
Ling An menatap Ling Qiu Bai dengan dingin, sementara Ling Qiu Bai menatapnya dengan acuh tak acuh.
" Ling Qiu Bai, Sepertinya saya terlalu meremehkan mu! "
" saya tidak pernah berharap bahwa kamu telah menyembunyikan diri begitu dalam. Semua orang mengira, kamu adalah sampah yang tidak memiliki kekuatan (qi). Tetapi sekarang tampaknya kamu telah mempunyai kekuatan (qi) sejak lama"
"Kultivasi mu tidak buruk!. Mengapa kamu menyembuyikannya pada semua orang? dan tidak mau mengungkapkannya?"
Suara Ling An dengan ekspresi marah, " Setengah bulan yang lalu, Kamu mengekspos kultivasi mu di langkah ketiga jalur roh di depan saya. Kamu juga memalsukan kekuatan mu yang sebenarnya, bukan? "
" Berpura-pura? Apakah dia pikir saya menyembunyikan kekuatanku selama empat tahun? " Ling Qiu Bai berkata dalam hati tanpa menjawab pertanyaan Ling An.
Ling An dan Para murid di sekitarnya bisa memikirkan apapun mereka sukai. Tidak masalah jika semua orang mengira dia menyembunyikan kekuatannya selama ini.
Dia tidak keberatan sama sekali. Di klan Ling, yang benar-benar dia perdulikan adalah satu orang; Ayahnya.
Ketidak perdulian Ling Qiubai, membuat Ling An semakin marah.
" Ling Qiubai, saya telah melewati ujian menara langit sebelumnya. Kamu juga telah berhasil, apakah kamu berani bertarung dengan saya? " kata Ling An
" Bertarung dengan mu di depan umum? " Ling Qiubai mengangkat alisnya sambil menatapnya
" Apa? kamu tidak berani? " sudut mulut Ling An sedikit naik, dengan sedikit jijik.
" Ling An, saya ingin tahu. Ada banyak murid di Klan Ling. Mengapa kamu selalu menargetkan ku? "
" Jika kamu iri hati padaku, karena Ling Meng'er. Yah, saya sudah lama tidak memiliki hubungan dengannya. kenapa kamu masih menggaguku? "
" Apakah pikiran mu begitu sempit? " tanya Ling An dengan jijik.
Dugaanya benar, Ling An memiliki pemikiran yang sempit dan di penuhi api cemburu.
Karena Ling Qiubai telah menghabiskan begitu banyak waktu bersama Ling Meng'er selama empat tahun. Itulah menyebabkan kemarahan dan kecemburuan Ling An ke padanya tanpa batas.
Meskipun hubungan di antara Ling Qiubai dan Ling Meng'er telah berakhir, kebencian Ling An sama sekali belum memudar kepadanya.
" Cukup kamu bicara! Saya hanya bertanya apakah kamu berani bertarung denganku? " Kata Ling An dengan tegas.
Mendengar kata-kata Ling An, mulut Ling Qiubai sedikit melengkung. Dia mengambil nafas dalam-dalam dan mengangkat kepalanya.
Matanya berkedip sedikit lega," Yah, saya berjanji, jika kamu ingin bertarung, maka saya akan meladeni mu! "
Ada kegemparan di halaman Menara Mangit.
" Ia menerima tantangan nya! ia menerimanya! "
" Beraninya ia menerima tantangan Senior Ling An? "
" Ia yang tidak tahu tinggi nya langit dan rendahnya bumi, lelucon apa itu! "
" Kenapa tidak? Bagaimanapun, ia telah melewati semua lantai ujian Menara Langit. Mungkin Kekuatannya (qi) nya juga telah mencapai ranah ke Tujuh atau Lebih kuat dari Ranah Ke Enam"
" Tunggu! Mereka berdua seharusnya seimbang dalam kekuatan. Senior Ling An telah mencapai Ranah langkah ke Enam puncak dari Jalur Roh. Jelas, Ling Qiubai telah menyembunyikan kekuatannya selama ini, pertarungan mereka sangat menarik."
Murid-murid yang berada di halaman Menara Langit, sangat ingin menyaksikan duel antara mereka berdua.
" Kamu mempunyai nyali juga ya!" Ling An nyengir mengerikan, tapi dia sama sekali tidak menatap mata Ling Qiu Bai.
Bahkan Bahkan Ling Qiu Bai telah menyelesaikan Ujian Lantai Tujuh Menara langit dan ia tidak, itu tidak akan ada bedanya. Semua orang tahu bahwa murid manapun yang kekuatannya telah mencapai ranah langkah keenam puncak dapat melewati ujian laintai tujuh dengan segenap usaha. Sedangkan ia telah mencapai puncak Langkah ke enam jalu roh sejak lama!.
" Terima ini!"
__ADS_1
Ling An meraung dengan gila menggunakan kekuatan (qi) dengan boros di arahkan pada tinju tangan kanannya. Segera ia melayangkan pukulan dengan kekuatan besar, dan membangkitkan angin kencang di sekelilingnya.
Kekuatan di Puncak ke Enam dari jalan Ilahi meledak seketika.
Banyak murid yang hadir menjaga mata terbuka mereka. menyaksikan kekuatan (qi) dari Ling Qiubai sangat luar biasa.
Menghadapi ledakan kekuatan penuh Ling An. Ling Qiubai dengan sangat dingin dan marah menyalurkan kekuatan (qi) Langkah Ke Enam dari jalur Ilahi. Dan masih menekan Kekuatannya yang sesungguhnya di Langkah Ke Tujuh Sempurna Jalur Ilahi.
" Puncak Langkah Ke Enam?! "
" Ini benar-benar puncak langkah ke Enam,namun ini sedikit lebih kuat! "
Begitu kekuatan (qi) Ling Qiubai terungkap, banyak murid segera tercengang mengetahui kekuatannya.
" Minggir! "
Raungan marah terdengar seperti petir. Ling Qiubai membalas menyerang dengan pukulan tangannya.
" Haha, kamu berani menghadang seranganku tanpa menghunus pedang mu. Betapa idiotnya kamu! " Ling An tidak bisa menahan tawa.
Semua orang tahu, bahwa semua murid dari Aula beladiri merah lebih unggul menggunakan pukulan, tapak tangan dan perisai (qi) dari pada menggunakan senjata dari pedang, golok, tongkat, dll.
Sedangkan Semua murid dari Paviliun Pedang lebih unggul jika mengunakan senjata pedang, golok, dan Pisau terbang.
Menurut Ling An dan semua murid yang ada di halaman Menara Langit yang sedang menyaksikan pertarungan mereka berdua.
Ling Qiubai akan berada pada posisi yang tidak menguntungkan jika ia berhadapan lansung menggunakan lukulan tinju dan tapak tangan.
" Haha, Ling An! Kamu benar-benar terlalu percaya diri dengan kekuatanmu yang kecil itu, dari Aula Beladiri Merah, "
" Buka mata anjingmu! "
BOOOOMMMM!
Dua kekuatan tinju penuh dengan kekuatan (qi) bertabrakan. Dan meledak pada saat yang sama.
Whossss!
"Uhgggg!
" Apa? "
Ketika pukulan Tinju Ling An menabrak milik Ling Qiubai, wajahnya berubah, karena menemukan kekuatan serangan tinju dari Ling Qiubai sangat menakutkan sehingga membuatnya mundur sepuluh langkah kebelakang.
Kekuatan ini tampaknya lebih kuat dari miliknya.
" Bagaimana mungkin? Apakah dia masih menyembunyikan kekuatannya? " Ling An meraung didalam hatinya.
Dengan hati yang di penuhi keterkejutan. Dari Pukulan itu, Ling An merasakan pukulan yang sangat sakit dan darah mengalir dari mulutnya. Dia mundur sepuluh langkah begitu berat dan kuat sehingga ada jejaknya di laintai.
Namun, Ling Qiubai tidak mundur bahkan satu langkah pun.
Bukan Kelas!
Ling Qiubai benar-benar melampaui Ling An yang sejak awal telah banyak membual.
"Ini... "
" Bagaimana mungkin? , senior...! "
" Itu sungguh kuat! "
__ADS_1
Banyak murid yang menyaksikan termasuk Tetua Pengawas Menara Langit.
Tidak ada persaingan menggunakan kekuatan murni kultivasi, antara Murid dari Aula beladiri dan Paviliun Pedang, seperti ini selama ini.
Seharusnya seorang murid dari Paviliun Pedang hanya unggul dalam Ilmu Pedang mereka, dan belum pernah melihat mereka bertarung menggunakan Kekuatan (qi) tanpa terluka dan bahkan merubah situasi, apalagi lawannya dari murid berbakat dari Aula Beladiri Merah.
Namun, mereka semua tidak tahu bahwa Ling Qiubai ber-kultivasi menggunakan Ilmu Penciptaan Surgawi Dan Bumi. Ilmu Kultivasi yang menentang Surga dan tatanan Alam, Kekuatan (Qi) seorang pendekar yang ber-kultivasi menggunakan ilmu itu, lebih kuat dari kekuatan (qi) dari kultivasi ahli bela diri yang sama.
" Saya tidak menyangka! " Kata Ling An dengan marah
" Haha, Ling An! sebelumnya kamu telalu banyak membual tentang Kekuatan mu dari Aula Beladiri merah, Ternyata tidak seberapa!" Ling Qiu Bai mencibirnya.
" kamu telah melihatnya kan?"
" kamu harus tahu, jika benar-benar Pedangku di genggaman ku, tidak ada lawan yang benar-benar cocok, kematian yang harus ia tanggung! " Ling Qiubai berkata dengan cibiran yang dingin dan tajam.
kilatan mata mematikan muncul di mata Ling An. Kata-kata Ling Qiubai memantik kemarahan dan kebencian nya semakin besar.
Ling An meraung lansung menyerang Ling Qiubai dengan tapak pukulan andalannya.
" Tapak Harimau Suci- Seni Pertama Harimau Mengaum! Bunuh! " Ucap Ling An
GHOUURRRRRzz! WHOOOSzz!
Tapak yang menjelma menjadi Harimau raksasa mengaum tiba-tiba pecah di antara langit dan bumi dengan penuh kekuatan yang sangat menindas. Menyerang Ling Qiubai Seperti Ombak bergulung-gulung.
" Itu seni pertama Harimau yang mengaum!"
" Senior Ling An menggunakan salah satu Ilmu seni beladiri andalan dari Aula Beladiri yang yang paling kuat"
" Harimau raksasa itu benar-benar penuh dengan Kekuatan (qi). Jurus ini penuh kekuatan (qi) yang sangat banyak dan luas, sangat kuat! "
" Lihat, Ling Qiubai menghunus pedangnya.. "
" Seni Pertama - Rumusan Umum- 101 Perubahan pergerakan Pedang.."
CHUUU! WHOOOOSS!
Cahaya Pedang dingin bersinar 'Cermin Ba Gua'. kemudian naik keatas langit pecah 101 bentuk pedang dan bergerak secara arah acak Vital taget kemudian 101 Pedang menghilang tak berbentuk.
Ling Qiubai berlari dengan Elemen Kecepatan menerobos Kearah Serangan Lawan dan tiba-tiba waktu seakan berhenti dan sangat menekan dan menakutkan.
Di depan semua orang yang terkejut, kekuatan Tapak Ling An yang berbentuk Harimau raksasa yang agresif menuju titik vital Ling Qiubai, Tiba-tiba terbelah manjadi empat bagian.
CzRAazzz....!
Suara Pergerakan Pedang tak berbentuk yang menembus ke dalam tubuh tedengar sangat serak. Tiba-tiba gumpalan-gumpalan noda darah terciprat seperti meledak di bahu dan ada sedikit jejak darah di mulutnya.
"Ahgg~! "
"Uhhgg~! "
##
_Terima Kasih_👍🌷
catatan Sprit Hidup Hari Ini✊
(Jangan Kutuk dirimu atas kesalahan yang kamu buat di masalalu, jadikan sebagai pelajaran dan berusaha hidup lebih baik).
_Tak Terasa hapir Seminggu "LPPL" telah menembus Eps.23. Menulis tak semudah membaca😇. Harus benar-benar sistematik dari awal sampai akhir cerita, namun lebih rumit menulis senyumanmu Kepadaku. Happy Valentine day 14/02/2023☺🌷
__ADS_1