LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
41. Menjadi Target Pembunuhan Menara Keadilan.


__ADS_3

Pada saat waktu bersamaan dengan peristiwa yang terjadi di Klan Ling, sesuatu terjadi di Paviliun Arena Duel.


" Tuan," Seorang pelayan berjubah hitam tiba-tiba datang membawa surat dengan ekspresi kecemasan di raut wajahnya.


Setelah membaca isi surat itu, wajah Pengawas Bai berubah suram.


Isi surat tersebut adalah; Ling Qiubai dalam masalah. Segera kehutan Pinus 10km dari perbatasan kota untuk menyelamatkan nya!.


" Pesona Senyum, Luo Yueyin."


" Luo Yueyin? " Ekspresi ketakutan muncul di wajah Pengawas Bai dan segera memerintahkan pengawalnya.


" Semua pengawal berjubah emas berkumpul dan segera ikuti saya!"


Sesaat kemudian tujuh gerakan bayangan meninggal kan Paviliun Arena.


Masing-masing dari mereka semua memiliki basis kultivasi Alam Inti Emas Menengah dan hanya Pengawas Bai yang memiliki kultivasi puncak alam inti emas.


.........


Hutan Pinus Perbatas Kota Ling.


Ada Lima belas ahli inti emas Menengah dan satu Ahli puncak inti emas berdiri di masing-masing atas pohon pinus yang sedang menunggu seseorang dengan tenang.


WHOOSSS!


Seorang wanita yang sedang membawa Ling Qiubai berdiri didekat para ahli yang menunggu mereka.


" Saya akan menyerahkan masalah lainnya pada kalian semua." Ucapnya wanita yang bernama memei dengan acuh tak acuh.


" Luo Xiomei, kamu tidak memberitahu kami sebelumnya bahwa tugas kami adalah menghadang orang-orang dari organisasi menara keadilan! " Ucap seorang pemuda dengan tegas.


Luo Xiomei kembali bertanya kepada mereka;"Bagaimana hadiah yang akan kalian terima, setelah menyelesaikan tugas?"


" Baiklah," Para ahli yang sebelumnya tidak puas segera mengangguk paham.


Tiba-tiba kelompok yang di pimpin oleh Pengawas Bai telah tiba, Luo Xiomei kembali menatap kedatangan mereka.


" Pengawal naga emas dari istana naga emas? " Ketika Pengawas Bai datang, melirik para ahli yang sedang berdiri di atas pohon dan menatap mereka.


Masing-masing dari mereka mengenakan cincin emas, simbol pengawal Istana Naga Emas.


"Tuan Bai." Ling Qiubai terkejut setelah melihat siapa yang datang.


" Ling Qiubai." Pengawas Bai melirik nya, tiba-tiba menemukan seorang wanita yang membawa Ling Qiubai.

__ADS_1


" Apakah kamu Luo Yueyin? Tidak, kamu bukan dia. Kamu adalah Luo Xiomei!."


" Ya, ini saya." ucapnya dengan tegas.


" Song Bai, ketika Kakak ku masih hidup, dia sangat baik padamu dan kakak iparku juga telah menggapmu seorang saudara. Saat ini putra mereka berdua dalam bahaya, tidaklah kamu akan membantunya?"


Ekspresi Pengawas Bai begitu melankolis dan dia memandang Ling Qiubai, dia berkata;" Dia adalah putra dari sudara Futian, sudah sewajarnya saya sebagai pamannya membantunya."


" Segera bawa dia bergi jauh dari sini, saya dan pengawalku yang akan menghadang para keparat dari menara keadilan." Ucap Pengawas Bai dengan penuh ekspresi tegas.


" Terima kasih banyak," setelah mengucapkan rasa hormat. Luo Xiomei Memandang salah satu Para ahli dari Istana Naga Emas; " Peng, ayo ikuti saya segera."


" Baik," Ucapnya dengan mengangguk.


Setelah mereka menghilang dari kejauhan, Orang-orang dari menara keadilan telah berhadapan dengan Lima belas ahli dan kelompok Pengawas Bai.


.............


Setengah jam kemudian, telah jauh dari Hutan Pinus.


" Apa sebenarnya yang terjadi? mengapa kalian membawaku? " Ling Qiubai tidak bisa menahan diri untuk terus mengutuk mereka.


"Kamu bertanya mengapa? Karena kamu telah membangun jiwa pedang, dan itulah kenyataannya saat ini." Ucap Luo Xiomei.


" Apakah orang-orang yang membuat kekacaun di Klan Ling dan mengejar kita sebelumnya datang untuk membunuhku? " Ling Qiubai bertanya dengan ekspresi rumit;" Apakah karna Jiwa pedang di tubuhku!"


" Setahuku selain ayahmu satu-satunya di dunia ini yang membangkitkan jiwa pedang, itu adalah kamu."


" Bukankah selama ini kamu ingin mengetahui mengapa ayahmu menghilang empat tahun lalu tanpa berita?" Ucap Luo Xiomei dengan keadaan marah, terus berlari bersama pengawal istana Naga emas.


" Apa? Bagaimana dengan ayahku? Apakah karena membangunkan jiwa pedang dia menghilang? " Ucap Ling Qiubai terkejut dengan ekspresi melotot di pundak Luo Xiomei.


" Ya, kamu benar," Luo Xiomei mengangguk;" Tapi kamu berbeda, Ayahmu hanya membangunkan Jiwa pedang di tingkat kultivasi puncak inti emas. kamu bukan hanya membangunkan jiwa pedang, tapi kamu juga telah menggabungkan Niat pedang dengan tubuh fanamu."


" Beberapa bulan setelah ayahmu membangunkan jiwa pedang, ia di buru di perjalanan oleh organisasi menara keadilan hilangga ia tidak pernah mengunjungi mu karena takut membahayakan mu dan Orang-orang Klan Ling."


" Saat ini ayahmu telah di sekap oleh organisasi menara keadilan. Saya tidak tahu apakah ayahmu masih hidup atau sudah tiada." Luo Xiomei menggelengkan kepalanya dengan tersenyum masam;" Apakah kamu hanya memperdulikan Ayahmu. Apakah kamu tidak ingin bertanya tentang ibumu? "


Saat berkata Luo Xiomei terlihat mengeluarkan sebaris airmata kesedihan dimatanya, namun sesaat ekspresi nya kembali tegas.


" Ibuku? " Tanya Ling Qiubai dengan antusias.


Dia telah tumbuh bersama ayahnya, Sampai dia berusia 12 tahun. Adapun Ibunya, dia belum pernah melihatnya, dan ayahnya bahkan tidak pernah menyebutkannya.


" Apakah kamu kenal ibuku? " Ling Qiubai saat bertanya. Tiba-tiba, Luo Xiomei melemparkannya lansung kearah Pengawal Peng.

__ADS_1


" Luo Xiomei, Kamu... " Pengawal Peng segera menangkap Ling Qiubai dan menatap Luo Xiomei. Namun, Apa yang di lihatnya mengejutkannya.


Cadar Luo Xiomei terlepas, memperlihatkan wajahnya yang mengerikan penuh dengan urat biru. Luo Xiomei merontak dan meraung sedih merasakan kesakitan.


" Bajingan, dia keracunan." ekspresi pengawal peng menjadi lebih murung.


" Keracunan? "Ling Qiubai tekejut melihat keadaan luo Xiomei.


" Ling Qiubai." suara yang sedang mengalami kesakitan tersebut." Dengar baik-baik, Ibumu bernama Luo Yueyin adalah putri tertua Klan Luo."


" Tiga tahun lalu, ayahmu diburu oleh orang-orang menara keadilan dan ayahmu tidak punya pilihan lain selain berlindung diri ke Klan Luo. Untuk melindungi Ayahmu, Klan Luo bertempur melawan Menara Keadilan dan Klan Luo mengalami kekalahan."


" Pada akhirnya, Ibumu terbunuh dan ayahmu di sekap oleh menara keadilan. Dan Klan Luo diratakan dengan tanah, semua keluarga di bantai. Saya adalah satu-satunya yang cukup beruntung selamat!"


" Jadi kamu harus ingat dengan baik-baik, kamu bukan hanya putra Ling Futian. Tapi kamu juga memiliki garis keturunan terakhir Klan Luo, Kecuali saya. Kamu harus hidup dengan baik dan tumbuh lebih kuat dari sekarang. Setelah kamu cukup Kuat kamu harus membalaskan dendam kehancuran Klan Luo kita pada Menara Keadilan."


" Pedang yang kamu bawa.. " Luo Xiomei keadaannya sangat parah dan seperti mengalami gangguan jiwa.


" Kamu harus tetap menjaga Pedang Peninggalan Ayahmu itu. Ayahmu pernah memberi tahu ku, pedang itu adalah kunci untuk memasuki tanah leluhur!"


Pada akhirnya suaranya lebih histeris dan mulai menggila.


" Kalian cepat pergi, Peng segera bawa dia pergi sejauh mungkin!"


Pengawal Peng menatap mata Luo Xiomei, lalu segera mengangkat Ling Qiubai dipunggungnya;" Pergi!"


" Bibi. Dia adalah bibiku." Ling Qiubai mengerti identitas dari luo Xiomei; " Tidak, bawa bibiku, kita pergi bersama! " Ucapnya dengan marah.


" Dia telah di racuni, dia akan segera menjadi orang gila dan menyerang siapa saja yang di jumpainya. Kita tidak bisa membawanya bersama. Ucap Pengawal Peng.


" Kita tidak boleh meninggalkannya di sini!" Teriak tegas Ling Qiubai.


Pengawal Peng yang memperhatikan situasi ekspresi Ling Qiubai, segera ia membuat Ling Qiubai pingsan dan dia melarikan diri dari sana segera mungkin.


WHOOSSS!


Sesaat kemudian. Tiba-tiba orang-orang yang dipimpin oleh pria berjibah ungu dari Menara keadilan.


Telah tiba di tempat Luo Xiomei dan pria berjubah ungu tersebut terkejut saat melihat Luo Xiomei yang telah gila.


" Haha, Luo Xiomei kamu tidak bisa bersembunyi lagi. Sekarang ikutlah bersama kami dengan patuh."


" Bajingan Tua Tong Ying, Kamu akan mendapatkan balasan jauh dari apa yang kamu perbuat padaku!"


........... Terima Kasih🙏🌹🙏.........

__ADS_1


__ADS_2