Love During School

Love During School
24.gudang


__ADS_3

Setelah Arumi dan Raka meninggalkan lapangan mereka kini sudah tiba di gudang sekolah Arumi heran kenapa Raka membawanya ke gudang


"Tunggu!"Ucap Arumi dengan nada yang cukup tinggi untuk suasana yang sunyi dan cukup gelap Arumi memberhentikan langkahnya dan Raka juga memberhentikan langkahnya lalu berbalik badan melihat Arumi


"Kenapa lo ajak gue ke sini!?"Tanya Arumi


"Karena di sini sepi jadi lo leluasa untuk menjelaskan semuanya!"


"Oh!"


Setelah Raka memberikan jawaban kepada Arumi mereka lalu melanjutkan langkahnya


"Masuk!"Ucap Raka datar


"Tapi lo harus janji dulu sama gue lo nggak bakal macam-macam kan!"Ucap Arumi karena sedari tadi ia memikirkan hal yang bukan-bukan


"Iyya lo tenang aja!"Setelah menerima jawaban dari Raka Arumi sedikit tenang dan ia langsung masuk ke gudang dan di susul oleh Raka di belakangnya, Raka lalu menutup pintu gudang dan mengguncinya dari dalam


"Kenapa di kunci!?"


"Nanti kalau ada orang yang masuk dan liat kita berdua gimana? lo mau!?"Arumi langsung menggelengkan kepalanya cepat


Lalu mereka berdua berada di tengah ruangan gudang itu


"Jelasin semuanya!"Ucap Raka datar dan menatap Arumi, Arumi menghela napas nya dan mulai bercerita


"Maaf tadi itu gue lama karena...!"Arumi menggantung cerita nya lalu melanjutkan lagi


tapi gue udah pagi kok kalau nggak percaya tanya aja sama Mama atau Papa atau kak Nana jangan tanya bang Farel sama bang Rian soalnya mereka berdua belum bangun ucap Arumi lalu menatap Raka dengan sedikit senyuman kecil ia menatap Raka yang melihat nya datar karena itu bukan itu jawaban yang diinginkan oleh Raka tapi dalam hati Raka juga senang karena ia merasa Arumi tidak ingin berbohong kepada nya sampai-sampai Arumi meminta Raka untuk memberi tahu kepada keluarga nya jika ia tidak mempercayai Arumi tapi walaupun Arumi berkata seperti itu Raka tidak akan memberi tahu kepada keluarga Arumi karena ia mempercayai Arumi sepenuhnya...Senyum Arumi langsung pudar karena Raka melihatnya datar Arumi langsung menundukkan kepalanya dan menatap ke arah lantai


"Tadi Rosa telat bangun jadi yang lain nya nunggu lama untuk jemput gue terus di jalan juga tadi macet panjang jadi nya lambat deh sekali lagi maaf!"Ucap Arumi melemas dan masih melihat ke arah lantai ia tidak sanggup menatap wajah Raka


"Gue kan kemarin udah bilang sama lo biar gue aja yang jemput lo!"


"Iyya maaf!"

__ADS_1


Raka berdiri tegak dan melipat kedua tangannya di dadanya


"Kemarin gue bilang apa kalau telat...!"


"Dihukum!"Ucap Arumi lemas


Raka tersenyum melihat Arumi dan ia langsung menarik pinggang Arumi dengan cepat Arumi tidak yang tidak tahu tindakan Raka yang cepat itu spontan terkejut dan langsung memegang kedua pundak Raka kini jarak di antara mereka sudah sangat dekat dan kedua mata mereka saling bertemu dengan waktu yang cukup lama hening di antara mereka kini hanyalah detak jantung mereka berdua yang terdengar, Raka melihat Arumi yang begitu cantik dan di tambah lagi tambahan pita rambut yang menghiasi kepala Arumi sehingga membuat kecantikan Arumi bertambah,Sedangkan Arumi menatap Raka begitu tampan dengan postur tubuh yang tegap dan kekar tidak salah jika semua siswi berteriak apalagi melihat Raka yang mengenakan baju basket seperti itu ia terlihat sangat tampan dan mempesona sehingga Arumi juga terpaku di buatnya


"Raka!"Panggil Arumi yang memulai pembicaraan mereka


"Ya!"Ucap Raka kini mereka berdua masih setia saling menatap satu sama lain


"Lepasin aku nggak enak kalau ada orang yang liat kita seperti ini apa katanya nanti!"Ucap Arumi pelan bukan nya Raka melepaskan tangannya dari pinggang Arumi ia makin memperkuat genggaman tangannya dan menarik Arumi lebih dekat dengannya lalu Raka mengecup kening Arumi tanpa sadar Arumi mencengkeram kuat pundak Raka sebenarnya ini bukan pertama kalinya Raka mengecup kening Arumi tapi ntah mengapa Arumi merasa berbeda rasa yang tidak bisa dideskripsikan


Beberapa menit kemudian Raka melepaskan kecupannya dari kening Arumi lalu ia langsung menatap wajah Arumi dan tersenyum manis saat melihat Arumi malu


"Kenapa? Malu!?"Ucap Raka tersenyum dan melipat kedua tangannya di dadanya Arumi melihat Raka menertawai nya langsung memukul lengan Raka dengan kuat tapi Raka kembali tersenyum manis


"Jadi nggak marah lagi kan!?"Tanya Arumi yang melihat wajah Raka yang penasaran


"Umm!"Ucap Raka sambil menatap ke atas dan memegang dagunya dengan satu tangan nya


"Nggak Rumi udah nggak usah cemberut gitu gue jadi gemas liat nya!"Ucap Raka sambil mengusap pucuk kepala Arumi


"Beneran!"Ucap Arumi memastikan


"Iyya cantik!"Ucap Raka tersenyum manis, Arumi di buat semakin malu dengan perkataan Raka itu


"Ya udah kita ke kantin ya gue laper nih!"Ucap Raka sambil memegang perut nya


"Ya udah yuk!"Arumi langsung mengangguk dan mereka berdua keluar dari gudang dan menuju ke kantin


"Oh ya gue mau ganti baju dulu ya!"Ucap Raka sambil menatap Arumi


"Iyya!"Ucap Arumi sambil menganggukkan kepalanya

__ADS_1


Kini mereka berdua sudah berada di ruangan tempat pergantian pakaian laki-laki


"Rumi!"Ucap teman-teman Arumi beserta Dion dan Dimas


"Duh kalian berdua dari mana aja sih capek tau nyarinya!"Ucap Rosa mulai jengkel


"Kenapa nggak nelpon aja!"Ucap Arumi


"Kita mau nelpon siapa kan handphone sama tas lo gue yang pegang!"Ucap Iren karena tadi Arumi menitipkan tas nya ke Iren


"Oh iyya makasih sih ya!"Ucap Arumi sambil tersenyum manis


"Ya udah gue sama Arumi minta maaf sebagai ucapan maaf gue sama Arumi gue traktir kalian deh sebagai untuk merayakan juga kemenangan kita!"Ucap Raka


"Yey...Itu baru Raka!"Ucap Rosa kini mereka semua bersorak


"Ya udah cepat ganti baju cepat!"Ucap Iren


kini Raka, Dion, dan Dimas masuk ke dalam ruangan ganti baju


Setelah Raka dan teman-temannya itu sudah ganti baju mereka langsung ke kantin untuk mengisi perut


"Yon, Mas pesan!"Ucap Raka sambil menunjuk ke arah tempat pesanan dengan dagunya


"Oke bos!"Lantas Dion dan Dimas langsung pesan makanan untuk mereka


kini Raka, Arumi, Sindhy, Anita, dan Iren telah duduk Raka duduk di samping Arumi dan terus menatap wajah gadis cantik itu lekat


"Udah kali Ka liat nya nggak perih tuh mata!"Ucap Sindhy terkekeh


"Ye syirik aja lu Sin!"Ucap anita sambil tertawa dan Iren, Rosa, Arumi, dan juga Raka ikut tertawa


Arumi menatap ke arah Raka yang sedari tadi melihatnya


"Kenapa!?"Tanya Arumi dengan nada berbisik

__ADS_1


"Cantik!"Ucap Raka kembali berbisik dan tertawa kecil Arumi langsung memukul lengan Raka pelan


"Ssstt!"Ucap Arumi sambil menaruh jari telunjuknya di depan bibirnya


__ADS_2