
"Kado nya besar sekali!"Tanya Maya yang masih terheran-heran.Arumi tersenyum sambil menatap ke arah Farel dan Rian mereka bertiga saling menatap sambil tersenyum
"Ini isi nya apa!"Tanya Radit juga heran
"Kalau mau tahu buka aja ma,pa!"Ucap Arumi
Maya dan Radit mendekati kado yang berukuran besar itu
"Eh tapi kita bertiga aja yang ngitung baru mama sama papa boleh buka gimana!?"Tanya Arumi menawarkan nya kepada mama dan papa nya
"Iyya MA,Pa kita hitung satu sampai seratus baru mama dan papa buka ok!"Ucap Rian asal serentak Arumi dan Farel bersamaan menegurnya
"Ian.Bang Rian kelamaan kalau harus hitung sampai seratus!"Ucap mereka kesal Rian hanya cengengesan sambil menggaruk kepalanya dan detik itu juga dia mendapatkan toyoran maut dari Farel
"Sorry.. Sorry maksudnya satu sampai tiga gitu!"Ucap Rian yang masih cengengesan
ok kalau gitu
"Satu!"
"Dua!"
"Tiga!"
Maya dan Radit membuka pita besar yang berada di atas kado besarnya itu lantas mereka berdua membulatkan matanya dan mulutnya menganga melihat seseorang berdiri dari dalam kadonya itu seseorang yang ia rindukan tadi yang sekaligus membuat mereka kecewa
"Happy wedding anniversary Mama,Papa"Ucap naina sambil tersenyum manis kepada orang tuanya setelah Naina berdiri di hadapan Mama dan Papa itu Naina langsung memberikan kue yang di pegang nya itu kepada Rian dan kembali menatap wajah kedua orangtuanya itu dengan senyuman lebar seketika Maya meneteskan air mata dan langsung memeluk erat tubuh anak nya itu
"Na Mama kangen banget sama kamu sayang!"Ucap maya yang merasa senang sekali
"Iyya MA Nana juga kangen banget sama Mama sama Papa!"Ucap Nana lalu memeluk tubuh papanya itu Arumi, Rian, dan Farel sekali lagi saling menatap satu sama lain dan tersenyum
"Akhirnya rencana kita berhasil!"Ucap Arumi pelan yang hanya di dengar oleh Farel dan Rian
"Iyya dek bener!"Ucap Farel sambil tersenyum dan mereka bertiga saling tosan tangan sambil tersenyum
"Tapi kata rumi tadi!"Maya mulai bercerita dan langsung menatap arumi dengan amarah arumi hanya cengengesan sambil melihat wajah mama nya penuh amarah
__ADS_1
"Oh jadi kamu udah pintar bohong Rumi!"Ucap Maya sambil mendorong kepala Arumi pelan
"Hehehehe maaf Ma ini kan suprise kalau Rumi kasih tau yang sebenarnya rencana kami berempat sia-sia dong!"
"Bener kata Rumi Ma!"
"Hem.Dasar anak nakal semuanya!"Semua orang yang ada di sana tertawa begitu pun juga Maya
"Tapi makasih ya semuanya karena telah memberikan mama dan papa kado yang sangat spesial terima kasih banyak ini adalah kado terindah untuk Mama sama Papa!"Ucap Maya yang senang
"Iyya Ma sama-sama!"Ucap Arumi
"Ma,Pa cepat potong kue nya dong ian udah nggak tahan lihat nya!"Ucap Rian membuat semua orang tertawa dan menggelengkan kepala
"Iyya Ian!"Ucap Maya seraya mengambil pisau yang khusus untuk kue lantas Maya dan Radit memotong kue nya dan mereka semua memakan kue itu
"Oh ya Ma nanti malam juga kita punya acara buat Mama sama Papa ya walaupun acara kecil-kecilan sih soalnya nanti malam cuma ada kita sama karyawan Papa!"Ucap Arumi Radit yang mendengar putrinya itu langsung terkejut
"Karyawan Papa!?"Ucap Radit kembali
"Iyya pa jadi sebenarnya kita juga kongkalikong dengan karyawan Papa!"Ucap Farel
Kini mereka pun kembali tertawa...
***
Malam pun tiba dan mereka semua telah memakai baju serba hitam yang di beli Naina dari luar negeri Arumi kelihatan lebih cantik dan ditambah ikat rambut pita yang berwarna hitam menghiasi kepala gadis itu ia bercermin sambil memegang pita yang sudah terpasang rapi di atas kepala nya itu Arumi tersenyum sambil mengigat kelakuannya yang seperti anak kecil dan manja ke Raka entah mengapa Arumi jadi kangen sama laki-laki yang temperamental dan dingin itu lantas ia mengambil handphone nya dan membuka Facebook nya Arumi melihat ada notifikasi minta pertemanan Arumi langsung membukanya dan senyuman di bibirnya itu semakin melebar ketika melihat nama orang itu 'sarka raka wijaya' telah meminta pertemanan 34 menit yang lalu lantas Arumi membuka foto nya dan melihat beberapa foto Raka ada yang tersenyum manis dan ada juga foto dengan ekspresi yang datar seketika Arumi membuka foto Raka yang tersenyum manis Arumi baru menyadari kenapa laki-laki itu di incar-incar oleh siswi karena dia sangat tampan tanpa sadar seketika Arumi langsung mengatakan
"Tampan.Eh gue apa-apaan sih kok gue ngomong kayak gitu aduh!"Arumi menjadi tidak jelas kembali dan Arumi masih memikirkan kalau Raka itukan lagi marah sama dirinya Arumi kembali tersenyum manis
"Katanya marah tapi masih lihat sosmed gue!"Arumi tertawa sambil menggelengkan kepala
"Rumi ayok cepat sayang!"Teriak Maya Arumi langsung keluar dari Facebook nya dan bersiap-siap
"Iyya bentar lagi Ma!"Teriak Arumi
"Aduh dek cepetan napa!"Ucap Rian
__ADS_1
Arumi telah datang dan seketika semua nya melihat Arumi kagum
"Sayang kamu cantik banget sih!"Ucap Maya
"Iyya dek kamu cantik banget!"Ucap Naina
Iyya dong Rumi juga harus tampil berwibawa kan anaknya Radit!"Ucap Maya sambil menoleh ke samping mengarah ke arah papa nya Radit melihat putrinya bungsunya itu hanya tersenyum dan mengusap kepala putrinya dengan lembut
"Iyya dong jadi semuanya juga harus tampil berwibawa oke!"Ucap Radit
Serempak satu keluarga itu bicara bersama termasuk Maya
"Oke...!" Semua langsung tertawa terbahak-bahak
***
Sesampainya di tempat acara semua orang mulai bersenang-senang dan semua perhatiannya pun teralihkan kepada kue nya baru saja tiba kue yang di pesan tadi siang oleh Farel kini sudah tiba mereka melihatnya langsung terkesan termasuk Maya dan Radit mereka berfoto foto berdua bertiga dengan kue itu dan pestanya pun berlangsung dengan lancar
"Aduh capek banget!"Ucap arumi sambil menjatuhkan tubuhnya di atas sofa begitu pun dengan saudara-saudara nya
"Eh kak Nana nginap di kamar Rumi ya terus nanti kita bercerita gitu!"Ucap Arumi
"Boleh dek!"Ucap Naina
"Gue ikut berbincang-bincang gitu lo juga mau kan bang arel!?"Tanya Rian
"Boleh udah lama juga kan kita nggak bincang-bincang!"Ucap Farel sambil menganggukkan kepalanya Maya yang mendengarnya perbincangan anak-anaknya itu lantas Maya langsung angkat bicara
"Eh kalian mau begadang lagi ya!"Ucap Maya sambil menunjuk-nunjuk semua anak-anaknya itu
"Apa begadang Papa ikut ya!"Ucap Radit tersenyum manis lantas Maya berdehem dan menatap suaminya itu ia rasanya ingin menerkam suaminya Radit yang melihat wajah istrinya itu langsung cengengesan
"Nggak jadi deh!"Kata Radit kembali menatap semua anak nya yang sedang menertawakan dirinya dengan pelan
"Kalian semua nggak boleh begadang besok kan masih sekolah mau ngantuk lagi ha!?"Oce Maya mulai
"Terus Nana kan juga capek kalian juga capek sekarang semua nya masuk kamar masing-masing dan langsung tidur paham!"
__ADS_1
"Paham Ma!"Ucap semua anaknya...