LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
62. Tetua Ke Tiga Kuil Gunung Qincheng, Feng Shi Han.


__ADS_3

Kedai Xiochi Tan, Kota Karqan!


Saat ini!


Tiba-tiba seorang pria dengan memakai kecapi menutupi semua wajah, sedari awal memperhatikan Ling Qiubai dan murid-murid Kuil Gunung Qincheng.


Muncul di hadapan Ling Qiubai dan berkata; " Anak muda yang menarik! Siapa namamu? "


Setelah pria itu berkata, ia melepaskan topi kecapi yang di kenakan, di hadapan Ling Qiubai dan lainnya.


"Tetua Feng! "


Tiba-tiba murid-murid dari Kuil Gunung Qincheng melihat siapa pria itu, seketika mereka berlima terkejut.


"Salam! Tetua Feng," Ucap mereka berlima dengan hormat.


"Ya! " Ucapnya dengan mengangguk dengan sikap penuh wibawa.


"Anak muda! Anda belum menjawab pertanyaanku? " Ucapnya sambil menatap Ling Qiubai.


Ling Qiubai mau tidak mau, ia menatap Murong Yan dan lainnya!


Murong Yan dan melihat Ling Qiubai menatap mereka dan mereka lansung paham apa yang di maksud oleh tatapan Ling Qiubai.


"Tetua Feng! dia adalah senior Dugu Jian Ling," Kata Murong Yan, memperkenalkannya kepada Tetua Feng.


"Dugu Jian Ling? ini mungkin nama samarannya," Pikir Tetua Feng sambil menyelidik Ling Qiubai.


"Senior Dugu! Tetua Feng adalah Panetua Kuil Gunung Qincheng kami,"


"Oh?" Ling Qiubai terkejut dan berkata;" Salam! Tetua Feng, saya Dugu Jian Ling,"


"Baiklah! segera kita cari tempat yang layak, agar kita bisa mengobrol dengan tenang tanpa berdiri terus seperti ini," Setelah Tetua Feng berkata, segera melangkah menuruni tangga dan ikuti yang lainnya.


Setelah tiba di lantai satu, segera mereka memilih tempat duduk masing-masing.


Terlihat orang-orang yang sebelumnya melihat dominasi Ling Qiubai di lantai dua segera memperhatikannya dan saling berbisik di antara mereka.


Namun Ling Qiubai sama sekali tidak memperhatikan mereka, karena menurutnya itu sangat wajar.


"Nak, Saya akan memperkenalkan diri dulu. Saya Feng Shi Han, Tetua Ketiga Kuil Gunung Qincheng," Kata Tetua Feng. "Sebelumnya, saya telah menyaksikan kamu membunuh tujuh bandit Gunung dengan sekali tebasan."


"Kekuatan dan ilmu pedangmu cukup kuat! Berapa usia mu?" Kata Tetua Feng sambil meperhatikannya.


"16 Tahun! " Kata Ling Qiubai.


"Apa? "

__ADS_1


Mereka semua terkejut, terutama Murong Yan dan keempat lainnya.


Karena mereka berlima, rata-rata di usia 18-21 tahun. Terlebih kekuatan mereka rata-rata di alam laut spritual tingkat puncak dan satu ahli inti emas tingkat awal.


"Hmm, menarik! Kekuatan mu dan Ilmu pedang mu cukup kuat di usia semuda ini. Nak, Kamu dari sekte mana? dan siapa guru mu? " Kata Tetua Feng dengan ekspresi penasaran.


"Itu? Saya bukan anggota sekte manapun dan Guru...!" Kata Ling Qiubai dengan ekspresi bingung. Dan berkata; " Saya, sedari kecil hidup bersama seorang petapa di pegunungan salju, barulah saat ini saya turun Gunung."


"Petapa? Gunung Salju? " Tetua Feng berfikir dan berkata; " Nak, apakah kamu bisa memnceritakan sosok petapa itu? "


"Itu? " Ling Qiubai sedang berfikir bagaiamana ia mengarang cerita di hadapan mereka semua, terutama pada Tetua Ketiga Kuil Gunung Qincheng.


Setelah berfikir beberapa saat dia berkata; " Selama saya bersama dengannya! Saya memanggilnya kakek dan tidak pernah tau namanya."


"Hmm! " Tetua Feng mengangguk dan berkata; " Lalu bagaimana dengan Ilmu pedangmu! Apakah petapa itu juga yang mengajarimu? "


"Tetua mengenai Ilmu pedang, Mohon Maaf. Saya tidak bisa memberitahukannya."Ucap Ling Qiubai sambil mengelengkan kepalannya.


Karna bagaimana pun Ilmu pedang yang ia pelajari selama ini, akan menjadi rahasiannya sendiri di masa penyamaran.


Jika hal itu di ketahui orang lain, maka Menara Keadilan akan mudah mencium keberadaannya.


Walaupun saat ini ia cukup kuat di alam inti emas, tapi di hadapan kekuatan tirani seperti Menara Keadilan, ia masih sangat lemah.


Belum lagi kekuatan mereka rata-rata di ranah alam inti emas, dan puluhan pendekar di ranah alam Yin-Yang, mungkin ada sosok ahli di ranah alam ilahi.


"Baiklah, Nak!" Ucap Tetua Feng dan mengangguk paham.


"Nak, tujuan kamu selanjutnya kemana? " Tetua Feng kembali berkata; " Nak, jika kamu tidak keberatan ikutlah dengan kami di Kuil Gunung Qincheng sebagai murid "


"Melihat bakat mu! Saya secara khusus saya akan merekomendasi kan mu!"


"Itu? " Ekspresi Ling Qiubai benar-benar bingung.


"Senior Dugu! Kamu tidak perlu bingung. Dengan bakat senior, jika tidak memiliki dukungan akan sangat tersia-siakan." Kata Bao Shi dengan serius.


"Apa yang di katakan Junior Bao ada benarnya, Senior." Ucap Murong Yan.


"Jadi bagaimana, Nak? " Ucap Tetua Feng menatapnya dengan serius dan berkata;" Tidak masalah jika kamu benar-benar tidak tertarik!"


"Baiklah! Tapi dengan satu syarat." Ucap Ling Qiubai dan berkata;" Saya hanya menjadi murid magang tiga tahun."


"Apa? "


Murong Yan dan keempat lainnya terkejut, dan hanya Tetua Feng yang menilai permintaan Ling Qiubai sama seperti apa yang di fikirkan nya sebelumnya.


Menurut pandangan Tetua Feng, saat ini Ling Qiubai sedang menyamar kan diri dari mata musuh kuat yang mengincarnya.

__ADS_1


Dia benar-benar melihatnya dari tatapan dan sikapnya membantai para bandit gunung tanpa belas kasihan.


"Ya sudahlah! Jika memang tidak bis... " Ucap Ling Qiubai tiba-tiba terpotong.


"Tidak masalah! Syarat mu di terima. Namun untuk menjaga masalah kedepan, tidak boleh di antara kalian membocorkan di depan umum. Dugu Jian Ling hanyalah murid magang tiga tahun." Ucap Tetua Feng, dan berkata; " Apa kalian paham bocah?"


"Ya, Tetua Feng! Murid akan mengingatnya." Ucap mereka berlima secara bersamaan dengan ekspresi serius.


Setiap sekte dan perguruan bela diri memiliki aturan khusus, begitu juga ketika seorang murid memilih untuk bergabung, murid itu akan selalu terikat oleh aturan sekte seumur hidupnya.


Itulah sebabnya, Feng Shi Han memilih merahasiakan status Ling Qiubai.


Jika tidak? konsekuensinya akan berdampak pada guru dan murid, dan lebih buruknya Kuil Gunung Qincheng akan menjadi bahan cemoohan dari sekte pesaing lainnya.


karena di anggap sebagai perguruan yang tidak memiliki aturan luhur dalam mendidik calon generasi, pilar kekuatan perguruan di masa depan.


"Baiklah, persiapkan dirimu! Setelah ini kita akan ke Gunung Qincheng," Ucap Tetua Feng dan berkata; " Dan kalian berlima segera kembali ke Gunung Qincheng, satu bulan kedepan akan ada pertemuan Aliansi di Gunung Wutong."


"Ya Tetua Feng!" Ucap mereka semua.


"Selamat bergabung Senior Dugu! " ucap Bao Shi dan berkata; " Berdasarkan ini, kita akan menjadi saudara seperguruan! mari kita rayakan dengan anggur Ningxia ini, Haha!"


Mereka semua melihat sikap Bao Shi yang tidak tahu malu, jika itu soal anggur, mereka hanya bisa menggelengkan kepala dan ikut menikmati suasana.


"Haha, Mari kita semua rayakan! "


Ling Qiubai dan Murong Yan Cs mengangkat cangkir mereka, dan mereka semua minum dengan penuh gairah.


Setengah jam waktu telah berlalu!


"Nak, apakah kamu telah siap? Ayo kita segera pergi," Kata Tetua Feng.


Ling Qiubai mengangguk dan setelah itu, keduanya meninggalkan Murong Yan Cs. Saat ini mereka berdua berada di luar Kota Karqan.


" Pegang tangan ku dengan erat, Nak," Kata Tetua Feng.


Setelah menggenggam tangan Tetua Feng tanpa ragu, Ling Qiubai merasakan kekuatan khusus berkumpul dibawah kaki Tetua Feng. Selanjutnya, mereka berdua mengambang di udara.


"Ini? apakah ini kekuatan seorang pendekar di alam Yin-Yang? " Kata Ling Qiubai dalam hati ketika melihat mereka berdua telah mengambang.


Setelah itu!


WHOOSSS~~~!


Mereka melesat dengan kecepatan luar biasa.


" Ini luar biasa?" Ling Qiubai terkejut dan menjadi lebih bersemangat untuk mencapai ranah Alam Yin-Yang.

__ADS_1


Bersambung...👆🙏


__ADS_2