Love During School

Love During School
8.menghindar


__ADS_3

Setelah kemarin Arumi begadang dan ditemani oleh ke dua saudara laki-lakinya itu Arumi dan sekeluarga telat bangun dari jam bangun mereka masing-masing


"Ini semua tuh karena kemarin kalian tuh begadang mama kan udah bilang kalau mama nggak usah begadang tapi kalian semua maksa mama semuanya keras kepala!"Ucap Maya yang terus-menerus ngoceh nggak ada habisnya begitulah sifat asli maya jika lembut dia akan melembut kelewatan tapi pada saat kalau udah ngoceh dia akan ngoceh terus nggak ada habisnya


Arumi, Farel, Rian duduk sambil menaikkan tangan di meja makan sambil menahan rahangnya bahkan Radit juga mengikuti tingkah laku anak-anaknya itu.Arumi menghela napas nya lalu melihat Farel sekilas lalu tatapannya mengarah ke depan, Farel melakukan hal yang sama seperti Arumi tetapi ia tidak melihat Arumi melainkan Rian dan rian juga pun mengikuti tingkah saudaranya itu ia melihat papanya dan papanya pun juga malah ikut-ikutan dan mereka berempat saling melirik satu sama lain dan menghela napas nya bersamaan Maya yang tersadar dengan tingkah laku mereka berempat pun langsung mengoceh lagi


"Kenapa semua menarik napas lalu membuang nya secara bersamaan kalian ya kalau di kasi tau semua nya pada membantah!"


"Aduh ma udah dong ngocehnya kita kan mau sarapan kalau dengerin ngocehnya mama kita langsung nggak nafsu ma kita kan mau ke sekolah membuang banyak energi masa iyya kita nggak sarapan ma!"Ucap Rian panjang lebar dengan nada pelan


"Iyya ma kalau dengerin ocehan mama bikin Rumi ngantuk ma!"Ucap Arumi kini ia telah mengubah posisi nya kini tangan kirinya menahan wajah nya itu dan memejamkan matanya begitu pun dengan Farel, Rian, bahkan sampai ke Radit seketika Maya melihat semuanya memejamkan matanya sepertinya mereka ingin tertidur pulas di meja makan seketika Maya menggedor meja dengan keras membuat mereka berempat terkaget


Braak... Suara gedoran meja


"Aduh ma bikin kaget aja sih!"Ucap Arumi


"Iyya ma hampir aja jantung Farel nggak copot!"


"Bener untung papa nggak ada riwayat penyakit jantung kalau ada bisa langsung tepar papa di sini!"


Dari kita berempat memang mempunyai keluh berbeda-beda tapi yang rasanya paling sakit itu adalah Rian karena ia terjatuh dari kursi nya itu akibat gedoran meja Maya yang kuat dan langsung berada di dekat telinga Rian


"Aduh mama untung Rian jatuhnya rendah kalau tinggi bisa habis Rian ma mama akan kehilangan anak mama yang paling ganteng sejagat raya ini!" Rian kembali memperlihatkan wajah nya sambil menaikkan kedua alisnya


Arumi, Farel,dan Radit melihat tingkah Rian jengah


***


Setelah mereka sudah sarapan dan ingin pergi ke tempat tujuan masing-masing tetapi sebelum mereka pergi mereka menjalankan hukuman terlebih dahulu yaitu loncat kodok di tempat itu adalah hukuman dari maya buat mereka semua karena begadang dan membuat maya harus ikut begadang juga dan alhasil dirinya bangun kesiangan


"Ma udah dong Rumi capek!"Ucap Arumi sambil manja Arumi memang jagonya bermanja-manja siapapun bisa luluh di buatnya termasuk ibunya sendiri dan pria yang terkenal tempramental itu pun berhasil iyya taklukkan


"Ya udah Rumi sudah bisa istirahat!"Ucap maya Arumi langsung berdiri dan duduk di sofa di samping Maya

__ADS_1


"Ma kok Rumi doang sih yang di udah in hukumannya kita kan juga capek!"Ucap Rian


"Nggak boleh!"


"Yah mama!"


"Rumi cewek jadi hukumannya nggak boleh berat!"Ucap Maya Arumi memvideokan saudara dan papanya yang akan di kirimkan ke kakak perempuan nya yang berada di luar negeri


***


"Ya udah ma kita berangkat ke sekolah ya!"Ucap Arumi seraya menyalami tangan mama dan papanya yang di ikuti oleh Farel dan Rian


"Iyya kalian hati-hati ya sayang!"Ucap Maya kembali me lembut


"Oke ma!"


Rumi dan saudara nya pun berjalan menuju ke mobilnya


"Ya udah ma papa juga ke kantor ya!"Ucap Radit


"Iyya ma!"Ucap Radit tersenyum


"Dada mama!"Ucap Arumi seraya melambaikan tangannya begitu pun dengan Rian yang kali ini mengendarai mobil adalah Farel


***


Mobil merah yang sudah sampai di sekolah ya itu adalah mobil keluarga Arumi


"Ya udah kalau gitu Rumi turun dulu ya bang ingat lo nanti jemput Rumi soalnya kita kan mau ke bandara!"Ucap Arumi seraya membuka pintu mobil


"Iyya dek!"Ucap Farel


"Oke dada!"Ucap Arumi seraya melambaikan tangannya begitu ia berada di depan gerbang sekolah nya

__ADS_1


"Dada!"


Arumi langsung masuk dan seketika berhenti berjalan karena mengingat perkataan nya kemarin kepada Raka


"Duh gimana nih kalau Raka tau gue bohong bisa mati gue ngadep pin kemarahan nya!"Gumam Arumi sambil menggigit bibirnya


lalu Arumi melangkah kan kaki nya karena posisi kelas nya itu lebih dulu melewati kelas Raka jadi ia harus berhati-hati Arumi berjalan pelan sambil mengendap-endap melihat kanan dan kiri nya depan dan belakang sampai menuju ke kelas Raka ia melihat Raka dan ke dua ajudannya itu juga tidak ada Arumi heran sambil mengerutkan keningnya heran


"Raka kemana ya? Jangan-jangan Raka nungguin gue di kelas lagi aduh mati gue!"Ucap Arumi menduga-duganya


"tapi masa iyya sih Raka ke kelas gue diakan orang nya dingin banget!"Ucap Arumi lagi


duuhh..Gue kenapa sih


Arumi melihat ke arah kelas nya tidak ada kemunculan manusia arogan itu dan ajudannya satu pun tak ada di situ berarti Raka tidak ada di sana Arumi melanjutkan jalannya lagi yang mengendap-endap lantas ada yang memegangi bahu nya dari belakang lantas Arumi langsung terkejut...


"Rumi tamatlah riwayatmu!"Ucap Arumi pelan


Arumi menutup matanya sambil membalikkan badannya mengarah ke depan orang yang memegangi bahunya ia membuka matanya perlahan dan menarik napas lengah karena yang memegangi bahu nya tadi adalah bu Fatmah wali kelas nya


"Arumi kamu ngapain sih jalan kayak orang maling!"Ucap bu Fatmah sambil mengernyitkan keningnya heran


"Ng.. Nggak apa-apa kok bu tadi anting saya terjatuh makanya saya mencarinya!"Ucap Arumi berbohong dan cengengesan


bu Fatmah melihat anting Arumi semuanya lengkap


"Tapi anting kamu ada semua tuh!"


"Mampus lo Rumi!"Ucap Arumi dalam hatinya


"I..Iyya bu ini saya baru pakai!"Ucap Arumi sambil tersenyum bu Fatmah menghela napas nya


"Ya sudah kamu masuk gih ke kelas lima menit lagi saya akan masuk ke kelas!"Pintah bu Fatmah

__ADS_1


"Iyya bu!"Arumi mengangguk cepat sambil tersenyum...


__ADS_2