Seperti yang saya pikirkan sebelumnya, kecepatan keterampilan Surgawi untuk menyerap kekuatan spritual(qi) Surga dan Bumi jauh lebih cepat dari pada kecepatan metode kultivasi pada umumnya, "


" Kecepatan mendapatkan kembali kekuatan spritual(qi) dengan cepat. Ini luar biasa, karena kekuatan spritual(qi) habis, Pendekar tidak bisa mencapai puncak kecuali menghabiskan beberapa jam untuk pulih. Namun saya hanya perlu 10 menit... " Mata Ling Qiu Bai berbinar-binar dengan ekspresi gembira.


" Keterampilan Penciptaan Surgawi dan Bumi yang saya kembangkan, membuat kecepatan mengisi kembali kekuatan spritual tidak terbayangkan,"


" Yang lain hanya bisa menyelesai Siklus dua hari sekali dalam sehari di dalam Ruang Kultivasi Tingkat Bumi, sedangkan saya bisa menyelesaikan dua puluh kali sehari di dalam Ruang Kultivasi Tingkat Surga."


" Ini berarti bahwa Kultivasi saya setidaknya Sepuluh kali kecepatan Pedekar di level yang sama, " Kata Ling Qiu Bai


Kecepatan metode kultivasi Penciptaan Surgawi dan Bumi sangat cepat. Selain itu, dengan bantuan Ruang Kultivasi Tingkat Surga, kecepatan Kultivasi nya akan sangat cepat sehingga ia bisa memasuki Kultivasi Surga Kedua dari jalan Ilahi dalam satu atau dua hari.


" Saya butuh empat tahun lebih lama dari yang lain untuk menjadi seorang Pendekar sejati, jadi saya harus bekerja lebih keras dari pada orang biasa sehingga saya tidak akan tertinggal dalam Kultivasi, " Sebuah cahaya tekad keluar dari sorot matanya.


Sejak saat itu, ia sepenuhnya tenggelam dalam kultivasi di ruang kultivasi Tingkat Surga. Dan berhenti saat sore hari telah tiba. Kembali Ke kediamannya untuk beristrahat.


...... ..


Sepuluh hari berlalu dalam sekejap mata.


Di depan Gerbang Paviliun Pedang.


DOORR!


Dengan suara tabrakan yang keras, murid dari Paviliun Pedang tanpa henti terlempar ke udara, dan masih banyak murid yang tergelatak di tanah dengan keadaan terluka.


" Hahahaa, murid dari Paviliun Pedang tenyata sangat lemah."

__ADS_1


Tawa itu berasal dari pemuda berjubah Merah. Jelas ia bukan dari salah satu murid Paviliun Pedang, namun ia berdiri dengan dominan di depan gerbang Paviliun Pedang.


Mendengar kata-katanya, banyak murid di sekitar yang kesal tapi tidak bisa berbuat apa-apa.


" Seharusnya tidak ada yang sehebat saya, saya telah mencapai ranah kultivasi di Langkah ke Enam lebih awal! " Kata salah satu murid yang kalah berdiri dan berbicara dengan marah.


" Itu fakta bahwa kamu telah dikalahkan, kamu masih tidak mau menerimanya? Apa murid dari Paviliun Pedang sama sepertimu?" Pemuda itu benar-benar mengabaikan esensi membunuh di sekitarnya dengan mencibir.


" Apa? " dia mengalihkan pandangannya, melihat Ling Qiu Bai berjalan pelan memasuki Gerbang Paviliun Pedang dan kemudian memberinya senyuman jahat.


Seperti biasa, Ling Qiu Bai datang untuk ber kultivasi di dalam Paviliun Pedang. Namun, saat dia tiba di pintu Paviliun Pedang ada keributan dimana-mana.


" Apakah Kamu Tuan Muda, Ling Qiu Bai? " Sebuah Suara mengejek datang tiba-tiba.


Ling Qiu Bai behenti dan melihat pemuda berjubah Merah dengan mata sedikit tertutup.


Dia memiliki sedikit kesan tentang pemuda itu. Dia tahu, dia Ling An, murid dari Aula Beladiri Merah.


Dia juga mengetahui bahwa Ling An menyukai Ling Meng'er dan mencoba menyenangkannya sepanjang waktu.


Ling An tidak pernah mempunyai kesempatan untung betarung melawan Ling Qiu Bai karena masih dalam pengawasan Ling Jian Lan Dan Ling Meng'er.


" Dengan Pedang di tangan, tidak ada yang cocok denganmu. Sebutan mu bagus, tapi kamu tidak pantas dengan sebutan itu," Ling An mencibir Ling Qiu Bai dengan menghina, "


" Selain itu, kamu bahkan ingin mendapatkan cinta Meng'er. Ini seperti katak yang mencoba makan daging angsa."


"Haha... kamu harus melihat diri sendiri, mengapa Meng'er harus mencintai sampah yang bahkan tidak bisa memadatkan kekuatan Spritual(qi)."


Ling Qiu Bai melirik Ling An. Alih-alih marah, namun ia tertawa sinis.


" Kamu Benar Ling An, orang seperti saya sangat tidak pantas menerima Ling Meng'er, dan kalau kamu menginginkan nya? Ambil saja Ling Meng'er untuk mu, saya tidak Menginginkannya! "

__ADS_1


" Berikan Ke padaku? " Ling An awalnya bingung, dan kemudian menjadi marah, " sialan, kamu pikir saya perlu sampah seperti kamu untuk memberikannya Padaku? "


Ling Qiu Bai tertawa mengejek, tanpa sepatah katapun dia berjalan kearah pintu masuk Paviliun Pedang.


" Sampah, berhenti di sana, " Ling An, meraung.


Ling Qiu Bai mengabaikannya dan terus melangkah.


" Bajingan, beraninya kamu mengabaikanku? " Ling An Marah, Dia menggerakan tubuhnya dan melayangkan telapak tangannya menyerang punggung Ling Qiu Bai.


Merasakan angin di belakang punggungnya, Ling Qiu Bai tiba-tiba berbalik dengan mata dingin.


Tangan kanannya meninju dengan kuat dan penuh semangat saat kekuatan spritual(qi) lansung meledak darinya.


" Minggir! "


Saat Ling Qiu Bai meraung, suara itu terdengar bersamaan dengan kekuatan lengannya, tinju Ling Qiu Bai menabrak telapak tangan Ling An.


BOOOMMM~~!


Ling Qiu Bai terhuyung mundur dua langkah, sementara Ling An juga mengambil langkah mundur.


Meskipun ia mundur hanya satu langkah kebelakang, Ling An benar-benar terkejut.


" Bagaimana bisa?" Ling An melototi Ling Qiu Bai.


Dia tidak berani memukul terlalu keras, jadi telapak tangannya tidak mengandung terlalu banyak (Qi). Namun ia yakin, orang di bawah tingkatannya tidak akan mampu menanggungnya dengan mudah, sementara Ling Qiu Bai malah memaksanya mundur.


" Langkah Ketiga! Bagaimana bisa terjadi." Kata Ling An dengan terkejut.


-Terima kasihπŸ‘

__ADS_1


Gasskeun geng Like, Vote ( LPPL) dan selalu Ikutin update terbarunya. Jangan Lupa Saran dan komennya GengπŸ‘πŸŒ·


πŸ˜‰πŸŒ·πŸ‘


__ADS_2