LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING

LEGENDA PENDEKAR PEDANG LING
66. Saling Mengangkat Saudara.


__ADS_3

Kuil Gunung Qincheng dikenal sebagai Tempat Suci untuk ber kultivasi dan itu layak untuk namanya.


Keberadaan Kuil Hanzi, Paviliun Guanyin, Paviliun PingYin, Goa Tanah Rahasia Yonghe adalah empat cagar budidaya istimewa Puncak PingYin, di Kuil Gunung Qincheng.


Karena keberadaan empat tempat budidaya tersebut; sangat membantu para murid berlatih di puncak PingYin.


Selain itu, di puncak ZhongCheng terdapat dua tempat para murid untuk berlatih; Pagoda Tingkat 13 dan Pagoda Surgawi.


Adapun Puncak ZhuangYang adalah pusat utama Kuil Gunung Qincheng.


Beberapa saat kemudian, Master Puncak PingYin membawa Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan di halaman Paviliun PingYin.


Master Puncak PingYin menghentikan langkahnya dan berbalik melirik mereka berdua, tersenyum dan kemudian ia berkata;"Gu Cheng Xuan, Dugu Jian Ling! Setiap murid yang berlatih di Puncak PingYin akan memiliki satu Manor. Kamar kalian berdua ada di manor itu!"


Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan dengan cepat melirik manor yang di tunjuk master Puncak PingYin.


Terlihat manor itu memiliki halaman tidak terlalu luas, namun memiliki empat rumah secara terpisah.


Tiba-tiba Master Puncak PingYin memanggil sesorang dengan suara yang sangat kencang; Bocah Han~!"


"Ha? Iya...Iya Aku datang." Ucap seeorang dengan kasar.


Ling Qiubai memandang dua orang yang melangkah keluar.


Terlihat seorang pemuda gendut dari dalam rumah, dan ada sosok gadis lansing berambut hitam panjang tampak berusia 15 tahun yang juga ikut keluar dari salah satu rumah.


Setelah mereka berdua muncul, master Puncak PingYin melirik mereka dan berkata;" Bocah Han! Mulai sekarang, mereka akan tinggal di Manor ini bersama kalian."


"Tolong antar ke tempat tinggal mereka dan memperkenalkan mereka dengan lingkungan Puncak PingYin."


"Tidak masalah, Master." Pemuda gendut itu mengangguk dan berjanji.


"Ini adalah token identitas kalian sebagai murid, di dalamnya sudah berisi poin." Kata Master Puncak PingYin dengan menyerahkan token identitas mereka.


Di Kuil Gunung Qincheng. Keberadaan poin sangat penting untuk di manfaatkan oleh murid-murid, sebagai alat tukar mendapatkan sumberdaya pelatihan.


Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan menerima token tersebut dan mengamatinya.


"2.000 poin? " Ling Qiubai mengangguk senang. Lalu ia melirik token yang ada di tangan Gu Cheng Xuan tertulis angka 6.000 poin.


"Aku hanya menerima 2.000 poin, tapi Gu Cheng Xuan menerima 6.000 poin. Kemungkinan karena aku hanya melewati lapisan 4 di ujian Domain Pedang? " Ling Qiubai mematung, merenung.


Kemungkinan itu bisa terjadi!


"Baiklah, Pastikan kalian berusaha lebih keras! Dari tahun sekarang. Aku berharap di masa depan kalian berdua bisa memperlihatkan kepada kami semua, prestasi gemilang." Ucap Master Puncak PingYin dengan senyum indahnya, berbalik dan segera melangkah pergi.

__ADS_1


Setelah Master Puncak PingYin melangkah pergi, Pemuda gendut itu menatap Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan dan memperkenalkan dirinya.


"Namaku Wang Han, dan gadis di sampingku adalah Bing Yin."


"Dugu Jian Ling," Ling Qiubai berkata dengan masih dengan nama samarannya.


"Gu Cheng Xuan," Gu Cheng Xuan juga memperkenalkan dirinya.


"Dugu Jian Ling, Gu Cheng Xuan, kedatangan kalian berdua membuat Manor ini terlihat ramai. Ayo, kita adakan pertemuan, kita berempat perlu perayaan kecil-kecilan." Kata Wang Han sambil tersenyum.


"Kalian bertiga tunggu sebentar di meja batu itu. Ada hal yang perlu di persiapkan untuk menyambut kalian berdua." Setelah berkata, ia segera berlari ke dalam rumahnya


Beberapa saat Wang Han muncul dengan lima guci anggur di depan mereka bertiga.


Ling Qiubai tersenyum setelah mencium aroma anggur yang datang dari arah guci yang di bawa Wang Han.


Sementara Gu Cheng Xuan tetap dengan ekspresi acuh.


Setelah itu mereka menum, dan beberapa saat setelah menikmati anggur secara beruntun, suasana hati mereka menjadi lebih santai dari sebelumnya.


Pada saat ini, Wang Han berkata;" Dugu Jian Ling, Gu Cheng Xuan, Kita berempat akan tinggal bersama dalam halaman yang sama melewati tahun yang panjang, mulai hari ini." Wang Han berkata dengan serius menatap mereka dan berkata terus menerus.


"Kalau aku boleh mengusulkan, terlalu tidak sopan jika di antara kita berempat tidak saling bahu membahu dalam suka maupun duka."


"Bagaiamana jika kita saling mengangkat saudara dan saudari menurut usia? Karena aku lebih tua di antara kalian bertiga, aku adalah Saudara pertama."


"Dugu Jian Ling, kamu Saudara ketiga. Adapun Bing Yin adalah saudari perempuan kita, sekaligus saudari kecil keempat."


"Apakah kalian setuju dengan usulan ku, mulai saat ini kita akan menjadi Saudara angkat? " Ucap Wang Han dengan serius menunggu jawaban mereka.


"Tidak masalah," Ling Qiubai mengangguk dan kembali meminum anggurnya.


Begitupun Gu Cheng Xuan dan Bing Yin ikut mengangguk.


Bagaimanapun, mereka akan hidup di atap yang sama mulai saat ini, sudah seharusnya hubungan mereka harus lebih baik satu sama lain.


Beberapa saat mereka duduk menikmati anggur bersama, masing-masing di antara mereka meninggalkan kesan yang baik dalam hati.


Wang Han sangat mudah bergaul dan paling menghargai persahabatan.


Gu Cheng Xuan walaupun terlihat acuh, tidak menunjukan arogansi karena bakat dan pencapainnya dalam ujian, dia masih mau duduk setara bersama menikmati anggur.


Adapun, gadis kecil bernama Bing Yin, agak pendiam dan pemalu. Namun reputasinya melewati ujian lapisan Ketujuh di usia 15 tahun sangat mencengangkan.


Karena itulah, saat mendengar ajaka Wang Han, Ling Qiubai dengan cepat menyetujuinya. Begitu pula Gu Cheng Xuan dan Bing Yin menganguk setuju.

__ADS_1


"Haha, karena tidak ada yang keberatan, mari kita membuat sumpah." Wang Han melihat mereka setuju, tersenyum bahagia dan segera mengangkat cangkir anggur.


"Dengan Anggur ini, mulai sekarang kita berempat adalah saudara angkat, kita akan berbagi kebahagiaan dan kesulitan bersama."


Tanpa ragu-ragu, Ling Qiubai dan Bing Yin ikut mengangkat cangkir anggur mereka. Adapun Gu Cheng Xuan termenung sejenak dan lalu ikut mengangkat cangkir anggurnya.


TRANGG~!


Dengan prosesi pengambilan Sumpah selesai. Empat Pendekar tiada tara yang terkenal di Daratan Utara telah lahir!


Waktu dua jam telah berlalu dengan cepat!


Saat ini Wang Han mengajak Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan berkeliling memperkenalkan kepada mereka setiap tempat yang ada di Puncak PingYin.


Tepat di area yang sangat sejuk dan luas terlihat sebuah bangunan bertingkat empat yang terlihat kuno, tertulis di atas papan nama bangunan; Kuil Hanzi.


"Di depan kita adalah Kuil Hanzi. Sebagai tempat melatih Ilmu bela diri menggunakan pemahaman Prinsip setiap unsur elemen dasar di alam semesta ini." Ucap Wang Han sambil menunjuk, dan terus berkata!


"Kuil Hanzi memiliki delapan orang guru, di alam Yin-Yang tingkat Yang, masing-masing guru memiliki pemahaman yang tinggi tentang salah satu unsur elemen alam semesta di setiap lantai."


"Jika kalian berdua memiliki masalah dalam memahami setiap unsul elemen alam semesta, kalian dapat meminta bimbingan kepada delapan guru Kuil Hanzi. Setelah itu, kalian berdua akan tercerahkan."


Setelah mendengar fungsi Kuil Hanzi, ekspresi Ling Qiubai dan Gu Cheng Xuan terlihat bahagia, terlihat dalam penilaian Wang Han, walaupun tidak meninunjukannya secara terbuka.


"Baiklah, aku akan menujukan tempat istimewa lainnya di Puncak PingYin ini." Wang Han selesai berkata, setelah itu berbalik dan mereka bersama-sama mengikutinya.


Setelah itu!


Di depan mereka terlihat sebuah area yang di jaga oleh beberapa orang murid senior, berdiri di depan Pintu Goa.


"Saat ini kita berada di area Goa Tanah Rahasia Yonghe, mereka adalah murid-murid senior yang di tugaskan untuk menjaga pintu masuk Tanah Rahasia."


Setelah itu mereka mengikuti Wang Han melangkah dan berdiri tidak jauh dari murid-murid senior yang berjaga.


"Junior Han." Ucap salah satu penjaga di pintu masuk.


"Maaf senior sekalian, kali ini saya hanya mengajak kedua saudaraku berkeling di Puncak PingYin." Kata Wang Han.


Para murid-murid yang berjaga itu mengangguk dan tidak mengatakan apa-apa lagi.


"Tanah rahasia Yonghe adalah tempat paling istimewa di Puncak PingYin. Jika Saudara kedua dan ketiga ingin berlatih di sini, harus menukarkan 1.000 poin agar bisa mendapatkan akses, dengan batas waktu maksimal dua jam." Kata Wang Han sambil tersenyum.


"Apakah kedua Saudara ingin mencoba? " Wang Han berkata dengan serius.


"Oh? Tentu saja." Ling Qiubai terkejut tiba-tiba di tanya sambil menganguk dan kemudian melirik Gu Cheng Xuan;" Kaka kedua, kamu duluan."

__ADS_1


Bersambung... 👆🙏


__ADS_2