
Tiga bulan berlalu dengan cepat.
Dalam tiga bulan ini, semua murid baru mendapatkan bimbingan para guru dan sumberdaya pelatihan di Kuil Gunung Qincheng.
Sehingga mereka telah banyak menunjukan kemajuan bakat yang sangat signifikan dalam peningkatan prinsip ilmu pedang mereka semua, selama tiga bulan ini.
Sama seperti Ling Qiubai yang telah memahami dan membentuk jiwa pedangnya secara sempurna.
Namun pencapaianya dalam prinsip pedang tidak pernah menyurutkan tekadnya untuk terus tumbuh lebih kuat.
Saat ini, di Halaman Manor Murid Puncak PingYin.
Ribuan banyangan dari tebasan pedang yang sangat cepat seperti ribuan lidah petir bersatu menyambar, jatuh kearah batu cadas berdiameter 1000Kg.
ZDARRR~~~!
Sesaat kemudian, fluktuasi esensi pedang telah tersapu angin, terlihat batu tersebut telah menjadi tumpukan kepingan kerikir.
Ling Qiubai saat ini berdiri sambil mengamati hasil latihannya.
"Hmm? gerakan ini masih kurang sempurna."Ling Qiubai mengerutkan keningnya, meskipun telah cukup cepat, menurutnya belum puas dengan hasil yang saat ini ia capai.
" Aku telah memahami teknik sembilan esensi niat pedang gerakan kedelapan Domain Jiwa Pedang Tanpa Bentuk. Namun gerakan pedang kesembilan, Pedang Serat Jiwa masih salah."
Gerakan teknik pedang kedelapan dari sembilan esensi niat pedang adalah gerakan Domain Jiwa Pedang Tanpa Bentuk yang telah dia pahami sepenuhnya dalam satu bulan.
Tetapi gerakan pedang kesembilan dari teknik sembilan esensi niat pedang bernama gerakan Pedang Serat Jiwa. Menurutnya jauh lebih sulit dari gerakan kedelapan.
......................
Ilmu Pedang Sembilan Esensi Niat/Jiwa Pedang (Ling Qiubai).
1.Rumusan Umum
2.Gerakan Pembunuh Pedang
3.Gerakan Gelombang Badai Pedang
4.Gerakan Pedang Gravitasi Aurora
5.Gerakan Manuver Pedang
6.Gerakan Penguasa Pedang
7.Kehidupan kematian Pedang
8.Domain Jiwa Pedang Tanpa Bentuk
9.Gerakan Pedang Serat Jiwa
Kombinasi Gerakan Elemen Pedang
1.Tanpa Bentuk/Hampa
2.Kecepatan Cahaya
Ilmu Rahasia
1.Ilmu pelahap Jiwa
2.Ilmu penciptaan Surgawi dan Bumi
...........................
Tiga gerakan pedang pertama dari ilmu pedang sembilan esensi niat pedang cukup rumit.
Sedangkan tiga gerakan tengah dari sembilan esensi niat pedang sangat intens.
Tiga gerakan pedang terakhir sangat begitu ofisien dan korosif.
Semua gerakan teknik pedang Ling Qiubai, menggunakan kombinasi elemen pedang tanpa bentuk dan elemen kecepatan cahaya.
Teknik Pertama Esensi Niat Pedang. Rumusan Umum adalah gabungan semua Inti dari semua gerakan jurus sembilan esensi niat pedang yang telah ia sempurnakan!.
__ADS_1
Meskipun sembilan esensi niat pedang adalah gerakan atau teknik utama dalam prinsip pedang yang Ling Qiubai gunakan, namun semua inti serangan pedangnya didominasi elemen tanpa bentuk dan kecepatan.
Alasan mengapa, gerakan kesembilan dari ilmu pedang esensi niat pedang begitu sulit, kerena sifat pelahap ilmu rahasia sangat membebani kultivasi nya di Alam Inti Emas Tingkat Menengah.
"Seharusnya, sudah saatnya aku memfokuskan diri untuk meningkatkan kultivasi ku." Ling Qiubai masih berdiri di tempatnya sambil berfikir tentang kesalannya dalam melatih teknik gerakan pedang serat jiwa.
"Adik ketiga."
Wang Han terlihat buru-buru mendatanginya dengan di ikuti Gu Cheng Xuan dan Bing Yin.
Ling Qiubai berbalik melihat mereka dan berkata; "Ada apa? dengan datang terlihat begitu terburu-buru."
Wang Han mendekatinya dan menenangkan nafasnya yang kurang teratur, setelah itu dia berkata; " Saat ini Yang Chung sedang mencoba ujian domain pedang pagoda tingkat tiga belas."
"Oh? Ling Qiubai sedikit terkejut dan segera berkata dengan di barengi senyum tipisnya; " Di Lapisan mana yang telah ia lewati? "
"Keenam." Wang Han tanpak serius dan segera melanjutkan ucapannya;"Dia telah melewati lapisan keenam kurang dari satu jam, seharusnya tidak akan lama lagi dia akan melewati lapisan ketujuh."
"Tiga bulan yang lalu, Aku telah memprediksi akan terjadi seperti saat ini." Kata Gu Cheng Xuan.
Bing Yin mencoba menambahkan;" Jika dia berhasil melewati lapisan ketujuh, maka dia sangat kuat dan akan sulit di kalahkan oleh murid yang hanya melewati lapisan keenam."
Ling Qiubai hanya mendengarkan pendapat mereka dengan sedikit mengangguk tanpa menanggapi.
Memang jika berdasarkan bulan lalu, bukan masalah besar baginya untuk melewati lapisan keenam karena bukan lagi menjadi rahasia dirinya sendiri.
Apa itu masih sama pada saat ini?
"Pemahaman Yang Chung dalam memahami esensi pedang adalah yang terbaik di dalam daftar peringkat murid yang melewati lapisan keenam." Kata Gu Cheng Xuan.
"Adik Ketiga, apa rencanamu selanjutnya? " Wang Han bertanya dengan serius.
"Yang bisa aku lakukan adalah menghadapi kenyataan dengan situasi aktual." Ling Qiubai berkata sambil tersenyum.
"Adik, kamu sangat bijaksana." Kata Gu Cheng Xuan sambil mengangguk.
Ling Qiubai hanya tersenyum santai dan tidak merasa cemas seperti kekhawatiran mereka terhadapnya.
Yang Chung telah melewati ujian lapisan keenam dan saat ini dia sekarang berjuang untuk melewati ujian lapisan ketujuh. Lalu apa?
"Apa aku harus terkejut? "
"Haha."
Mengapa Ling Qiubai berfikir seperti itu, karena telah tiga bulan. Dia sama sekali belum mencoba Ujian Domain Pedang Pagoda Tingkat Tiga Belas, seharusnya yang harus khawatir sekarang adalah Yang Chung.
"Hmm! Saudara sekalian, sementara waktu lanjutkan percakapan kalian, sementara aku harus pergi berlatih ke Goa Tanah Rahasia Yonghe sekali lagi." Kata Ling Qiubai sambil berbalik melangkah pergi dari hadapan mereka bertiga.
Wang Han, Gu Cheng Xuan dan Bing Yin menatap punggung Ling Qiubai dari jauh, terlihat ekspresi mereka sangat mengkhawatirkan nya.
"Adik ketiga pasti sangat cemas. Itu sebabnya dia pergi ke Goa Tanah Rahasia untuk berlatih. Aku sangat mengkhawatirkan nya karena melihat ketidak tidak percaya dirinya untuk bertarung melawan Yang Chung." Wang Han berkata dengan khawatir.
"Adik kedua. Semoga Yang Chung tidak bertaruh terlalu banyak poin melawan adik ketiga. Jika tidak, giliran mu untuk merebut kembali poin milik adik ketiga di tangan Yang Chung." Wang Han berkata sambil menatap Gu Cheng Xuan dengan serius.
"Kakak Wang, itu pasti. Tapi Yang Chung akan mau bertarung dengan ku? " Kata Gu Cheng Xuan dengan suara yang dingin.
"Itu...! " Wang Han terlihat dengan ekspresinya yang begitu rumit.
..........................
Satu hari berikutnya di bulan ketiga.
Meskipun masih begitu pagi, semua murid-murid puncak Ping Yin telah memadati Paviliun Bela Diri.
Kabar mengenai lanjutan pertarungan taruhan dalam tiga bulan antara Ling Qiubai dan Yang Chung telah jatuh tempo, telah menjadi perhatian khusus para murid semala tiga bulan ini.
Alasan itulah, mengapa Paviliun Bela Diri saat ini sangat padat seperti menton acara turnamen final antara kedua jenius dalam menentukan siapa yang terkuat.
"Apakah kalian telah mendengarnya? Yang Chung telah berhasil melewati ujian lapisan keenam, di hari kemarin."
"Ya. Walaupun gagal melewati lapisan ke tujuh, namun hasil ujiannya di lapisan ketujuh begitu lama Yang Chung bertahan."
"Hasilnya telah jelas dalam pertarungan taruhan hari ini."
__ADS_1
"Tentu saja."
"Lihat, itu Yang Chung telah muncul."
Yang Chung muncul dengan menggunakan setelan pakaian jubah yang terlihat mewah dan elegan, dan ada juga dua orang murid yang mengikutinya dari belakang.
Kedua murid yang berada di belakang Yang Chung adalah murid yang telah melewati ujian lapisan keeman dalam daftar murid jenius puncak pingyin.
"Kalian berdua, jangan lupa apa yang telah aku katakan." Yang Chung berkata dengan dua murid yang mengikutinya dengan suara berbisik.
"Jangan khawatir." Salah satu dari mereka mengangguk paham.
"Empat Ribu poin! itu bukan jumlah yang sedikit. Jika aku tidak mengetahui kemampuanmu, apa aku mau meminjamkannya?!. Sambung yang salah satu di antara mereka sambil tersenyum.
"Kalian berdua jangan khawatir, setelah pertarungan ku berakhir. Aku akan mengembalikan nya dengan bonus seribu poin untuk kalian masing-masing." Kata Yang Chung dengan begitu percaya dirinya sambil tersenyum memuaskan.
Setelah beberapa saat Yang Chung telah muncul di Paviliun Bela Diri.
Ling Qiubai muncul bersama dengan Wang Han, Gu Cheng Xuan dan Bing Yin.
"Kalian semua coba lihat, itu murid baru Dugu Jian Ling."
"Ya... sepertinya dia terlihat percaya diri."
"Sudah seharusnya murid jenius sepertinya yang memenuhi syarat menjadi murid kuil Gunung Qincheng harus percaya diri? Apa lagi dalam waktu tiga bulan ini, pasti dia telah meningkat secara signifikan."
"Ya. Walaupun dia adalah murid baru. Semoga dia tidak kalah terlalu buruk."
Percakapan semua murid sangat jelas di dengar baik oleh Yang Chung maupun Ling Qiubai.
"Dugu Jian Ling, aku tidak menyangka kamu benar-benar muncul disini!." Yang Chung berkata sambil tertawa dan menatap Ling Qiubai.
"Yang Chung. Jangan berbicara omong kosong disini, berapa poin yang ingin kamu pertaruhkan? " Tanya Ling Qiubai dengan suara dingin.
"Jangan khawatir, aku tahu kamu memiliki lebih dari sepuluh ribu poin dari hasil pertarunganmu sebelumnya." Yang Chung berkata sambil berfikir menghitung jarinya dan setelah itu dia berkata;" Saya bertaruh tiga belas ribu poin."
"Bukankah itu sangat banyak? "
"Yang Chung benar-benar sangat ingin menindas murid baru itu! "
"Dia benar-benar sangat serakah."
Semua orang tercengang dan percakapan mereka penuh kritikan terhadap Yang Chung.
"Aku hanya mengatakan sesuai apa yang sebelumnya telah kamu katakan; berapapun taruhan yang aku mau, kamu akan menerimanya, bukan? "
Mendengar semua percakapan sarkastis dari semua orang, Yang Chung segera melakukan tanggapan pembelaan.
"Tiga belas ribu? Sepakat." Ling Qiubai mengangguk lansung.
"Haha, Sepakat." Yang Chung tertawa sambil mengangguk dengan cepat.
"Wah? Murid baru itu setuju."
Melihat semua orang sangat khawatir terhadapnya, dia berpaling menatap ketiga saudaranya.
"Kakak wang, kakak kedua dan adik kecil. Jangan khawatir, setelah ini aku akan mentraktir kalian menikmati anggur salju bersama." Kata Ling Qiubai dengan mengangguk serius kepada mereka dan beralih menatap Yang Chung.
"Yang Chung, apakah melewati ujian lapisan keenam dan hampir melewati ujian lapisan ketujuh telah membuatku gentar terhadapmu?"
"Ingat! Jika ini benar-benar pertarungan hidup dan mati, kamu benar-benar tidak cocok menjadi lawanku sampai saat ini."
"Aku akan memperlihatkan kepada mu apa itu prinsip pedang sesungguhnya. Ayo cabut pedangmu." Teriak provokatif Ling Qiubai.
"Bajingan...! "
WHOOSSS~~~!
Bayangan Pedang yang terlihat sangat mematikan membawa aura yang begitu dingin, seakan kesunyian abadi telah bergerak kearah Ling Qiubai.
DZZZZZZZZZZ~~~!
Bersambung.... 👆👍
__ADS_1
Quotes Eps71/
"Jika untuk bermimpi saja kamu takut, maka kamu adalah orang yang tidak tahu arah masa depanmu."