Legenda Raja Kultivator

Legenda Raja Kultivator
Chapter. 070: Turnamen Delapan Api


__ADS_3

Setelah memasuki gerbang masuk kota Berlian bagian inti, Xiao Chen dan Yong Shu langsung melesat di antara bangunan agar bisa sampai ke lokasi turnamen tepat waktu.


Tidak hanya mereka berdua saja yang melakukan itu, ada beberapa orang melakukan hal yang serupa dan salah satu dari mereka kenal dengan Xiao Chen, begitu juga dengan sebaliknya.


"Ang Shao, ya. Tidak heran kalau dia mengikuti turnamen ini..." Gumam Xiao Chen dengan pandangan yang terfokus ke depan.


Di sisi lain, Ang Shao juga mengatakan hal yang sama namun dalam hati. Dia harus waspada dengan Xiao Chen, karena orang itu sepertinya sudah jauh lebih kuat dari terakhir kali mereka bertemu.


***


Sekte Delapan Api, gerbang selatan.


Yong Shu dan Xiao Chen memilih untuk mengantri di gerbang selatan, dikarenakan gerbang utara dan lainnya sudah dipenuhi dengan ribuan orang.


"Guru, apa yang harus kita lakukan setelah masuk?" Tanya Xiao Chen sambil menoleh.


Yong Shu sedikit mengangkat alisnya, "Tentu saja pergi ke lokasi turnamen. Memangnya apa lagi?"


"Ah, maksudku, bagaimana caranya memberitahu mereka kalau aku sudah mendaftar di turnamen ini?"


"Oh, tak perlu khawatir. Kau hanya perlu menunjukkan tanda pengenal dari sekte Serigala Emas, dan nantinya mereka akan mengerti..." Jawab Yong Shu santai.


"Hm? Aku yang tidak mengerti, guru..." Xiao Chen sedikit memiringkan kepalanya.


Yong Shu sendiri menghela nafas pendek, "Minggu lalu, hari pertama saat kita sampai di penginapan Xunshen. Setelah kau pergi, aku juga langsung pergi ke sekte Serigala Emas untuk menanyakan hal yang kau tanyakan barusan, dan Patriark Ji Shang Hu menyuruhku untuk menunjukkan tanda pengenal yang dia berikan waktu itu kepada pengurus turnamen..."


Xiao Chen terdiam sejenak mendengarnya sebelum menganggukkan kepalanya paham, ia kemudian diam dan tidak bertanya lebih jauh lagi.


Setelah melewati pemeriksaan di gerbang selatan, Xiao Chen dan Yong Shu langsung pergi ke lokasi turnamen. Mereka berdua bisa langsung mengetahui dimana tempat turnamen berada, karena ada ribuan hawa kehadiran yang sedang berkumpul di satu tempat dan itu pasti adalah para penonton sekaligus peserta yang sedang berkumpul.


***

__ADS_1


Stadion Delapan Api.


Saat ini, para murid sekte Delapan Api yang menjadi pengurus turnamen sedang kesulitan menghadapi ribuan orang yang ingin masuk ke dalam stadion. Meski ada puluhan pintu masuk, tapi tetap saja mereka kesulitan.


Di sisi lain, Yong Shu dan Xiao Chen sedang berdiri di salah satu pohon yang tidak jauh dari stadion berada. Kakek tua itu menghela nafas panjang melihat suasana yang begitu ramai, jika mereka berdua harus ikut berdesak-desakan itu akan sangat merepotkan.


"Apa aku harus mengeluarkan auraku agar mereka memberikan jalan? Tapi, itu akan menarik perhatian orang-orang dan malah menciptakan situasi yang lebih merepotkan di masa depan." Yong Shu bergumam sambil berpikir keras.


Xiao Chen yang mendengar gumaman gurunya menghela nafas pendek, "Lebih baik kita menyelinap saja, guru. Kalau semisalnya tertangkap, aku hanya perlu menunjukkan tanda sekte Serigala Emas." Ucap Xiao Chen menyarankan.


"Ah, kau pintar juga." Yong Shu tersenyum, sedangkan Fang Lin memasang ekspresi datar.


"Namun, kita tidak perlu melakukannya. Lebih baik kita ikut bersama mereka...." Yong Shu menunjuk ke salah satu arah dengan tangan kanannya.


Saat ini, rombongan Yu sedang berjalan menuju ke salah satu pintu masuk Stadion. Orang-orang memberikan rombongan tersebut jalan dikarenakan mereka adalah anggota Kerajaan, dan juga mereka dikawal oleh beberapa Penatua sekte Delapan Api.


Xiao Chen sendiri langsung menggaruk topengnya di bagian pipi, "Lebih baik kita menyelinap saja, guru. Mereka adalah rombongan anggota Kerajaan Yu, dan guru pasti ingat bukan kalau aku pernah terlibat konflik dengan salah satu dari mereka?"


Xiao Chen memasang raut wajah kesal, "Ugh, guru kampret. Dia sengaja melakukannya, ya?!" Batinnya kesal.


Whoosh.


Xiao Chen mau tak mau melesat dan mengikuti gurunya dari belakang. Mereka berdua kemudian mendarat beberapa meter di depan rombongan Yu, dan itu membuat para pengawal termasuk Penatua waspada.


"Woah! Apa yang sedang mereka berdua lakukan?"


"Mereka siapa?! Berani sekali menghalangi jalan anggota Kerajaan Yu!"


Orang-orang mulai membicarakan kemunculan Yong Shu dan Xiao Chen.


"Oi! Siapa kalian?! Lancang sekali menghalangi rombongan ini!" Salah satu pengawal bertanya sambil mengeluarkan aura Nascent Soul akhir.

__ADS_1


Yong Shu langsung membuka topi capingnya dengan tangan kiri, "Hohoho... Tenangkan dirimu, kawan. Kami hanya berniat mengikuti kalian, karena aku terlalu malas untuk mengantri masuk."


"Kalian bisa diusir dari sini jika tidak minggir sekarang juga..." Salah satu Penatua berkata dengan suara tenang.


Xiao Chen sendiri tidak tinggal diam, ia langsung mengeluarkan sebuah tanda pengenal spesial milik sekte Serigala Emas.


Ketiga Penatua sekte Delapan Api sedikit mengangkat alis, dan salah satu dari mereka langsung memberi tanda kepada Yong Shu serta Xiao Chen untuk mengikuti mereka.


"Mereka adalah tamu spesial dari sekte Serigala Emas, jadi jangan khawatir..." Salah satu Penatua memberitahu kepada rombongan Yu.


Sedangkan Gao Lan tidak ikut campur, karena sedari awal dirinya sudah mengenali mereka berdua. Namun bukan berarti ia tidak waspada, bahkan sekarang ini tangan kanannya sudah bersiap untuk menarik pedang yang tersarung di pinggangnya.


Rombongan Yu kembali berjalan setelah masalah tersebut selesai. Yong Shu dan Xiao Chen berjalan di belakang rombongan itu tanpa peduli dengan ratusan mata yang memandang mereka berdua.


Perbincangan hangat langsung terjadi ketika rombongan Yu sudah masuk ke dalam stadion. Mereka semua bertanya-tanya mengenai identitas kedua orang itu, siapa mereka dan hubungan apa yang mereka miliki dengan sekte Serigala Emas?


***


Saat berada di dalam stadion, dua Penatua langsung menggiring rombongan Yu ke ruang tunggu yang khusus. Sedangkan Penatua yang tersisa langsung memberikan gelang merah dengan simbol aneh ke Xiao Chen, ia memberitahu kalau gelang tersebut adalah tanda resmi sebagai peserta turnamen Delapan Api.


Setelah menerima gelang tersebut, Xiao Chen langsung diarahkan oleh salah satu murid sekte Delapan Api ke ruang tunggu peserta, sedangkan Yong Shu diarahkan langsung oleh Penatua ke salah satu tribun yang luas.


Perlu diketahui, satu tribun stadion sangatlah luas dengan ratusan tempat duduk yang nyaman, dan ada sepuluh tribun yang dibagi menjadi tiga kelas.


Kelas ketiga hanya untuk para penonton biasa, sedangkan kelas dua untuk mereka yang telah membayar VIP, dan untuk kelas pertama mereka adalah tamu penting yang datang ke Turnamen sekte Delapan Api.


Yong Shu diarahkan ke Tribun kelas dua, meski dia adalah tamu spesial dari sekte Serigala Emas namun bukan berarti dia harus diperlakukan dengan sama oleh sekte Delapan Api.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> GIFT >> COMMENT.

__ADS_1


__ADS_2