LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
68. Pertarungan Taruhan.


__ADS_3

Arena bela diri paviliun pingYin!


Melihat seseorang telah menatangnya secara tiba-tiba, Ling Qiubai merasa bahagia.


Sedangkan murid-murid lain, sangat marah pada Peng Lai!


"Sial. Peng Lai sampai disana lebih dulu."


"Peng Lai sangat cepat melihat kesempatan."


"Saya berharap anak baru itu tidak menerima tantangannya."


"Peng Lai." Wang Han mengerutkan kening sambil berteriak; "Sudah sejak setahun kamu melewati lapisan keempat ujian Domain Pedang. Saat ini kekuatanmu telah banyak meningkat."


" Apakah dirimu tidak tahu malu, berbicara pertarungan yang adil dengan saudaraku? "


"Adik ketiga, jangan melawannya." Wang Han berkata sambil melirik nya.


"Apakah kamu takut? Apakah kamu tidak punya nyali? Pulanglah kekampung halaman mu, di sini bukan tempat seorang pecundang." Peng Lai menyindir nya.


"Peng Lai, ya? " Dia menatapnya sambil senyum tipis; " Kamu tidak perlu memprovokasi ku."


"Sejak awal kedatangan ku disini, untuk menguras poin yang kalian miliki. Berapa banyak taruhan yang kamu inginkan? "


"Haha, luar biasa." Peng Lai merasa sangat senang tantangannya di terima.


"Aku akan bertaruh 1.500 poin. Apa kamu sepakat, anak baru? "


"Bajingan kamu Peng Lai, kamu sangat tidak tahu malu meminta taruhan sebesar itu." Kata Wang Han dengan sangat marah terhadap Peng Lai.


"Baiklah, 1.500 poin." Kata Ling Qiubai sambil meliriknya.


"Tapi adik? "


Wang Han mencoba menasehatinya, namun Ling Qiubai menatapnya sambil mengangguk lalu tersenyum.


Peng Lai memiliki kepercayaan diri memenangkan taruhan duel, karena sejak dia bergabung sabagai murid tahun lalu, sumber daya kultivasi yang ia dapatkan tidak sedikit dan kekuatannya telah banyak meningkat.


"Haha, tunggu apa lagi segera naik ke atas arena." Peng Lai berkata dengan tidak sabar.


Dengan satu langkah, Ling Qiubai telah muncul di tengah arena.


Melihat lawannya telah berada di arena, Peng Lai dengan cepat menarik pedang dipunggung nya dan melesat kearah Ling Qiubai.


WHOOOSSS~!


"Dia sangat cepat." kata Ling Qiubai dalam hati.


Rumusan Umum-Pedang Tanpa Bentuk-Manuver Pedang!


TRANG~! TRANG~! TRANG~! TRANG


Banyaknya suara benturan kedua pedang terdengar! Dengan langkah kecepatan masing-masing saling mendominasi.


"Teknik pedangnya sangat cepat! "


"Teknik pedang apa yang di gunakan murid baru itu? "


"Sangat luar biasa! "


Murid-murid yang menyaksikan penampilannya mampu mengimbagi kekuatan peng Lai sangat terkesima.


"Cihhh! Teknik pedang yang bagus, terus kenapa? "Peng Lai meraung.


Teknik Pedang Matahari-Amukan Api!


NGUNGGG~~!

__ADS_1


Tiba-tiba kondensasi kekuatan Peng Lai meningkat, pedang di tanganya melesat dengan bayangan api berkedip-kedip kearah Ling Qiubai.


" Konyol! " Ling Qiubai mencibir nya sambil menyiapkan serangan berikutnya.


Teknik Pedang Garavitasi-Badai Pedang Tanpa Bentuk!


WHOOOSSS~~~!


Saat bayangan pedang peng Lai berjarak satu meter, tiba-tiba Ling Qiubai bergerak kearah serangan pedang dan memutar pergelengan tangannya dan seketika mengunci pergerakan serangan peng Lai.


"Haa? Gawat!" Peng Lai tanpak pucat.


SRAAKKK~~~!


Esensi bayangan badai pedang tanpa bentuk mengincar, mecabik-cabik lengan baju Peng Lai


"Lihat! Teknik pedangnya berubah!" Semua orang terkejut.


"Sangat lemah! " Bisik Ling Qiubai ke telinga Peng Lai.


"Ahgg!"


BHOMMM~~~!


Lalu mematahkan lengan kanannya dan melemparnya keluar arena.


"Kalah! "


"Apakah... peng Lai kalah? "


Semua murid-murid di aula bela diri masing-masing bertanya di hati mereka dengan keadaan terkejut, hingga terlempar nya peng Lai membuat situasi sunyi seketika.


Wang Han terlihat sangat kagum dengan penampilan Ling Qiubai.


Tidak ada yang bisa menduga bahwa seorang murid baru bisa mengalahkan Peng Lai dengan sangat cepat.


"Wajar kalau aku mengalahkannya, aku bahkan tidak melakukannya dengan serius."kata Ling Qiubai dalam hati.


Jika dia melakukan serangan dengan serius, hanya membutuhkan satu serangan, Peng Lai telah menjadi potongan daging.


Ekspresi Peng Lai terlihat sangat suram. Lengannya telah di patahkan, dan kalah dihadapan semua orang dengan sangat memalukan.


Dia segera mentransfer 1.500 poin pada token Ling Qiubai dengan meninggalkan arena dengan tertunduk.


Sesaat kemudian, Ling Qiubai menatap semua murid-murid di aula bela diri.


"Apakah masih ada yang menantang ku? " Dia berteriak dengan sangat keras.


"Aku." Seorang wanita melangkah maju.


Meskipun Ling Qiubai telah mengalahkan Peng Lai, tapi tidak membuat semangat murid-murid jenius yang melewati lapisan keempat Domain pedang surut.


"Taruhan masih sama 1.500 poin." Kata Ling Qiubai.


"Sepakat." Wanita itu berkata tanpa ragu.


Setelah beberapa saat wanita itu segera mengerahkan kekuatannya, bergerak berubah-ubah dan melesatkan Pisau-pisau belati kearah Ling Qiubai dengan kecepatan ekstrim.


WHOOOSSS~~~!


Esensi Aurora-Langkah Pembunuh Belati!


TRANGGG~~~!


"Haha, ayolah."


Ling Qiubai tertawa sambil begerak sangat cepat menangkis satu persatu serangan pisau belati.

__ADS_1


Dengan kecepatan satu kali tarikan nafas menggunakan Esensi Aurora dan langkah pembunuh belati, berhasil menekan wanita itu dengan sangat cepat.


Pertarungan itu tidak berlansung lama, setelah ujung pedang Ling Qiubai telah berada satu senti pada kulit tenggorokannya.


Pertarungan ini menyebabkan semua orang menghela nafas.


"Jika pemahamannya dalam menggunakan belati lebih tinggi, dia tidak akan mudah di tekan. Bahkan ada kesempatan ia menang."


"Murid baru itu sedikit lebih kuat dari wanita itu."


Ling Qiubai hanya sedikit lebih kuat dari wanita itu, menurut penilaian mereka.


Tapi tidak mereka ketahui, dari awal ia hanya mempermainkan semua murid agar terus memberikannya poin.


Oleh karena itu, penantang ketiga telah siap di arena.


Penantang ketiga sedikit lebih kuat dari wanita sebelumnya. Semua orang sangat mengharapkan Ling Qiubai di kalahkan, tapi hasilnya mengejutkan.


Di mata semua orang, seharusnya Ling Qiubai menang dengan sedikit ke beruntungan atau kemenangan tipis.


Ling Qiubai berada di atas arena pertarungan sampai penantang ketiga telah berlansung selema satu jam.


Ling Qiubai menang berturut-turut dengan kemenangan tipis dan tidak sedikit mendapatkan poin taruhan.


Ekspresi semua orang di aula bela diri terlihat sangat asam.


Mereka tidak bodoh. Tidak mungkin kebetulan memenangkan tiga kali pertarungan berturut-turut dengan perbedaan tipis.


"Murid baru ini sangat beruntung! "


"Jika bukan aku berada di lapisan ke 6 di ujian Domain pedang! Aku telah berada di arena melawannya."


"Apa mungkin Dugu Jian Ling ini! Menyembunyikan kekuatannya? "


"Mustahil. Bagaimanapun, dia hanya murid baru yang melewati ujian di lapisan keempat."


Mereka semua tahu, bahwa Ling Qiubai murid baru yang telah melewati ujian di lapisan keempat hari ini, mengapa dia tidak merasa kelelahan setelah bertarung tiga kali berturut-turut.


"Apakah masih ada lagi yang mau bertarung dengan ku? " Ling Qiubai berteriak dengan sangat keras.


Namun setelah ia berteriak, tiba-tiba seorang pemuda kekar keluar di antara kerumunan dengan sangat mendominasi, melangkah sambil menenteng pedang besar di punggungnya.


"Bai Suqing? "


"Itu...Bai Suqing?"


"Mengapa dia keluar! "


Semua orang di aula bela diri menatap Bai Suqing, melangkah ke tengah arena dengan ekspresi rumit.


"Bai Suqing, Kamu berada di lapisan kelima pada ujian Domain. Apa maksudmu menatang murid di lapisan keempat? Apakah kamu tidak tahu malu? " Kata Wang Han dengan sangat marah.


Semua orang tahu, walaupun Ling Qiubai telah menang berturut-turut tiga kali, namun masih dalam jenis pertarungan yang adil.


Tapi, berbeda dengan Bai Suqing yang berada di lapisan kelima pada ujian Domain pedang.


"Apa kamu Dugu Jian Ling?" Bai Suqing mejawab Wang Han dan berkata dengan acuh; "Seharusnya dia memiliki pemahaman melewati ujian lapisan kelima. Mengapa saya tidak bisa menantangnya? "


"Tentu saja bisa,"Kata Ling Qiubai dengan acuh;" Taruhannya masih sama, 1.500 poin."


"Sepakat," Bai Suqing mengangguk;"Ayo mulai!"


Esensi Air- Amukan Gelombang Pedang!


NGUNGGG~~~!


WHOOOSSS~~~!

__ADS_1


Bersambung.... 👍


__ADS_2