
"Aduh pusing gue liat rumus-rumus yang ada di papan tulis!"Ucap Rosa sambil berdiri mereka akan ke kantin untuk mengisi perut
"Bener sa gue jadi ngantuk lihat nya!"Ucap Iren setelah mereka sudah berada di depan pintu Arumi terkejut melihat Raka yang sedang tersenyum manis kepada nya Arumi melihatnya tersenyum tipis
"Lo dari tadi nunggu!"Ucap Arumi sambil menatap Raka
"Ya lumayan!"Ucap Raka
"Kenapa lo nggak nungguin di kantin aja sih!"Ucap Arumi lagi
"Ya karena gue mau pergi sama lo!"Ucap Raka
"Oh!"Arumi bingung dengan tingkah laku Raka yang tak seperti biasanya
"Jangan-jangan Raka suka lagi sama gue!"Gumam Arumi
"Woi kok malah bengong sih ayok!"Ucap Raka mengagetkan Arumi
"I...Iyya"Ucap Arumi sambil tersenyum
teman-teman Arumi berjalan di depan bersama dengan Dion, dan Dimas Arumi dan Raka berjalan di belakang mereka
"Oh ya yang nganterin lo kemarin cowok ya!"Ucap Raka sambil menatap Arumi sambil berjalan menuju ke kantin
"Iyya!"
"Siapa lo!"
"Abang gue!"
"Oh terus lo kemarin pulang nya lebih awal dan lo berlari menuju gerbang lo kenapa itu!"
"Gue ke bandara tunggu lo kemarin liat gue ya!"Tanya Arumi sambil menatap wajah Raka
"Iyya lah orang gue lagi duduk di depan kelas gue lo aja yang gak liat!"
"Oh!"
"Lo ngapain ke bandara!?"Tanya Raka lagi
"Jemput kakak perempuan gue!"
"Emangnya lo berapa bersaudara sih!?"
"Empat gue punya dua abang anak pertama dan anak ketiga terus gue punya kakak perempuan anak kedua!"Ucap Arumi menjelaskan
"Raka hanya mengangguk berarti lo anak bungsu ya!?"
"Iyya!"
Mereka sudah sampai di kantin sekolah dan mereka duduk bersama-sama Arumi duduk di depan Raka seketika Arumi terbangun dari duduknya
"Oh ya guys kali ini gue aja yang pergi pesan makanan kalian mau makan apa!?"Ucap Arumi
"Bakso aja Rum!"Ucap Dion Raka langsung melihat ke arah dio tak suka berani sekali dia menyuruh Arumi
__ADS_1
"Nggak.Ngak boleh lo nggak pergi!"Ucap Raka dengan nada sedikit tinggi
"Loh kenapa kan gue yang mau!"
"Pokoknya nggak boleh!"
"Tapi kan....?"Belum selesai Arumi bicara Raka langsung berdiri
"Ya udah kalau gitu gue ikut sama lo!"Ucap Raka datar
"Lah kenapa lo mau ikut!"
"Lo nggak lihat kita tuh banyak sedangkan tangan lo tuh cuma dua!"
"Oh ya udah!"
"Yon,Mas lo berdua ikut gue untuk membawa minuman nya nanti?"Ucap Raka yang di angguki oleh Dion dan Dimas
"Oke bos!"
Arumi sudah melangkahkan kakinya duluan menuju tempat pemesanan.Selang beberapa menit mereka sudah datang dengan membawa nampan berisi bakso dan minuman Arumi langsung duduk di tempat nya dan mulai mengaduk bakso nya dan menambahkan kecap,saus,dan yang lainnya setelah tercampur merata Arumi pun menyantap makanan
Raka yang melihat Arumi betapa cantiknya perempuan ini.
"Kenapa!"Ucap Arumi yang tersadar jika dirinya di lihat oleh Raka
"Oh nggak kok!"Jawab Raka yang gengsi
"Oh!"Arumi mulai melanjutkan makannya
"Sial kenapa jadi mendadak gini sih mana ada waktu untuk kita latihan!"Ucap Raka memanas dan langsung melangkahkan kakinya Arumi yang melihat Raka memanas lantas mencengkram pergelangan tangan Raka seketika langkah Raka terhenti dan langsung membalikkan badannya menatap Arumi
"Jangan emosi nya!"Ucap Arumi pelan lantas saat itu juga semua emosi Raka seketika menghilang.Raka tersenyum manis dan mengusap kepala Arumi pelan sambil mengangguk paham
***
Bel istirahat kedua berbunyi mereka semua kaget mendengar suara yang berisik dari lapangan lantas mereka semua berlari menuju ke lapangan Arumi yang melihat Raka telah di sorak i oleh para siswa karena kehebatannya dalam bermain basket dan di tambah aura ketampanan nya yang semakin menggila
"Wah mereka keren banget sih!"Ucap Iren
"Iyya apalagi Raka"Ucap Rosa sambil menatap wajah Arumi seketika semua cewek-cewek itu melihat ke arah Arumi.Arumi yang melihat mereka semua saling menatap nya meledek seketika Arumi bertanya
"Kenapa liat nya begitu amat!"Ucap Arumi sambil menatap satu persatu temannya
"Nggak kok!"Ucap Anita
"Oh ya kita ke sana menonton mereka yuk!"Ucap Rosa yang di angguki oleh teman-temannya kecuali Arumi
"Ayok!"Seketika langkah mereka terhenti dan menengok ke belakang melihat Arumi yang masih ditempatnya itu
"Rumi ayok!"Ajakan Iren
"Duh nggak deh guys gue nggak terlalu suka nonton gituan mending gue ke perpustakaan novel!"Ucap Arumi
"Yah Rumi!"
__ADS_1
"Kalian aja deh ya!"Ucap Arumi
"Ya udah deh Rum kita duluan ya!"
"Ok!"
Arumi melangkahkan kakinya menuju ke perpustakaan novel.Raka yang tidak melihat Arumi bergabung dengan temannya untuk melihat pertandingan basket nya itu lantas setelah selesai Raka menghampiri geng cewek-cewek itu
"Rumi mana!"Tanya Raka
"Rumi lagi di perpustakaan novel!"Ucap Sindhy
"Loh kok nggak nonton sih!"Tanya Raka mulai kesal
"Kata Rumi dia nggak suka nonton basket dia mendingan ke perpustakaan untuk membaca novel!"Ucap Rosa
"Chk!"Raka berdecak dan langsung pergi untuk menemui Arumi di perpustakaan
***
Dengan cepat Raka berjalan menemui Arumi iyya kini sudah tiba di depan pintu perpustakaan novel dan tidak menemui siswa maupun siswi yang membaca novel ia hanya melihat Arumi yang sedang tersenyum manis sambil membolak-balikkan buku novel itu Raka tersenyum
"Ini adalah waktu nya!"Gumam Raka seraya masuk ke perpustakaan dan mengunci pintunya hanya ada Arumi di sana mungkin murid yang lain keluar untuk menonton pertandingan basket.
Arumi yang sudah di dalam alur nya itu yang membaca novel sambil tersenyum seketika terhenti dan terkejut karena mendapati rak yang sedang tersenyum melihatnya
"Loh bukannya lo lagi tanding ya!"Ucap Arumi sambil menutup buku yang ada di tangan nya itu
"Udah selesai kok!"wajah Raka yang kini mengubah raut wajahnya menjadi datar
"Terus kenapa nggak ganti baju!"Tanya Arumi
"Kenapa nggak nonton!"Tanya Arumi
"Di tanya malah nanya balik!"Gerutu Arumi
"Kenapa nggak nonton!"
"Ya karena gue nggak suka nonton gituan?"Ucap Arumi seraya berdiri dan pergi ke rak buku novel untuk menyimpan novel yang telah ia baca Arumi membalikkan badannya dan langsung terkejut melihat Raka yang berdiri di depan nya Arumi menghela napas nya panjang lalu ingin berjalan ke kiri tetapi di halang oleh tangan Raka.Arumi melihat Raka sedetik langsung ia berjalan lagi ke arah kanan dan tangan Raka juga menguncinya.Arumi menatap Raka yang dari tadi menatap nya aneh
"Ada apa ka!"Tanya Arumi sedikit takut
"Nggak apa-apa!"Ucap Raka sambil menatap Arumi lekat
"Terus lepasin tangan lo gue mau lewat!"Ucap Arumi Raka tersenyum miring dan memajukan wajahnya Arumi seketika menahan dada Raka dengan tangan nya
"Raka lo apa-apa sih!"Ucap Arumi
"Gue cuma mau lo nonton gue nanti pada saat pertandingan basket!"Ucap Raka pelan jantung Arumi sudah berdetak kencang
"Tapi...!"Belum selesai ucapan Arumi Raka semakin memajukan wajahnya dan memperpendek jarak antara nya dengan Arumi
"Kalau tidak gue mau lo!"Lantas Raka melihat Arumi
"Oke... Oke gue akan nonton pertandingan basket lo ya!"Ucap Arumi.Raka tersenyum dan melepaskan tangannya Arumi langsung pergi dari perpustakaan itu sambil berlari menuju kelas nya di otak nya terlintas kenapa bisa Raka berbuat seperti itu kepada nya Arumi merasa takut pasalnya ia tidak pernah berbuat begitu atau pun berpikiran seperti itu Arumi kini menjadi takut dengan Raka...
__ADS_1