Love During School

Love During School
10.kedatangan tamu spesial


__ADS_3

Setelah Arumi tiba di depan gerbang dia langsung menghembuskan napas sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat segerombolan siswi yang sedang teriak-teriak karena di godain oleh dua pria tampan siapa lagi kalau bukan kakaknya Arumi lantas Arumi pun berjalan mendekati abang nya


"Bang"panggil Arumi seketika semua siswi itu melihat ke arah Arumi Farel dan Rian pun ikutan menoleh


"Eh dek"udah nyampe aja


"Masuk mobil"ucap Arumi sambil melotot kan matanya ke arah kedua kakaknya itu lantas mereka berdua masuk duluan ke dalam mobil


"Arumi"ada seorang siswi memanggil nya sebenarnya Arumi malas membalikkan badannya tapi apa boleh buat Arumi pun membalikkan badannya dan tersenyum yang di paksa


"Arumi itu kakak kamu"benar yang ada di dalam pikiran Arumi bahwa pasti akan ada yang bertanya seperti itu kepada nya


"Iyya"jawab Arumi


"Oh iyya kalau gitu gue pergi dulu ya"ucap Arumi seraya membuka pintu mobil nya


"Eh arumi gue mau nanya dong kakak lo jomblo nggak sih?"tanya seorang siswi lagi


"Oh mereka berdua udah punya pacar bahkan udah tunangan dan bentar lagi mau nikah"ucap Arumi ngasal itu adalah taktik Arumi jika ada yang mendekati abang nya itu kini Arumi telah terduduk di kursi mobil lantas Farel meluncurkan mobil nya untuk pergi ke bandara


***


Sesampainya di bandara Arumi celingak-celinguk mencari seseorang yang dari tadi ia tunggu i dan ingin memeluk tubuh orang itu


"Duh mana sih dari tadi kita muter-muter tapi kok belum ketemu-ketemu sih"ucap Arumi sambil mengerucutkan bibirnya


"Rumi,Bang Arel, Ian" seketika ada suara yang memanggil mereka bertiga itu adalah orang yang sedari tadi di tunggu-tunggu dan di cari-cari seketika Arumi tersenyum dan mereka bertiga serentak membalikkan badannya ke arah sumber suara itu


"Kak Nana"teriak Arumi dan langsung berlari menuju ke arah Naina dan langsung memeluk erat tubuh kakak perempuan nya itu Naina pun membalas pelukan Arumi dengan erat


"Kak Rumi kangen banget sama kak Nana"pinta Arumi yang langsung ber manja dengan Naina.


Naina yang mendengarkan penuturan kata Arumi tersenyum


"Iyya dek kak Nana juga kangen... Banget sama kamu adik kakak yang kakak sayangi dan adik kakak yang paling manja dan manis ini"ucap Naina sambil mencium pipi Arumi kanan dan kiri nya ya Naina dan Arumi memang sedekat itu bahkan membuat semua saudara yang lain iri kepada mereka berdua karena mereka berdua jika di lihat bukanlah adik kakak melainkan ibu dan anak


Farel dan Rian yang sedari tadi hanya melihat mereka berdua saja kini sudah berjalan menuju ke tempat kakak dan adik perempuan nya itu


"Kita di anggur in ni kak?"ucap Rian seketika Arumi dan Naina melepaskan pelukannya dan Naina memeluk Rian

__ADS_1


"Ya nggak lah dek"ucap Naina lembut lalu Naina melepaskan pelukan Rian dan kembali memeluk Farel


"Lo sehat-sehat aja kan dek di sana"ucap Farel sambil memeluk tubuh Naina dengan lembut


"Iyya bang Nana sehat-sehat aja kok"pinta Naina


dan melepaskan pelukannya


memang empat bersaudara ini tidak seperti adik dan kakak melainkan seperti seorang kekasih karena mereka bersaudara tidak seperti yang lainnya terus-terusan bertengkar berbeda dengan saudara-saudara Arumi yang begitu akrab ya walaupun kedua abang nya itu suka menjahilinya


"Ya udah yuk kita pulang"ucap Rian seraya membawakan barang-barang Naina


"Ya udah yuk"mereka berempat pun pergi meninggalkan bandara Arumi dan Naina berjalan duluan dan diikuti oleh Farel dan Rian di belakangnya sambil membawa barang


***


Oh ya kalian nggak ngasih tau mama sama papa kan kalau gue pulang ke Indonesia hari ini ucap Naina yang telah duduk berdua di kursi mobil di belakang


"Tenang kak semuanya aman kok"ucap Rian


"Bagus deh kalau gitu"ucap Naina


"Oh ya kak bagaimana kekuatan buat mama sama papa ide aku bagus kan?"tanya Arumi


"Enggak sabar bagaimana reaksi mama papa ketika di kasih kado yang isinya kak Nana"ucap Rian seraya mereka berempat langsung tertawa kenapa tidak ini adalah hari bahagia buat kedua orang tuanya pasalnya ini adalah hari ulang tahun pernikahan mereka yang berusia 50 tahun dan mereka berempat sudah mempersiapkan semuanya di jauh-jauh hari


"Oh ya bang Arel udah pesan kue belum"tanya Arumi


"Astaga dek abang lupa"Farel yang dari tadi menyetir sekarang langsung menghentikan mobilnya sambil menepuk jidatnya pelan


"Lah kok gitu sih bang"tanya Naina


"Ya udah kita pesan sekarang aja kalau gitu"ucap Rian, Farel seketika mengambil handphone nya dari saku celananya dan mengetikkan sesuatu di sana lalu memberi tahu gambar kue yang akan dipesan kan nya untuk kedua orangtuanya itu sebuah gambar kue ulang tahun yang bertingkat tiga yang mereka pilih untuk merayakan hari ulang tahun pernikahan orang tua mereka walaupun pestanya itu di rayakan dengan kecil-kecilan yang hanya di hadiri keluarga nya dan orang-orang kantor papanya tapi itu semua tidak urungkan niat mereka untuk memberikan hadiah kepada orang tua nya...


sesampainya di tokoh kue mereka membeli lagi kue ulang tahun buat hadiah suprise ke pada mama dan papanya...


***


Sesampainya di rumah mereka berempat pun masuk lewat belakang rumah ya mereka juga sudah ber kongkalikong dengan asisten rumah tangga nya dan supirnya untuk kado ulang tahun pernikahan mereka

__ADS_1


Radit dan Maya kini duduk di sofa ruang keluarga sambil tersenyum melihat foto-foto jadul walaupun foto jadul tapi foto itu sangat amatlah berharga karena foto yang mereka lihat itu adalah foto pernikahan mereka berdua dan foto anak-anak mereka pas kecil


"Nggak kerasa ya pa pernikahan kita sudah berumur 50 tahun aja"ucap Maya yang duduk sambil menyenderkan kepalanya di bahu Radit


"Iyya ma nggak kerasa juga anak-anak kita sudah tumbuh dewasa semua"ucap Radit seketika maya meneteskan air matanya


"Mama kangen banget sama Nana pa"pinta Maya pelan


"Biasanya Nana ngucapin ultah tahun pernikahan ke kita kalau pagi tapi ini sudah sore dan Nana tidak nelpon kita pa apa Nana lupa ya"tanya Maya kembali dan anak kita bertiga itu juga nggak ngucapin ya apa mereka lupa pa? tanya Maya nggak ada habis-habisnya


lantas Arumi, Farel dan Rian pun memeluk kedua orangtuanya itu


"Mana mungkin kita lupa hari yang paling bahagia dalam hidup mama dan papa"ucap Arumi


"Iyya betul"ucap Farel Maya dan Radit terkejut dengan kehadiran mereka bertiga


"Loh kalian kapan pulang nya"?tanya Arumi


"Baru aja kok"ucap Maya


"Happy wedding anniversary ya ma,pa"ucap Arumi sambil memeluk kedua orangtuanya dan mencium pipi Maya dan Radit yang diikuti oleh Farel dan Rian


"Happy wedding anniversary mommy and dady"ucap Rian yang sok kece membuat semua orang tertawa


"Happy wedding anniversary ma,pa ucap Farel"


"Iyya sayang makasih ya"ucap Maya lembut


"Selamat ulang tahun pernikahan pa,bu" ucap asisten rumah tangga nya dan pak sopir nya serempak


"Iyya makasih ya bi,mag"ucap Maya lembut


seketika mata Maya beralih pada Arumi


"Rum kak Nana nelpon kamu tadi nggak soalnya mama dari tadi telponin tapi nggak di angkat-angkat nggak biasa nya Nana begini dulu Nana yang pertama ngucapin tapi sekarang kok nggak sih"ucap Maya manja


"Arumi tersenyum tadi memang kak Nana nelpon Rumi katanya Rumi aja yang ngasih tahu mama sama papa selamat ulang tahun pernikahan dari kak Nana soalnya kak Nana nggak punya waktu untuk ngucapin itu"jawab Arumi asal mereka tidak mempersiapkan diri untuk pertanyaan yang akan di lontarkan oleh orang tuanya


"Emang sebegitu pentingnya ya sampai nggak bisa nelpon mama atau papa?"tanya Maya dengan nada melemas Arumi jadi tidak tega melihat mama nya sedih seperti itu

__ADS_1


"Ya uda lah ma yang penting kan Nana udah ngucapin"ucap Farel


Iyya ma sekarang mama sama papa buka aja tuh kado pemberian dari kami bertiga"ucap Rian menunjuk kado yang sangat besar itu dengan dagunya kado yang sedang di bawah oleh mag sapri dan meletakkan nya dua langkah dari hadapan Maya seketika mata Maya membulat Radit pun juga ikut membulatkan matanya tak pernah terbayang akan mendapat kado yang begitu besar dari ke tiga anaknya itu...


__ADS_2