
Seseorang laki-laki tiba-tiba muncul di balik pintu kamar Raka iyya adalah Rayhan Papa Raka, Melinda dan Raka langsung menatap wajah Rayhan
"Boleh Papa masuk!?"Tanya Rayhan
"Boleh Pa masuk aja!"Ucap Raka Rayhan langsung masuk dan duduk di depan Melinda dan Raka
"Papa tadi dengar pembicaraan Mama dengan Raka ya!"Ucap Melinda yang di angguki oleh Rayhan
"Iyya!"Ucap Rayhan
"Papa dengar mulai mana!?"Tanya Raka
"Emm..Bisa di bilang semua!"Ucap Rayhan merayu Raka
"Oh jadi sekarang papa jadi tukang menguping ya!"Ucap Melinda
"Nggak kok Papa cuma nggak sengaja dengar terus keterusan hehehe!"Ucap Rayhan Melinda melihat Raka dan kembali menatap Rayhan dan menganggukkan kepalanya pelan
"Apa yang di bilang Mama kamu itu benar Raka!"Ucap Rayhan sambil menepuk bahu Raka pelan
"Papa dan Mama akan mendukung kamu!"Ucap Rayhan lagi Raka tersenyum melihat kedua orang tua nya itu mendukung keputusan nya sekarang raka tidak ada hambatan nya lagi untuk bisa memiliki Arumi karena orang tua nya sudah memberikan support dan orang tua Arumi pun begitu
"Tapi Raka sebelum kamu mengambil hati Arumi kamu harus mengambil hati keluarga nya dulu!"Ucap Rayhan memberikan masukan kepada Raka
"Kalau itu mah Raka sudah sukses Pa bahkan Raka sudah pernah ke rumah Arumi untuk bertemu dengan keluarga nya!"Ucap Raka
"Wah anak Papa ternyata lincah juga ya kalau soal hati!"Ucap Rayhan tersenyum meledek
"Ya udah Ma, Pa Raka mau keluar dulu ya Raka mau persiapin semua untuk acara Raka nembak Arumi nanti malam!"Ucap Raka sambil berdiri dari sofa lalu ia mengambil jaket yang tergantung di pintu kamar nya lalu melangkah ke luar Melinda dan Rayhan melihat Raka yang meninggalkannya Melinda menggelengkan kepalanya pelan
"Anak kamu Pa sama kelakuannya sama kamu!"Ucap Melinda sambil menatap wajah Rayhan
"Iyya dong sama ganteng nya juga kan!"Ucap Rayhan memejamkan satu mata nya menggoda Melinda
"Ih centil udah tua juga!"Ucap Melinda sambil berdiri dari sofa lalu pergi ke luar meninggalkan Rayhan sendiri
"Tua tapi masih ganteng kan!"Teriak Rayhan pelan lalu tersenyum manis dan menggelengkan kepalanya pelan
***
Setelah beberapa saat kemudian malam pun tiba Raka kini sudah berada di rumah Arumi ia berbicara dengan papan dan saudara laki-laki Arumi sedangkan Arumi masih di dandani oleh Maya dan Naina
"Aduh Ma kayaknya menor banget deh duh Rumi jadi nggak pede!"Ucap Arumi sambil terus menatap ke arah cermin
__ADS_1
"Duh sayang kamu tuh udah cantik banget seperti bidadari!"Ucap Maya menggoda Arumi
"Iyya de kamu tau!"
"Duh tapi kak ini mah Rumi nggak pede udah deh Rumi hapus aja make up nya!"Ucap Arumi seraya mengambil kapas dan ingin menghapus make up nya tetapi di cegah oleh Maya dan Naina
"Eee...De kok gitu sih jangan di hapus dong make up nya!"Ucap Naina
"Iyya sayang Mama sama kak Nana udah capek loh dandanin kamu cantik masa mau di hapus sih!"Ucap Maya
"Tapi Ma!"Ucap Arumi lesu
"Udah nggak usah pakai tapi tapi segala sekarang ayo kita turun kasian Raka udah dari tadi nungguin kamu!"Ucap Maya yang langsung membuat mata Arumi terbelalak kaget
"Raka udah ada di bawah Ma!?"Tanya Arumi
"Iyya jadi sekarang ayo kita temuin dia!"Ucap Maya yang kini telah memegang bahu Arumi menuntunnya untuk turun seketika jantung Arumi berdetak kencang dan tangan nya keringat dingin
"Duh Rumi kok jadi degdegan kayak gini ya Ma!"Ucap Arumi Maya hanya tersenyum manis
"Udah tenang aja sayang langkah kaki mereka sukses membuat mata para pria yang berada di ruang tamu menatap ke arah mereka Raka melihat Arumi dengan lekat kecantikan Arumi pada malam ini memang tidak ada tandingannya
"Wah anak Papa cantik banget!"Ucap Radit sambil tersenyum manis kepada putrinya itu
"Wah dek lo cantik banget pervecto!"Ucap Rian
"Ya udah Raka kamu sama Arumi berangkat sekarang yah takutnya kemalaman!"Ucap Maya yang langsung di angguki oleh Raka
"Baik tante!"Ucap Raka sopan
"Tolong kamu jagain anak om ya!"Ucap Radit
"Iyya om!"
"Ingat pulang nya jangan kemalaman dan harus hati-hati ya!"Ucap Maya
"Iyya tante kalau gitu Raka sama Arumi pamit dulu ya tante, om, bang,kak Nana!"Ucap Raka sopan
"Iyya!"Ucap Maya
"Raka ingat jaga adik gue!"Ucap Farel
"Iyya bang!"Ucap Raka
__ADS_1
"Ya udah Ma, Pa, bang,kak Rumi pergi dulu ya!"Ucap Arumi sambil menyalami tangan Maya dan Radit bergantian dan di ikuti oleh Raka
"Assalamualaikum!"Ucap Arumi dan Raka bersamaan
"Waalaikum salam!"Ucap Maya, Radit, Farel, Rian, dan Naina
Setelah sampai di depan mobil Raka langsung membukakan pintu mobil untuk Arumi
"Makasih!" Ucap Arumi sambil tersenyum manis
"Iyya sama-sama!"Ucap Raka lalu Arumi masuk ke dalam mobil Raka dan Raka langsung berlari kecil menuju ke pintu sebelah nya yang di mana terdapat kursi pengemudi setelah memakai sabuk pengaman mobil Raka pun langsung meninggalkan pekarangan rumah Arumi
di sepanjang jalan Raka tak henti-hentinya menatap wajah Arumi sekilas
"Kenapa di tatap-tatap terus sih aneh ya!?"Ucap Arumi sambil terus menatap cermin
"Ya udah deh mending hapus aja!"Ucap Arumi sambil ingin menghapus make up nya dengan tisu tapi di cegah oleh Raka
"Eee mau ngapain!?"Ucap Raka
"Mau di hapus!"Ucap Arumi
"Jangan dong udah cantik juga kenapa harus di hapus!"Ucap Raka yang sukses membuat jantung Arumi berdetak kencang
"Aaa!?"Ucap Arumi sambil melongo
"Lo cantik Arumi cantik banget!"Ucap Raka kini Arumi tersipu malu bahkan wajahnya sudah memerah mendengar perkataan dari Raka yang langsung membuat hati nya seperti di kerumunan oleh banyak kupu-kupu
Raka masih menatap wajah Arumi
"Udah jangan liat ke samping mulu fokus aja ke depan nyetirnya!"Ucap Arumi menggoda Raka
"Bagaimana nggak ngeliat ke samping mulu kalau pemandangan cantik ada di samping!"Ucap Raka yang kembali menggoda Arumi, Arumi pun langsung tersenyum manis kepada nya setelah beberapa saat kemudian kini Raka bersama Arumi sudah berada di depan rumah sepupu Raka sesampainya di sana Raka langsung membuka sabuk pengaman dan keluar dari mobilnya lalu mengelilingi sisi depan mobil ke arah samping untuk membukakan pintu mobil untuk Arumi setelah Arumi masuk ia celingak-celinguk melihat betapa ramainya di sana
"Eemm keluarga besar lo ada di dalam ya!"Ucap Arumi berhati-hati
"Iyya emang kenapa!?"Tanya Raka santai
"Gue takut!"Ucap Arumi sambil menatap wajah Raka ketakutan
"Udah lo nggak usah takut keluarga gue nggak bakalan makan lo juga kok!"Ucap Raka yang ingin membuat lelucon tetapi saat ini lelucon nya tidak mempan di bandingkan ketakutan Arumi
"Gue degdegan nih!"Ucap Arumi,Raka menaruh setengah tangan nya di depan dadanya dan menyisakan sedikit ruang untuk di masuki tangan Arumi di samping Raka langsung memasuki tangan Arumi ke samping tangan nya dan memegang tangan Arumi
__ADS_1
"Udah lo tenang aja gue ada di sini gue akan selalu ada di dekat lo ya!"Ucap Raka sambil terus memegang tangan Arumi ia merasakan bahwa Arumi saat ini sedang gugup karena dari tangannya yang keringat dingin Arumi langsung terpaku dengan perkataan yang di ucapkan oleh Raka iyya langsung mengangguk dan mereka berdua langsung masuk ke rumah sepupu Raka...