LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
7. Tantangan Pertarungan


__ADS_3

Kebaikan hati yang telah di hianati, bagaikan hati yang tertusuk ribuan pedang, jiwa tidak lagi mengontrol pikiran dan Langit tak tanpak bermesraan dengan Awan.


Ling Qiu Bai Meraung seolah-olah seperti orang gila yang Telah kehilangan kesadaran Pikiran dan jiwanya.


Ling Jian Lan dan Ling Meng'er berdiri di dekat nya dan dengan tenang tanpa belas kasihan di mata mereka.


Apa yang mereka katakan adalah kebenaran yang mutlak.


Di dunia ini, orang bertahan hidup dengan hukum rimba.


Ling Qiu Bai tertawa sedih. Tetapi sementara itu, otaknya tampak telah dihantam oleh ribuan petir secara bersamaan. wajahnya kusut dan tatapan matanya rumit, awalnya tidak percaya, lalu kaget, dan akhirnya marah dan hampir gila.


Beberapa detik kemudian, Ling Qiu Bai tiba-tiba berhenti tertawa. Ketika dia mendongak lagi, matanya kembali tenang.


Ling Jian Lan dan Ling Meng'er memperhatikan peruhannya yang tiba-tiba, mereka kaget dan heran.


Namun, mereka tidak melihat perubahan radikal yang dialami Ling Qiu Bai didalam hatinya dalam waktu yang singkat.


Setelah menarik napas panjang, Ling Qiu Bai kembali menatap Ling Meng'er. Ekspresi nya sangat dingin dan sama sekali tidak ada kelembutan. Ling Meng'er tidak bisa menahan prasaan merinding di bawah tatapan mata Ling Qiu Bai yang intens.

__ADS_1


Mata ini, berapa dinginnya mereka! Seperti ular berbisa mengincar mangsanya.


" Ling Meng'er, kamu benar. Hanya yang lemah berharap belas kasihan. Para Pendekar membuktikan dengan kekuatan, Jadi... " Ling Qiu Bai berkata dengan suara dingin, sambil menarik Pedang Suci dari punggungnya. Mengangkatnya.


SHUaaaa! sura irisan.


Pedang Suci telah menggores telapak tangan Ling Qiu Bai, darah berlumuran. Rasa sakit yang membakar menembus pori-pori kulit telapak tangannya saat dia mengepalkan tinjunya yang berdarah. Rasa nyeri, dia menatap Ling Meng'er dan berkata,


" Dalam Dua Bulan, selama Turnamen Tahunan Klan, hari ketika kamu di resmikan menjadi master Paviliun Pedang di depan Umum, saya akan menantangmu! "


" Saya berjanji akan membuat kalian semua tahu bahwa Paviliun Pedang... selamanya milik Paviliun Pedang. itu adalah milik Ayah saya. tidak ada satu pun orang lain memiliki niat di mencurinya! "


Darah di tangannya mengalir sepanjang lengannya perlahan dan menetes ke Tanah. Kata-kata terdengan Nyaring dan tegas.


" Adapun Pedang Suci ini? Hah... " melihat pedang di tangannya, Ling Qiu Bai mencibir dan berkata.


"Kamu disini!, datang menginginkannya? "


Ling Qiu Bai melemparkan Pedang Suci yang ada di tangannya kearah Ling Meng'er, Lalu berbalik dan lansung beranjak Pergi. Pada saat telah berada di depan pintu keluar halaman latihan. Ling Qiu Bai berhenti dan berkata dengan dingin,

__ADS_1


" Saya akan menantangmu dalam dua bulan! "


Dengan ekspresi sedikit angkuh dan melihat kepergian Ling Qiu Bai keadaan kembali sunyi, Ling Meng'er merasa bahwa Pedang Suci di tangannya sangat berat...


" Hah! Sampah yang bahkan tidak bisa memadatkan kekuatan Spritualnya(qi) ingin menantang Meng'er dalam dua bulan. Dia pasti bercanda."


" Akan lebih baik baginya untuk fokus menjadikan dirinya Pendekar sejati dalam waktu dua bulan, konyol. "Ling Jian Lan tertawa meremehkan.


Mendengar perkataan Ayahnya, Ling Meng'er mengendurkan alisnya yang berkerut. Dan berkata dalam hatinya,


" Benar! Dia masih sampah yang tidak bisa ber-kultivasi. Beraninya dia menantangku dalam waktu dua bulan dari sekarang? "


"Ini adalah lelucon mutlak! " sambil tersenyum dengan meremehkan


_Spirit Hidup


(Sebuah Permata tidak akan dapat di poles tanpa gesekan, demikian juga seseorang tidak akan menjadi sukses tanpa tantangan).


Semoga Terhibur 😊🌷😊

__ADS_1


__ADS_2