
Di kedalaman Lembah Gelap!
Tidak terasa waktu satu bulan telah di lalui Ling qiubai dan Ju Peng di kedalaman lembah gelap.
Di sepanjang perjalanan mereka telah banyak melewati bahaya, namun mudah bagi mereka menyelesaikan satu persatu bahaya yang ada di hadapan mereka.
Terlepas dari setiap pertarungan, menyempatkan diri untuk ber istrahat dari letihnya pertarungan dan gelapnya malam yang menyapa.
Ling qiubai selalu menempatkan diri untuk selalu berlatih pemahaman prinsip ilmu berpedang dan meningkatkan basis kultivasi.
Di saat matahari menyapa, di tepi sungai ngarai Lembah gelap! terlihat Ling qiubai dan Ju peng telah selesai membersihkan diri dan mengisi persediaan pembekalan perjalanan mereka.
" Bocah, saya mulai mengerti mengapa Menara Keadilan menargetkan mu sampai sejauh ini." Ucap Ju Peng dengan ekspresi rumit.
" Sejujurnya! saya telah melihat semua aksimu dalam satu bulan ini. Kamu adalah seorang yang melampaui kejeniusan sejati dalam prinsip ilmu pedang dan kultivasimu juga telah meningkat banyak dalam waktu singkat ini."
" Jika saya tidak salah, kebangkitan jiwa pedang dalam dirimu, yang telah mendorong bakatmu melebihi semua orang di usia yang sama dengan mu."
" Jiwa Pedang? " Ling qiubai mengangguk.
" kakak Peng, Sejujurnya terlepas dari bantuan bimbingan ayah dalam Prinsip Ilmu pedang."
" Kecepatan pemahaman dalam berlatih prinsip ilmu pedang! Dalam empat tahun terakhir saya telah menyempurnakan ilmu pedang ku sendiri dari semua prinsip pedang yang telah saya pahami dari bimbingan ayah sebelum ia meninggalkanku."
" Munkin itu ada hubungannya dengan jiwa pedang!" Ucap Ling qiubai sambil mengisi air kedalam kendi munumannya.
Peningkatan kecepatan pemahaman dalam mempertajam prinsip ilmu pedang, sangat berkontribusi pada penyempurnaan ilmu pedang Sembilan Esensi Niat Pedang dari penggabungan semua ilmu pedang andalan klan Ling.
Dia menyadari pencapainnya dalam penyempurnaan ilmu pedang Sembilan esensi niat pedang, karena terbangun nya jiwa pedang yang ada dalam dirinya.
"Apa? Sembilan esensi niat pedang? " Ucap Ju Peng dengan mata melotot, dan kembali berkata;" Jadi selama perjalanan ini kamu bertarung menggunakan ilmu pedang yang kamu sempurnakan sendiri! Benar-benar jenius."
" Bocah, pantas saja gerakan dan gaya berpedang mu sangat sulit di tebak dan sangat mematikan."
"Kakak Peng.. Awas!" Teriak Ling qiubai, membuat Ju Peng merespon dengan sangat cepat.
WHOOSSS~! BOOOMMM~!
Serangan tiba-tiba seseorang dari arah tebing ngarai sungai mengejutkan mereka.
Setelah beberapa saat, lima pendekar keluar dari tempat persembunyian mereka.
"Haha.. Kalian sangat beruntung." Ucap ketua kelompok penyergap pada Ling qiubai dan Ju peng.
"Bajingan! Siapa kalian? " Tanya Ju Peng sambil mengutuk mereka.
"Idiot! Haha...Kalian berdua tidak tahu tempat apa yang kalian kunjungi, hah!" Ucap Salah satu dari mereka sambil menyeringai, dan kembali berkata; " Ini adalah wilayah kekuasaan kami, lima pendekar Lembah gelap!."
__ADS_1
"Bunuh mereka berdua!" Perintah ketua lima Pendekar Lembah gelap.
Lembah Gelap sangat terkenal dengan bahaya binatang buasnya juga terkenal sebagai tempat persembunyian para pendekar yang sering meresahkan masyarakat.
karena aksi kejahatan merampok, penculikan para wanita muda, pelecehan seksual, dan setiap korban mereka tidak terlepas dari pembantaian.
Kekuatan lima pendekar Lembah gelap yang menghadang Ling qiubai dan Ju Peng. Rata-rata berada Alam Spritual tingkat menengah dan ketua mereka berada di Alam Inti Emas tingkat awal.
WHOOOSSS~~~!
"kakak Peng serahkan mereka semua padaku!." Ucap Ling qiubai pada Ju Peng dengan penuh percaya diri, kembali menyeringai dan berkata; Haha, Kalian pendekar hina! Ayolah."
Setelah Ling qiubai menyeringai, dia lansung bergerak kearah lima pendekar lembah gelap.
Elemen Kecepatan- Pedang Tanpa Bentuk-Rumusan Umum-Teknik Pedang Air!
Kecepatan cahaya pedang yang tidak dapat di prediksi melesat menyerupai ratusan tetesan air. Fluktuasi esensi serangan membentuk domain kearah jangkauan target.
Bunuh!
WHOOOSSS~~~!
KRAAAKK~~~~!
"Haa..Mengapa tubuhku tiba-tiba... "
Belum menyenyelesaikan ucapanya, empat Pendekar Lembah Gelap. Telah terkapar dengan kepala terpenggal.
" A~ampun tuan..! " Ucapnya dengan ekspresi wajah pucat ketakutan dan kengerian dimatanya, melihat teman-temannya telah tewas dalam keadaan kepala terpisah.
"Kalian telah banyak melakukan kejahatan, apakah pantas dirimu di ampuni? " Ucap Ling qiubai dengan menyeringai.
" Ampun saya Tuan, Saya akan memberikan semua informasi kepada Tuan tentang kelompok kami di Lembah gelap ini! " Ucapnya dengan memohon pengampunan.
"Hmm, menarik! kakak Peng sekarang bagianmu." Ucap Ling qiubai pada Ju Peng.
Sesaat kemudian Ju Peng telah selesai mengikat kedua tangan dan kaki ketua pendekar Lembah gelap. Dan di letakan ketanah dalam keadaan berbaring telungkup.
" Bocah, apa lagi selanjutnya? " Ju Peng bertanya pada Ling qiubai.
"Hmm, Galih semua informasi tentang Lembah gelap ini, termasuk jalan pintas ke arah Kota provinsi Xinjiang dari tempat ini." Ucap Ling qiubai dengan sedikit acuh tak acuh.
"Bocah kenapa bukan kamu saja yang menanyakan informasi ini padanya?" Ucap Ju Peng dengan ekspresi kesal.
"Kakak Peng, Kamu adalah ahlinya soalnya mencari tahu informasi! dan terlebih kakak Peng, kultivasimu juga tinggi." Jawab Ling qiubai dengan sedikit memujinya.
"I..itu! Baiklah bocah." Ucapnya dengan ekspresi sedikit aneh mendengar pujian untuknya.
__ADS_1
" Dan Kamu bajingan! Siapa Namamu? Ada berapa kekuatan yang mendiami hutan gelap ini selain kalian pendekar kentut?" Tanya Ju Peng pada tawanan mereka.
" Mo Kang... Namaku Mo Kang Tuan Pendekar. "Jawabnya dengan ekspresi tekejut dan kembali berkata; " Di Lembah Gelap ini selain binatang buas, ada satu kekuatan yang mendiami Lembah gelap dan Semuanya adalah Penjahat dan buronan kelas atas Dinasti Tianzong."
"Dan ketua kami bernama Situ Jangda, kultivasi nya di alam inti emas tingkat puncak. Saya dan enam orang lainnya adalah wakil ketua situ Jangda, dan kami berenam memiliki masing-masing empat pengawal." Jawab ketua pendekar Lembah gelap tersebut.
"Terus.. Apa tujuan kamu dan pengawal mu menyerang kami secara diam-diam? " Tanya Ju Peng dengan menatapnya dengan tajam.
"Ampuni nyawaku Tuan Pendekar! sejujurnya tempat ini adalah wilayah tempat saya di tugaskan untuk memantau prajurit dari Kota Provinsi Xinjiang. Sebelumnya saya mengira kedua Tuan Pendekar adalah Prajurit Kota Xinjiang yang memata-matai kami."
"Karena ada laporan dari pengintai di Selatan bahwa menemukan binatang buas, banyak terbunuh dalam keadaan sadis. Setelah itu ketua kami mengirim ku untuk memastikan kebenarannya dan setelah itu kami bertemu dengan kedua Pendekar." Jawabnya ekspresi yang masih ketakutan.
" Ampuni saya Tuan..." ucapnya memohon.
Setelah mendengarkan informasi dari Mo kang. Ling qiubai dan Ju Peng mengangguk paham mengapa mereka bedua di serang secara tiba-tiba.
Bagaimanapun tindakan mereka selama satu bulan menyusuri lembah, akan memancing kekuatan Lembah Gelap, terutama penjahat yang mendiami Lembah gelap ini.
" Bocah, bagaimana selanjutnya? " Tanya Ju Peng pada Ling qiubai.
"Hmm... Baiklah. " Ucapnya sambil berjalan kearah Ju Peng dan tahanan, Mo Kang.
"Kami akan melepaskan mu, tapi kamu harus berjanji dua hal pada ku! Apakah kamu sanggup? " Ucap Ling qiubai dengan menatapnya dengan tajam.
Dia Tahu, walaupun melepaskan penjahat ini dari sekapan mereka, tidak ada jaminan Mo Kang dan kelompoknya. Tidak akan membuat masalah dengannya selama perjalanan menuju Ibu Kota Provinsi Xinjiang.
"Saya berjanji Tuan.. Saya sanggup." Jawabnya dengan cepat dan tegas.
"Hhmm, Pertama kamu harus berjanji menemani kami keluar dari Lembah ini menuju Kota Xinjiang! Sisanya saya akan memberitahumu nanti."
"Baik Tuan pendekar, selama Tuan Pendekar mempercayai saya. " Ucap Mo Kang dengan ekspresi serius.
"Baiklah... " Ucapnya tiba-tiba di bentak oleh Ju Peng.
" Bocah, sejak kapan kamu idiot seperti ini, ha!" Bentak Ju Peng dengan ekspresi melototinya, dan kembali melirik Mo Kang;" Buka mulutmu! "
Setelah mendengar bentakan itu, Mo Kang. Membuka mulutnya, seketika sebutir Pil Hitam masuk dan melebur kedalam tubuhnya.
"Pil Hitam yang kamu telan adalah racun akut, setiap dua jam kamu di haruskan menelan penawarnya." Ucap Ju Peng pada Mo Kang. Dan dia kembali berkata;" Seharusnya kamu sudah mengerti mengapa saya memberimu racun! Jadi saya tidak perlu menjelaskannya padamu."
"Baik Tuan Pendekar." Mo kang mengangguk setelah mendengar apa yang di sampaikan Ju Peng.
Sesaat kemudian ikatan yang menjerat tangan dan kaki Mo Kang terlepas, dan menunggu perintah dari mereka berdua.
"Bocah, jika tidak ada hal lain segera kita meninggalkan tempat ini." Ucap Ju Peng.
" Hmm.. Mo Kang!" Ucap Ling qiubai sambil melirik Mo Kang.
__ADS_1
Setelah itu, mereka terus menyusuri jalan kearah Ibu Kota Provinsi Xinjiang yang di pandu oleh Mo Kang.
...... Bersambung.......