
Di luar halaman Paviliun, Ling Qiubai dan Fang Yuan saling menatap, di sekitar mereka berdua, ada banyak orang-orang yang menyaksikan mereka dengan senang hati.
Dengan pancaran esensi yang membumbung tinggi dari kekuatan yang di keluarkan oleh Fang Yuan, dengan tombak hitam ditangannya, siap melancarkan serangan.
Ling Qiubai dengan posisi menunggu serangan Fang Yuan, dengan melepaskan ikatan sabuk pedang yang bergantung di pinggangnya.
"Idiot, Berhati-hatilah," Fang Yuan segera bergerak dengan sangat cepat menyerang, dengan tompak hitam.
"Terlalu lambat!" Ucap Ling Qiubai tidak menganggap saat melihat gerakan serangan Fang Yuan kearahnya.
Meskipun basis kultivasi Fang Yuan berada di Alam Inti emas awal, di mata Ling Qiubai dengan kultivasi nya di atas rata-rata alam inti emas yang sama dengannya, sama sekali tidak layak untuknya.
"Ini kesempatanku meggunakan dia, agar tetap menghilangkan jejak." Kata Ling Qiubai dengan sangat pelan, sambil tersenyum tipis.
Setelah serangan tombak kearahnya, dia dengan santai mengayunkan sarung pendang dengan berpura-pura serius, dan memblokirnya.
TRANGG~~!
"Bagaimana mungkin? dengan mudahnya memblokir seranganku, tanpa menggunakan bilah pedangnya." kata fang yuan dengan terkejut.
WHOOOSSS~~!
Namun dia segera bergerak kembali dan serangannya meningkat.
Ketika merasakan serangan Fang yuan meningkat, segera buru-buru memblokirnya dengan menurunkan kekuatannya.
BOOOMMM~~~!
Sesaat kemudian, dia terpukul mundur kebelakang dengan berlutut membungkuk, terlihat sudut mulutnya ada jejak darah.
"Ahgg~! "
"Uhgg~! "
Melihat lawanya terpuruk dengan berlutut di tanah, Fang yuan tiba-tiba berkata;" Kamu benar-benar sampah, dan hanya dua serangan dariku, kamu kalah seperti Idot. Apakah kamu tidak malu, dengan kekuatan seperti ini, mau menjadi pengawas, benar konyol."
Setelah dia berkata, sambil tersenyum pada Ju peng, dan segera kembali ke sisi Zhuge Hao.
"Zhuge, muridmu benar-benar sangat hebat!"
"Teknik ilmu tombaknya cukup baik, dan kekuatan kultivasi nya tidak terlalu buruk di usia muda."
"Dimana kamu menemukan murid yang begitu berbakat seperti itu? "
Beberapa pengawal istana naga emas yang sempat melihat pertarungan, berkata pada Zhuge Hao dengan tersenyum.
"Haha, saudara Kong ternyata kamu juga berada di sini."
"Saya akan memberitahu pada kalian, muridku adalah anak yang saya selamatkan saat melakukan misi pengawalan lima tahun lalu." Ucapnya sambil melirik semua orang, dan melanjutkan ucapannya;
__ADS_1
" Bakatnya sangat bagus, jadi saya ingin merekomendasikan nya pada Istana Naga Emas di masa depan. Dan untuk saat ini untuk melatih bakatnya, saya membawa muridku untuk menjadi pengawal paviliun qilin suci." Zhuge Hao berkata dengan ekspresi kebanggaan pada muridnya.
Setelah mendengarkan ucapan Zhuge Hao, semua orang kembali menatap Fang Yuan dengan ekspresi hormat di mata mereka semua. Tetapi ada seseorang yang tidak senang saat mendengar ucapan Zhuge Hao.
Ketika semua orang fokus memperhatikan Fang Yuan, Ling Qiubai secara diam-diam telah menghidar dari kerumanan orang-orang dan mengikuti Ju peng ke salah satu kedai arah di sisi jalan.
"Istana Naga Emas? "
" Kamu bermaksud mengrimnya ke istana naga emas, tapi kamu hanya bermimpi. Jika ada yang menerimanya."
"Haha, Zhuge. Apakah muridmu begitu berbakat? di mataku dia hanya beruntung... " ucap seseorang yang tidak senang dan menjeda ucapannya, dan kembali berkata;" Apakah menurutmu menjadi seorang pengawal istana naga emas, sekonyol ucapanmu, haha."
Orang yang menanggapi ucapan Zhuge Hao adalah seorang wanita baru baya di antara pengawal istana naga emas.
"Yin Shi! " Ucap Zhuge Hao dengan ekspresi rumit saat menatapnya.
"Yin Shi, lama tidak bertemu, saya juga tidak benar-benar menyangka. Bahwa hari ini saya akan bertemu dengan dua orang kenalan lama," Kata Zhuge sambil tersenyum kearahnya dan sekilas melirik Ju peng yang telah duduk dengan santai di kedai arak.
"Oh? apakah ada kenalan lama lainnya disini?, " ucap Yin Shi dan sambil melirik di sekitarnya. dan tidak memperdulikan Zhuge Hao.
Setelah ia berucap dia melangkahkan kakinya ke arah kedai arak sisi jalan depan halaman paviliun.
" Pendekar Peng, ternyata kamu juga berada di kota Xinjiang. Apakah misi mu untuk pengawal Luo Xiomei telah selesai? " Kata Yin Shi pada Ju Peng dengan mengejutkannya.
"ehhh, Saudari Yin Shi! "
Empat bulan lalu dia menerima misi untuk pengawalan Luo Xiomei, dan telah dia selesaikan. Namun dia benar-benar sulit untuk menjelaskan.
"Sudahlah Pendekar Peng! Kita semua pernah mengalami hal hidup dan mati, dan yang benar-benar selamat hanyalah keberuntungan."
"Oh ya, kabar orang-orang dari menara keadilan menyerang Klan Ling di kota Ling dan memburu seseorang, semua pengawal istana naga telah mendengar nya, "
"Dan saya benar muak dengan tindakan menara keadilan selama ini, dalam empat bulan, Orang-orang mereka telah di sebarkan disemua tempat untuk memburu seorang dari klan Ling, yang lolos,"
" Pendekar Peng! Apakah kamu mengetahu atau mengenal orang yang menjadi buronan menara keadilan? " Ucap Yin Shi dengan cukup penasaran dengan misi yang di Terima Ju Peng empat bulan lalu.
"Yin Shi! hal itu juga menjadi pertanyaan ku sampai sekarang. Saya benar-benar tidak mengetahui orang seperti apa yang menjadi target pembunuhan orang-orang dari menara keadilan,"
" Saat itu saya hanya di perintahkan oleh Luo Xiomei untuk menunggunya di hutan pinus, setelah saya menunggunya dua hari, saya baru mendengar dia telah di tangkap oleh orang-orang dari menara keadilan, setengah hari penyerangan."
"Setelah itu saya menjemput, keponakan ku untuk memberinya pelatihan sebagai pengawal di paviliun qilin suci." Ucapnya dengan begitu lancar tanpa tersendak.
Dia tahu bahwa, kabar lolosnya Ling Qiubai dari target pembunuhan dan meningkatnya agresifitas dari orang-orang menara keadilan untuk mencarinya. Telah dia dengar dari informan istana naga Kota Tiannan.
Dari itu, walupun dia tahu tentang keberadaan Ling Qiubai, dia tidak akan membocorkan nya, walaupun itu orang-orang yang dia kenal di istana naga emas.
"Hmm, baiklah! pendekar Peng." kata Yin Shi sambil mengangguk, dan melirik Ling Qiubai yang duduk di antara mereka.
"Siapa namamu anak muda? saya melihat dirimu saat mertarung dengan murid Zhuge Hao, kamu dengan sengaja mengalah," Ucap Yin Shi pada Ling Qiubai.
__ADS_1
Ling Qiubai tiba-tiba menatapnya dan berkata; Saya Zhanshi Jianling! Bibi bisa memanggilku Jianling. soal tadi, saya benar-benar lemah dan telah berada di ambang batas kekuatanku," Ucapnya dengan sedikit menunduk.
" Zhanshi Jianling? nama mu cukup menarik, tidak masalah jika kamu di kalahkan untuk saat ini. Tapi saya percaya, dengan adanya pendekar Peng, di masa depan kamu akan seperti namamu, Zhanshi Jianling!" Ucap Yin Shi sambil tersenyum hangat padanya
Yin Shi melihat sikap Ling Qiubai yang sopan dan polos, dia cukup puas. Dan kembali melirik Ju Peng.
"Pendekar Peng! keponakanmu cukup menarik," ucapnya sambil mengangguk puas.
"Haha, Yin Shi baru kali ini kamu memuji sesorang dengan ekspresi puas, " Ucap Ju Peng sambil tersenyum padanya.
"Menurutmu selama ini saya orang seperti apa, hah? kamu jangan ikut-ikutan bajingan seperti si tua Zhuge, " Ucapnya dengan sedikit membentak.
"Ini," Ju Peng bergumam dan ekspresi wajah terlihat asam.
"puff! " Ling Qiubai tersedat saat mendengar ucapan Yin Shi.
Dia tahu selama empat bulan melewati bahaya bersama Ju Peng, dia tidak pernah melihat ekspresi wajahnya lebih buruk dari bahaya yang mereka lalui.
" Bocah nakal!" Bentak Ju Peng dengan sedikit mengetuk kepala Ling Qiubai.
Melihat hal itu, Yin Shi tidak bisa menyembunyikan senyumnya dan berkata;" Pendekar Peng, ada hal serius yang harus saya selesaikan, jadi saya harus meninggalkan kalian berdua disini, " Kata Yin Shi dan berdiri tempat duduknya dan kembali melirik Ling Qiubai;" Jika di lain waktu saya akan memperkenalkan mu dengan koponakanku, sepertinya kamu seusia dengan mu."
Setelah itu, Ju Peng yang memperhatikan kepergian Yin Shi sambil menikmati arak dan kembali melirik Ling Qiubai.
" Ini! minumlah," Kata Ju Peng dengan melemparkan satu kendi arak ke pada Ling Qiubai.
Ling Qiubai menangkap kendi arak dan minum tanpa ragu. Sejak bersama Ju Peng di lembah gelap, Ling Qiubai di ajari meminun arak dan seperti saat ini dia lakukan.
"Kakak Peng, Arak ini sungguh menyegarkan." Ucapnya dengan ekspresi memuji.
"Bocah sepertinya kamu telah memiliki penilainnya yang sangat baik tentang arak! " Ucap Ju peng dengan sedikit melototinya.
"Apa alasanmu kalah dengan sengaja? Kamu bisa mengalahkan Fang Yuan, tapi kamu.. " Kata Ju Peng dengan ekspresi tidak senang dengan apa yang di lakukan oleh Ling Qiubai.
Meskipun orang lain tidak mengetahui kekuatan tempur Ling Qiubai sebenarnya, dia berbeda. Dia berpendapat sama dengan Yin Shi, Ling Qiubai sengaja mengalah. Apalagi selama empat bulan ini, banyak hal yang membuatnya terkejut akan kekuatan Ling Qiubai.
"Lagi pula, ini adalah kota provinsi Xinjiang, tidak memungkinkan mata-mata menara keadilan tidak akan mengenal teknik pedangku,"
"Jika menurut informasi, orang-orang menara keadilan ada di sekitar kita. Dan untuk saat ini, saya tidak ingin terlihat dalam maslah yang tidak perlu,"
"Dengan saya! mengalah dengan sengaja, semua orang akan memfokuskan perhatian pada Fang Yuan, haha." Ucapnya dengan tertawa pelan pada Ju Peng dan terus minum.
"Haha, jika orang picik itu mendengar ucapanmu, dia akan muntah darah, karena marah. " Ucap Ju Peng dengan ekspresi bahagia.
Pengalaman dihianati dan menjadi target pembunuhan, telah membuat Ling Qiubai benar-benar dewasa dan bijaksana dalam memutuskan, kapan dia harus mengalah? dan kapan dia harus benar-benar menggunakan pedangnya.
Bersambung...
...Terima Kasih 🙏🌹🙏...
__ADS_1