
Organisasi Rahasia adalah organisasi tersembunyi dan kekuatan organisasi tersebut telah menjadi tabu di kalangan masyarakat Dinasti Tianzong.
Setiap tindakan mereka di lakukan secara rahasia, dan untuk mengatur tindakan mereka sangat hati-hati akan kegagalan misi.
Misi di atur melalui token perintah dari tingkat rendah hingga tinggi. Seperti Token Perunggu, Perak, Dan Emas. Tapi Token merah adalah perintah misi tingkat tinggi, hanya pemimpin organisasi yang memiliki token Merah.
Perintah Token Merah Darah telah keluarkan beberapa kali sejak pembentukan organisasi.
" Turunkan perintah, Semua pembunuh yang menangani misi di bawah Token perak segera kembali."
" Apapun yang mereka lakukan saat ini, bahkan jika semua ahli dikirim telah menerima misi, perintahkan mereka segera mundur."
" Jika ada yang belum kembali dalam tiga hari setelah menerima perintah ini, bunuh mereka semua!" Ucap pria misterius itu.
" Baik Tuan, " Segera pria berjuban hitam memberi hormat.
Pri tua berjubah abu-abu terlihat terus memperhatikan isi surat tersebut.
" Kota Ling, Klan Ling, Ling Qiubai.. "
" Mulai saat ini, kita akan terus mengawasi tindakan target. Dan Tunggu Perintah, sampai target bernar-benar lengan, setelah itu kita bergerak!"
......................
Klan Ling, Kota Ling. Telah satu minggu sejak peristiwa turnamen tahunan klan Ling berakhir.
Selama satu minggu, dua peristiwa besar telah terjadi di klan Ling.
Yang pertama adalah, bahwa master klan, Ling Xinhong telah resmi menunjuk Ling Qiubai sebagai Master Paviliun Pedang yang baru.
Adapun hal kedua, itu adalah panetua Agung aula beladiri merah. Ling Jian Lan telah mundur dari posisinya dan meninggalkan klan Ling.
Itu peristiwa yang menghebohkan di seluruh Kediam Klan Ling. Tapi semua orang bisa memahaminya.
Di hari berakhirnya turnamen. Ling Meng'er telah mengikuti gurunya di sekte pedang Tianyuan untuk berlatih.
Tapi Panetua Ling Jian Lan telah menjadi lelucon semua orang di klan Ling, menyadari dan menyesali atas semua perbuatannya. Dengan meninggalkan Klan Ling untuk pertama kali dalam hidupnya.
Saat ini, di halaman Kediaman Master Paviliun pedang.
Ling Qiubai sedang mangasah pemahamannya tentang Prinsip Pedang seorang diri.
Lesatan esensi pedang pecah kearah target, gerakan langkahnya begitu berubah-ubah dan membingungkan.
Untuk waktu yang lama berlatih prinsip pedang, Ling Qiubai beristirahat di bawah pohon.
" Telah Satu minggu, tapi tubuh ku belum benar-benar pulih dari dampak penggunaan Teknik Rahasia Pelahap Jiwa, " ucapnya dengan pelan sambil memperhatikan keadaan tubuhnya.
"Hmf.. Baiklah." Ling Qiubai tiba-tiba merasakan ada yang berkunjung ke tempatnya.
Mereka adalah empat panetua Paviliun pedang, di depan ketiganya panetua Hong yang memimpin langkah mereka.
__ADS_1
" Salam Panetua Hong, Panetua Fei, Panetua Yang, Panetua Li," Ling Qiubai menyapa mereka berempat.
"Salam Tuan Muda." Ucap mereka dengan rasa hormat secara bersamaan.
" Tuan muda. Kami di sini untuk mengucapkan Terima kasih. Jika bukan Tuan Muda, Paviliun Pedang akan jatuh di bawah perintah dari Aula Beladiri." Ucap Panetua Hong dan mewakili ketiga Panetua yang bersamanya.
" Hmm, ketika saya mendengar bahwa tuan muda, akan menantang Ling Meng'er! Saya yakin tuan muda bisa mengalahkannya." Ucap Panetua Yang dengan ekspresi bangga.
Seketika Panetua Fei kesal dengan ucapan Panetua Yang; "Lelaki bau, berani sekali kamu berkata seperti itu, bukankah kamu orang yang pertama mengatakan tidak mungkin...! "
Tepat Panetua Fei ingin menlanjutkan ucapannya, Panetua Hong Memotongnya; " Tuan Muda, kamu telah mengembalikan muka Paviliun pedang, jika boleh tau? Tuan Muda bagaimana dengan kondisimu."
Mendengarkan ucapan empat panetua, Ling Qiubai tidak bisa menyembunyikan senyumnya, hatinya penuh dengan dengan kepuasan; " Saya dalam keadaan baik-baik saja panetua."
Panetua Hong menatapnya dan kembali berkata; " Tuan muda saat telah memipin Paviliun Pedang bersama kami, Apakah Tuan Muda tidak mempunyai kehendak Berkelana untuk mengembangkan ilmu beladiri? "
" Berkelana? Kemana saya harus berkelana?, " Ling Qiubai terkejut dan bertanya.
" Tua Muda, berkelana meninggalkan Klan Ling dan berlatih ke tempat lain." Ucap Panetua Hong dengan serius.
" Sejujurnya empat hari yang lalu saya telah memiliki keinginan untuk berkelana mengembangkan ilmu bela diri ku di luar sana, namun saya tidak mempunyai tujuan tempat yang saya ketahui di luar sana,"
Pada saat menyelesaikan ucapanya, ia bersama empat panetua. Berbalik ke sisi belakang dan mereka semua melihat wanita berambut hitam berpakaian putih, bercadar.
Wanita berpakaian putih itu tampak cantik dan memiliki bau bunga meloni yang sama di tubuhnya.
Ling Qiubai mengerutkan keningnya dan bertanya, " Siapa kamu? "
Panetua Hong memperhatikan wanita berpakaian putih dan telah akrab dengan wanita tersebut.
" Ya, " dia mengangguk, melangkah kearah Ling Qiubai;" Waktu saat ini sangat sedikit untuk menjelaskannya di sini. Kamu! Ikutlah dengan ku sekarang."
" Ikut bersama mu? " Ling Qiubai menujukan kewaspadaan, dan esensi pedang telah berfluktuasi di sekitarnya dengan sikap bertarung.
"Haha..Konyol," Wanita itu tertawa dan bergerak sangat cepat menciduk Ling Qiubai. Ling Qiubai bergerak namun gerakan wanita itu telah mengunci aliran qi nya dari 108 merendian, dan meraih tangannya.
Ling Qiubai bergidik ngeri melihat kultivasi Wanita itu;" Alam Inti Yinyang, Seorang Ahli."
Panetua berkata dengan serius meyakinkanya dengan berteriak keras ketika wanita itu membawanya;" Tuan muda, ikutlah dia, kamu akan baik-baik saja. Dia tidak akan menyakitimu."
" Bajingan! "
Ling Qiubai mencoba mengatakan sesuatu tapi tidak sempat, tiba-tiba mereka semua merasakan fluktuasi qi seorang ahli puncak inti Emas di ikuti dengan raungan marah.
" Kalian siapa? Berani-beraninya kalian mengacau di Klan Ling ku." Suara itu datang dari arah Udara.
Ling Qiubai dengan cepat mengetahui suara itu milik master Klan Ling, Ling Xinhong.
Di luar halaman Paviliun pedang telah terjadi pertarungan.
" Saya tidak punya waktu, mereka telah datang," Ucap wanita berpakaian putih, yang sudah menempatkan Ling Qiubai di belakangnya;" Saya akan membawanya dan menyerahkan hal lainya kepada kalian berempat."
__ADS_1
" Kami berempat telah siap menerima perintah." Panetua Hong dan ketiga panetua lainnya saling memandang, dan segera menelan Pil Merah.
" Orang Tua peot."
Wanita berpakaian putih tersebut, adalah wanita yang ditemui oleh Panetua Hong di kedai anggur, Gang sempit kota Ling.
" Mei Mei.." Panetua Hong cemas karena ada seseorang yang mengetahui tindakan mereka.
Wanita tersebut tersenyum dan berkata; " Tidak ada lagi yang bisa saya katakan. Berikan satu Pil Merah itu!"
Panetua Hong ekpresinya semakin khawatir.
" Apakah kamu tidak mau memberikanku juga atau kamu benar-benar tidak memilikinya lagi? " Wanita itu tersenyum dan mengambil pil Merah di balik lengannya; "Untungnya, telah menyiapkan satu untuk diriku sendiri."
Saat ini ekspresi Panetua Hong sangat rumit;" Mei Mei mengapa kamu juga melakukan ini?."
" Orang Tua bau, karena kamu selama bertahun-tahun tidak pernah melihat perasaanku."
Sambil tersenyum;" Tapi itu tidak masalah, meskipun kita belum bersama, setidaknya kita bisa mati bersama."
Panetua Hong mentapnya dengan mengangguk dengan berat hati.
Ling Qiubai yang berada di sampin mereka berlima, merasakan fluktuasi Qi alam Yinyang dari tubuh mereka.
" Ini, Apa yang terjadi." Ling Qiubai benar-benar kebingungan.
" Apa ada masalah besar? "
" Sebenarnya siapa wanita ini? Apa tujuannya? Pil apa yang ditelan keempat Panetua? Mengapa kekuatan mereka meningkat sangat besar? Kenapa mereka terlihat seperti akan mengalami kematian?"
Ling Qiubai berfikir terlalu banyak yang ingin ia tanyakan di dalam benaknya, ia benar-benar tidak mengerti dengan situasi yang tiba-tiba seperti ini.
Semua itu terlalu mendadak banginya!
" Mei Mei, kami akan menyerahkan tuan muda bersama mu." Ucap panetua Hong dan penuh ekspresi rumit dibalik sorotan matanya.
" Baik Orang tua bau, Hati-hati!"
Setelah menyelesaikan ucapannya, ia tanpa ragu bergi membawa Ling Qiubai meninggalkan halaman dengan sangat cepat.
Tepat Mei Mei telah bergerak pergi, deru niat bertarung semakin intens.
" Haha, kamu antek bajingan Menara Keadilan, bersiaplah untuk pergi keneraka!"
" Kamu benar, Kalian berlima! orang tua bau tanah, beraninya kalian menghalangi kami?! "
" Bunuh mereka semua! "
Pertarungan di halaman Paviliun pedang antara Sekelompok Organisasi rahasia dan Empat Panetua Agung Paviliun Pedang, Pecah.
Suara-suara deru bedang bertambrakan di halaman, namun tidak ada satupun murid-murid Klan mengetahui peristiwa yang terjadi di Halaman Paviliun pedang saat ini.
__ADS_1
Semua murid dan Tetua lainya membantu master Ling Xinhong bertarung dengan para ahli dari organisasi rahasia.
.......... Terima Kasih🌹🙏🌹..........