LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
46. Kota Provinsi Xinjiang


__ADS_3

Ibu Kota Provinsi Xinjiang!


Di dalam kota, Ling qiubai mengenakan setelan pakaian compang-camping di padu dengan topi jerami, sehingga sedikit menutupi wajahnya.


Meskipun dia mengetahui, kota Xinjiang adalah kota provinsi terluar dari Dinasti Tianzong, yang sangat jarang di perhatikan oleh beberapa pilar kekuatan Dinasti Tianzong. Namun, tidak ada kemungkinan mata-mata menara keadilan tidak akan mengejarnya di kota Xinjiang.


Terlihat keduanya berjalan menyusuri jalan kota, menuju ke paviliun yang sangat megah di depan.


Setelah beberapa saat, keduanya telah berdiri didepan paviliun. Keduanya melihat di tengah halaman paviliun beridiri tegak patung binatang qilin suci, cukup agung.


Di semua sisi halaman paviliun, ada beberapa penjaga, rata-rata dari mereka memakai setelan pakaian pengawal.


" Bocah, tunggu disini. Saya masih memiliki keperluan di dalam." Kata Ju Peng.


" Baik." Ling qiubai mengangguk.


Sambil menunggu Ju Peng di halaman paviliun, dia melihat ada beberapa pengawal tampak meminun anggur dan saling mengobrol. Namun dia terkejut merasakan niat membunuh yang sangat halus di antara mereka.


" Hmm, mereka semua adalah pembunuh berbahaya, saya harus tetap rendah hati agar tidak membuat masalah yang tidak perlu." Bisik Ling Qiubai.


"Bocah, urusan disini telah beres. Apakah kita akan lansung melanjutkan perjalanan ke Kota Qarqan?" Tanya Ju Peng dengan tiba-tiba telah berada di belakang Ling qiubai.


"Terima kasih kakak Peng! " Ucapnya dengan hormat, dan kembali berkata;" Kakak Peng bagaimana dengan kondisi kota ini? "


"Sejujurnya kehidupan disini cukup baik. Namun untuk keamanan dirimu, tergantung keberuntunganmu!" Ju Peng menjelaskannya dengan singkat.


"Hmm, sepertinya disini aman!" Ling qiubai mengagguk paham, dan kembali berkata;" Kakak Peng, saya telah memutuskan, untuk sementara saya tetap berada disini."


" Saya sedikit tertarik dengan kehidupan disini, setidaknya saya tidak membebani kakak Peng dimasa depan. Jika ada kesempatan di masa depan, saya akan berkelana seorang diri di kota Qarqan." Ucap Ling Qiubai dengan memberi hormat.


"Bocah saya menerima tugas untuk membantu Luo Xiomei. Sedangkan untuk menemanimu, karena keinginanku sendiri," Ju Peng berkata sambil sedikit melirik nya dan membiarkan berkata; " Jika kamu telah memutuskan, jadi mulai saat ini kamu harus bisa menjaga dirimu sendiri."


"Kakak Peng terima kasih atas semua bantuan mu dalam empat bulan ini." Ling Qiubai memberi hormat, dan dia mengingat semua bantuan itu didalam hatinya.


"Bocah, tidak perlu sungkan. Selanjutnya apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? " Ju Peng menatapnya dan bertanya.


"Saya ingin mencari tempat yang bisa mempekerjakan ku," Ucap Ling Qiubai.


" Hmm, " Ju Peng menggangguk, dan berkata; " Mengapa kamu tidak berkerja sebagai pengawal, saya akan membantumu sekali lagi."


Ju Peng mengusulkan perkerjaan pada Ling Qiubai, karena dia tahu, ling qiubai selama 16 tahun selalu berada di bawa perlindungan Klan Ling.


Jika dengan menjadi pengawal, dia lebih mudah untuk menyembunyikan identitasnya, orang-orang menara keadilan akan kehilangan jejak nya dari target pembunuhan.

__ADS_1


"Dengan kekuatanmu saat ini, selama kamu berhati-hati dan tidak terlalu impulsif, kamu akan memiliki kesempatan dimasa depan menghancurkan menara langit." Ucap Ju Peng sambil menatapnya dengan penuh harapan.


Menyaksikan Ling Qiubai, langkah demi langkah, selama empat bulan. Ju Peng sangat menyadari bakatnya di masa depan.


" Ikuti saya, saya akan menunjukan apa yang akan kamu lakukan selanjutnya." Kata Ju Peng.


"Baik," Ling Qiubai mengangguk dan mengikutinya dari samping.


Setelah beberapa saat, didalam ruangan suatu bangunan, mereka berdua melihat seorang panetua mengenakan setelan pakaian abu-abu, yang sedang fokus melirik catatan di hadapannya.


"Tetua Gonsu," Ju Peng menegurnya dengan hormat.


"Hmm, " Panetua yang di sebut Gonsu itu mengangguk dan menatap mereka berdua.


" Tetua Gonsu, keponakan saya ingin berkerja sebagai pengawal! apakah ada persyaratan khusus lanya, yang harus di penuhi keponakanku?" Kata Ju Peng dengan serius.


Panetua Gonsu menatap meraka berdua dan kembali melirik Ling Qiubai dengan sedikit acuh tak acuh.


"Siapa namamu? anak muda." Kata Panetua Gonsu ling Qiubai.


" Zhanshi Jianling! Orang lain memanggilku," Ucap Ling qiubai dengan santai.


"Jianling? " Ju Peng melirik nya dan menertawakannya, dan menggelengkan kepalannya.


" Apa yang kamu bingungkan, ayo terima, segera kita pergi dari sini! " Ju Peng menegurnya sambil berbalik keluar.


ketika mereka berdua melangkah keluar di halaman, tiba-tiba mereka berpapasan dengan seorang kenalan lama, Ju peng.


"Kamu Ju Peng, kan? sudah bertahun-tahun tidak mendengar tentangmu. Saya tidak berharap, kita bertemu disini hari ini, " Ucap seorang Pendekar dengan suara yang tidak bersahabat.


Melihat situasi ini, Ling Qiubai tidak bisa tidak melirik mereka dengan ekspresi wajah dingin dan sorotan mata yang menyelidik.


" Zhuge Hao, lama " Ju Peng meliriknya dan tersenyum dingin.


Zhuge Hao melirik, Ju Peng dengan mata tidak bersahabat, kemudian pandangannya berpaling ke arah Panetua Gonsu, yang tidak memperhatikan mereka dari awal.


"Panetua Gonsu, saya mengantar muridku Fang Yuan, di depan mu, untuk bekerja sebagai pengawal Paviliun Qilin Suci, " Ucap Zhuge Hao dengan sikap redah hati.


"Hmm! Ambilah token ini, kembali kesini tiga hari lagi." Penetua Gonsu masih berbicara dengan acuh tak acuk dan tidak memperhatikan mereka dan berkata dengan dingin; " Jika tidak ada hal lain segera pergi dari sini! "


Mendengar hal itu, Zhuge Hao tidak marah sama sekali dan berbalik menatap Ju Peng dan Ling Qiubai.


" Ju Peng, apakah anak muda yang ada di samping mu adalah muridmu? sepertinya dia juga akan berkeja sebagai pengawal, kebetulan sekali!"

__ADS_1


" Dia bukan muridku, dia adalah keponakanku Jianling! dia sebatang kara, jadi saya menawarkan untuk membantunya mencari pekerjaan." Ucap Ju Peng secara lansung.


"Oh? saya mengira dia muridmu, " Zhuge Hao tertawa, lalu kembali berbalik pada seorang anak muda di belakangnya;" Muridku, perkenalkan ini adalah guru besarmu, Ju Peng. Guru besarmu mengantar keponakannya untuk bekerja sebaigai pengawal di paviliun Qilin suci."


"Ooh." Anak muda itu mengangguk, lalu menatap Ling Qiubai secara lansung, sambil tersenyum mengengejek.


"Apa namamu Jianling? Nama ku Fang Yuan, senang berkenalan dengan mu." Ucapnya dan kembali berkata; " Selama ini saya ingin menguji seni bela diri ku, namun tidak ada orang yang sepadan dengan ku, apakah kamu memiliki keberanian untuk bertarung dengan ku beberapa gerakan? "


"Bertarung dengamu? Maaf saya tidak bisa"


Ling Qiubai menyipitkan matanya dan sedikit merasa tidak karuan, karena saat ini dia sedang menyembunyikan identitas nya dan tidak mau membuat masalah yang menyusahkan.


Ju Peng segera berbisik pada ling Qiubai;" Zhuge Hao memiliki dendam terhadapku. Dia menargetkan mu, karena dia tidak berani kepadaku dan mendorong muridnya kepadamu, abaikan saja."


Zhuge Hao dan Ju Peng di masa muda sering terjadi perselisihan kecil di antara mereka, kekalahan selalu di terima Zhuge Hao. Karena itu, Zhuge Hao selalu menyimpan dendam padanya.


"Hmm," Ling Qiubai mengangguk dan kembali menatap Fang Yuan, sambil menggelngkan kepalanya dan berkata," Maaf, saya benar-benar tidak tertarik bertarung."


"Haha, apakah ini nyali dari orang terdekat guru besar Peng, seorang pengecut? " Sindiran Fang Yuan yang sangat keras, menarik perhatian orang-orang yang ada di sekitar.


Orang-orang di sekitar mulai berkumpul dan mengelilingi mereka, Ling Qiubai melihat itu, dia segera memperbaiki topi jerami nya dengan ekspresi wajah yang terlihat muram.


"Zhuge, apa maksudmu dengan hal ini? " Tegur Ju Peng dengan sura marah.


"Haha, Ju Peng tidak perlu marah dengan sikap anak muda saat ini, dan saya tidak berharap anak muda yang kamu bawa begitu arogan," Jawab Zhuge Hao mencibir nya.


"Zhuge saya tidak berharap kamu seperti ini! apa kamu memiliki keberanian bertarung dengan ku? " Ucap Ju Peng dengan tegas.


"Haha Ju Peng, apa kamu bercanda, semua orang mengenal kekuatanmu. Dalam hal itu, biarlah anak muda itu bertarung dengan Fang Yuan." Ucap Zhuge Hao dengan santai.


Ju Peng sangat menyadari kekuatannya, dia antara kelompok pengawal istana naga emas, dia selalu bersinar di antara teman-temannya, termasuk Zhuge Hao.


"Jianling! apakah selama ini, kamu selalu bersembunyi di ketiak orang-orang kuat bersamamu? Pengecut seperti ini, tidak layak menjadi pengawal Paviliun Qilin suci," Fang Yuan mencibir dan merendahkan nya habis-habisan di hadapan semua orang.


" Kamu benar," Ling Qiubai tiba-tiba menatapnya dengan sedikit senyum."


"Ini hanya salam perkenalan, jadi saya tidak punya alasan untuk menolak, ayo bertarung."


Bersambung.....


Terima Kasih.


...🙏🌹🙏...

__ADS_1


__ADS_2