LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
67. Sembilan Esensi Dari Jiwa Pedang.


__ADS_3

Gu Cheng Xuan mengangguk dan lansung melangkah kedepan pintu Goa.


Seorang murid-murid senior yang sebelumnya melangkah maju, setelah mengetahui Gu Cheng Xuan adalah murid baru segera mereka membiarkannya memasuki Tanah Rahasia Yonghe.


Syarat untuk memasuki Tanah Rahasia Yonghe selain mengunakan poin, gratis dua kali. Jika mengguna kan identitas khusus sebagai murid baru.


Dua jam telah berlalu dengan cepat!


Terlihat Gu Cheng Xuan melangkah keluar dengan tatapan kosong.


"Ada apa dengan kakak Kedua? " Ling Qiubai mengerutkan keningnya.


"Junior, jangan ganggu dia. Dia sedang dalam kondisi menyerap manfaat yang di terimanya." Tegur salah satu murid senior yang berjaga di depan pintu.


Ling Qiubai lansung berbalik melirik Wang Han, dan melihatnya mengangguk setuju.


Kemudia Wang Han berkata kepadanya;" Adik ketiga, sekarang giliranmu."


Ling Qiubai mengangguk dan segera berbalik, melangkah kedepan pintu GoaTanah Rahasia Yonghe.


Setelah melalui pemeriksaan yang sama seperti Gu Cheng Xuan sebelumnya sebagai murid baru.


"Rahasia apa yang tersimpan di Tanah Rahasia Yonghe ini? " Ling Qiubai bergumam sambil melangkah masuk.


Begitu dia masuk, segera merasa dirinya dikelilingi oleh bayangan cahaya.


WHOOOSSS~~~!


Saat dia memperhatikan dan mencoba menutup mata dan memahami bayangan cahaya di depannya. Cahaya itu seperti terserap masuk ke dalam benaknya.


Bayangan cahaya itu tiba-tiba berubah menjadi sembilan esensi dari jiwa pedang dan ada sembilan bayangan memperagakan setiap gambaran dari masing-masing Ilmu Pedang dengan sangat sempurna.


Masing-masing pedang mewakili setiap unsur esensi pada prinsip ilmu pedang yang Ling Qiubai gunakan.


Esensi tanpa bentuk/hampa, esensi cahaya aurora/kehidupan, esensi badai angin, esensi gravitasi bumi, esensi embun beku, dan esensi kegelapan/kematian.


Tersisa tiga jenis esensi pedang terakhir yang di gambarkan oleh bayangan cahaya tesebut, yang dia belum pahami dan ketahui.


Satu gerakan serang demi satu gerakan serangan yang di gambarkan oleh bayangan cahaya di alam bawa sadarnya.


SRINGGG~!


WHOOOSSS~!


Tiba-tiba, bayangan-bayangan cahaya itu lenyap seketika. Ling Qiubai membuka matanya karena terkejut.


"Sepertinya aku telah kehabisan waktu! " Ling Qiubai berkata sambil mendesah, lalu ia berbalik pergi.


Setelah ia melangkah keluar, terlihat ketiga saudaranya telah menunggunya.


Namun, ia mengabaikan mereka dan lansung duduk bersila di tanah dengan mata tertutup mencoba menyerap setiap manfaat yang dia peroleh dari Tanah Rahasia Yonghe.


Gu Cheng Xuan, Wang Han dan Bing Yin yang baru ikut menyusul mereka tidak marah dan mereka seperti menerima keadaan Ling Qiubai, tidak ingin mengganggunya.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, Ling Qiubai sadar dan berdiri menghela nafas dengan lega.


"Adik ketiga, bagaimana kondisimu?" Wang Han bertanya sambil tersenyum.


"Luar biasa, bagus." Ling Qiubai mengangguk menatap mereka dan berkata; "Manfaat berlatih di Goa Tanah Rahasia Yonghe selama dua jam, sama dengan berlatih selama sebulan penuh."


Apa yang ia katakan memang tepat, ia hanya menghabiskan waktu dua jam. Tapi telah membuat kemajuan pesat dalam pemahaman tentang esensi ilmu pedangnya.


"Aku telah membuat kemajuan pesat dalam memahami esensi ilmu pedang dalam wujud enam esensi pedang yang saya sempurnakan." ucapnya dengan ekspresi sedikit terkejut.


"Adik ketiga, akupun sama telah membuat kemajuan pesat." Gu Cheng Xuan yang biasa acuh kali ini, ia juga mengungkapkan kebahagiaannya.


"Haha! Adik itu baru satu dari dari tiga tempat istimewa Puncak PingYin. Biaya masuk juga lumayan sangat tinggi." Wang Han menatap mereka dengan ekspresi bahagia dan berkata; " Ayo ikutlah bersama ku. Aku akan menunjukan tempat harta terakhir di Puncak PingYin."


Mereka mengikuti Wang Han hingga beberapa saat, berhenti dan berdiri di depan gerbang bangunan yang memiliki area halaman terluas dengan penjagaan begitu ketat.


"Di depan kita, Paviliun GuanYin. Adalah jantung Puncak PingYin."


"Ada jumlah harta yang tak ternilai jumlahnya di simpan di Paviliun GuanYin, kita dapat memiliki salah satu dari harta tersebut dengan mengunakan poin dengan jumlah yang sangat banyak." Kata Wang Han.


Mereka segera masuk kedalam Paviliun GuanYin!


Setelah mereka masuk, Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan lansung melangkah kearah daftar isi Paviliun GuanYin yang tertera di dinding salah satu batu di tengah-tengah ruangan.


Dalam daftar tersebut, ada metode kultivasi, teknik seni bela diri, obat-obatan.


Ling Qiubai melihat semua daftar itu, ia berfikir dalam hati; " Aku telah memiliki metode kultivasi penciptaan surgawi dan bumi yang sangat menetang langit, kitab kultivasi disini tidak perlu, Kesenian dan sastra tidak juga. Saat ini, aku juga belum memerlukan obat-obatan."


"Hmm! Ilmu bela diri? " Setelah ia bingung mematung, segera ia melangkah kearah bagian ilmu bela diri.


Ling Qiubai segera melangkah ke arah dimana kitab-kitab ilmu pedang. Meninggalkan Gu Cheng Xuan yang masih fokus bediri melihat-lihat kitab ilmu belati.


Namun setelah berkeliling di dalam Paviliun GuanYin tidak ada satupun yang membuatnya tertarik.


Menurut kitab-kitab ilmu pedang yang ada tidak sebanding dengan ilmu pedang yang telah ia sempurnakan sendiri.


Terlebih gerakan sembilan esensi niat pedang, telah mencapai enam teknik pedang dengan tingkat kesempurnaan tertinggi dan masih tersisa tiga gerakan yang sepenuhnya belum ia pelajari.


Saat melangakah meninggalkan Paviliun GuanYin, ia berhenti menunggu Gu Cheng Xuan menghabiskan 5.000 poin menukar nya dengan kitab teknik bela diri.


Setelah mereka berdua meninggalkan Paviliun GuanYin, di luar Wang Han dan Bing Yin telah menunggu mereka.


"Adik ketiga apakah kamu tidak membeli apa-apa di dalam? " Kata Wang Han saat melihat ekspresi Ling Qiubai sedikit malas.


"Hhm! Harta di dalam sangat banyak namun... aku tidak memiliki poin yang cukup." Kata Ling Qiubai dengan sedikit berpura-pura.


Karena jika ia mengatakan yang sebenarnya, bahwa ia sama sekali tidak tertarik dengan semua harta yang ada di dalam, ekspresi mereka akan aneh terhadapnya.


"Haha, jangan khawatir adik! Nanti aku akan memberitahu kalian cara bagaimana mendapatkan poin." Wang Han berkata dengan tersenyum sambil merangkul Ling Qiubai.


"Adik kedua, bagaimana dengan mu?" Wang Han bertanya pada Gu Cheng Xuan.


"Aku telah pernah mengunjungi berbagai Paviliun Ilmu Bela Diri di Dinasti Shui dan Tang tapi tidak seberapa jika di bandingkan dengan Paviliun GuanYin." Kata Gu Cheng Xuan dengan serius dan penuh wibawah.

__ADS_1


"Haha! Kuil Gunung Qincheng adalah surga ilmu bela diri pada masa keemasannya. Bagaimana bisa Empat Sekte dan Lima Dinasti lain bisa dibandingkan dengan disini." Ucapnya dengan penuh percaya diri.


"Kakak Pertama, bagaimana dengan cara mendapatkan poin?" Tanya Ling Qiubai.


"Ada banyak cara!" Jawab Wang Han sambil mantap mereka semua; "Dengarkan baik-baik."


"Pertama. Melewati ujian lapisan Domain Pedang Pagoda Tingkat 13." Wang Han sedikit menarik nafas dan berkata;" Kedua Menyelesaikan misi, dan cara ketiga adalah tantangan pertarungan arena."


Gu Cheng Xuan mendengar cara ketiga, ia sangat bingung.


Berbeda dengan Ling Qiubai sendiri, ia terlihat berbinar. Karena cara ketiga selain melatih batasan bertarungnya ia juga akan mendapatkan poin dari hasil taruhan jika menang dalam duel.


"Bertarung untuk mendapatkan poin sama dengan menaruh taruhan pada pertarungan mu." Wang Han berkata sambil tersenyum; " Ada 238 murid di Puncak PingYin dengan kekuatan berbeda-beda, karena bakat mereka, menjadikan mereka sangat arogan."


"Akibatnya, mereka sering saling bertarung karna hal konyol, karena ada pertarungan pasti ada taruhan. Taruhan semua di serahkan pada mereka yang bertarung. "


"Hmm! "


Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan mengangguk paham.


"Tapi ingat kamu hanya boleh menerima tantangan lawan yang setara dengan mu atau menantang dari mereka yang lemah dari mu, Adik Ketiga." Kata Wang Han mengingatkan nya.


"Berarti saat ini, Murid-murid di atas ku akan menantang ku juga? " Tanya Ling Qiubai.


"Iyah," Wang Han mengangguk." Kabar tentangmu yang melewati ujian lapisan ke empat Domain pedang telah di ketahui semua murid, dan saat ini kamu telah menjadi target mereka."


"Namun, berbeda dengan dengan adik kedua. Dia tidak mungkin menjadi target mereka."


Ling Qiubai mengangguk dan sangat paham dengan aturan dalam dunia bela diri, yang lemah akan di tindas dan yang kuat akan selalu menjadi pemenang.


Setelah beberapa saat mereka telah sampai di Aula Bela diri Paviliun PingYin.


Ada puluhan murid di sekitar arena. Saat ini mereka semua melihat kelompok Wang Han muncul di depan mata mereka semua.


"Itu dia, dua murid baru hari ini!"


"Pia yang dengan ekspresi dingin dengan penuh wibawah itu, adalah Gu Cheng Xuan yang melewati lapisan ke depalan ujian Domain Pedang, di sangat kuat."


"Ya, kami tidak sebanding dengannya, Dia hanya bisa setara dengan Ming Yen."


"Pria dingin dan penuh tatapan membunuh itu adalah Dugu Jian Ling, ia hanya melewati lapisan ke empat ujian Domain Pedang."


"Berarti ia adalah yang terlemah di urutan daftar murid jenius Puncak Ping Yin."


Semua mata tertuju pada Ling Qiubai. Dengan penuh niat bertarung.


"Seperti nya aku lebih terkenal dari kakak kedua." Kata Ling Qiubai.


Memperhatikan semua mata berbinar seperti melihat harta tak ternilai pada dirinya, ia sedikit tersenyum misterius pada mereka semua.


"Haha, Kamu murid baru, Dugu Jian Ling ya? " Kemunculan seorang pemuda dengan tawa di tengah arena.


"Aku Peng Lai. Apakah kamu mempunyai nyali bertarung dengan ku secara adil? "

__ADS_1


Bersambung... 👆🙏


__ADS_2