
"Astaga ini anak ya bukan nya tidur di kasur malah tidur di bawa!"Maya pusing melihat keempat anak-anaknya itu tertidur pulas di lantai seketika maya punya ide untuk memotret mereka berempat yang tertidur entah kemana arah mereka tidur ada yang menghadap ke kanan,ke kiri,ke bawah, ke atas ntah posisi apa itu lah namanya setelah memotret mereka maya menyimpan handphone nya di training nya lalu membangunkan anak-anaknya itu
"Eh ayo semuanya bangun udah jam tujuh nih!"Ucap Maya sambil melihat jam tangannya
"Hmm memang tidak boleh di bangunin pakai cara halus ya kalian semua.Bi.Bi!"Maya memanggil asisten rumah tangga nya itu
"Iyya bu!"
"Mana benda yang kemarin sudah saya titipkan ke bibi!"Maya mengulurkan tangannya lalu asisten rumah tangga nya itu memberikan nya benda kecil tapi bisa membuat mereka berempat terbangun
Ppprrriiiippp...
Bunyi sempritan seketika membuat semuanya terbangun kaget Maya dan bi Ina pun langsung tertawa melihat mereka
"Aduh Ma kenapa sih pakai bunyi in sempritan segala untung aja jantung Rumi nggak copot!"Ucap Arumi jengkel
"Iyya ma ribut banget kita kan baru tidur jam enam pagi ya kali di suruh bangun jam tujuh kasih waktu sedikit lah Ma!"Ucap Rian sambil membujuk Mama nya
"Nggak boleh!"
"Farel, Rian, dan Naina melihat ke arah Arumi untuk memberikan nya kode biar dia yang membujuk Mama nya itu Arumi kan jagonya Arumi mengangguk paham dengan kode yang di berikan oleh kakak-kakaknya itu
"Ma ayolah kasih kita waktu lagi untuk tidur ya ma ya Mama kan cantik,baik, murah hati, pokoknya Mama th...!"Belum selesai Arumi berbicara Maya sudah memotong bicara nya
"Nggak boleh!"
sepertinya pagi ini Maya kebal terhadap bujukan dari anak-anaknya itu
"Ya Mama!"Arumi mengerucutkan bibirnya sedikit
"Pokoknya kalian harus siap-siap Mama kasih waktu dua puluh menit dari sekarang!"
__ADS_1
"Hah dua puluh menit mana bisa ma kita kan harus mandi dulu ya kali waktu nya cuma dua puluh menit doang!"Ucap Rian tak terima
"Oke kalau gitu nggak apa-apa kok tapi ingat ya nggak dapat uang jajan selama satu bulan!"Ucap Maya lantas mereka semua berdiri dan ingin ke kamar masing-masing untuk mandi dan berganti baju
"Ehh...Jangan Ma!" Ucap mereka bersamaan karena terlalu cepat Arumi dan Rian bertabrakan hingga ke dua jidat mereka terbentur
"Aww...Bang Rian kalau jalan hati-hati dong sakit nih!"Pekik Arumi
"Emang lo doang yang sakit abang juga sakit nih dek!"Ucap Rian Maya dan bi Ina pun tertawa kecil melihat tingkah mereka
"Udah lewat satu menit loh mau ngabisin waktu sembilan belas menit dengan bertengkar serempak semuanya berlarian mencari toilet
tapi karena panik dan di tambah lagi mereka mengantuk lantas melihat kamar mandi Arumi lalu mereka dengan cepat memasuki kamar mandi Arumi secara bersamaan
"Ehh..Tunggu ini kan kamar mandi Rumi"Ucap Arumi ketika mereka berempat ada di dalam toilet lalu mereka berempat keluar dari toilet itu Maya dan bi Ina yang melihat nya pun tertawa terbahak-bahak hingga perut mereka sakit
"Kalian kan punya kamar mandi sendiri di kamar kalian kenapa semua nya malah masuk ke kamar mandi Arumi hahaha..."Ucap Maya yang kembali lagi tertawa terbahak-bahak
"Oh iyya ya!"Ucap Rian sambil menepuk jidatnya
"Rian kamu mandi di kamar Mama aja soalnya kan di kamar kalian cuma ada satu kamar mandi!"
"Oke Ma!"
Lantas Maya dan bi Ina turun dari kamar Arumi dan Maya akan menunggu sampai mereka semua selesai.
Anak-anak ayo cepat semuanya turun ini satu menit lagi kalian udah dua puluh menit loh lantas semua anak-anaknya itu pun turun jangan tanya kenapa mereka semua cepat karena mereka memakai kekuatan 4G mandi mereka pun berantakan karena mereka hanya memikirkan kalau dirinya telat maka mereka tidak akan mendapatkan uang jajan selama satu bulan
Oke semuanya sudah siap mereka semua berbaris dulu sebelum mereka memulai joging mereka akan pemanasan terlebih dahulu Radit, Farel, Rian, Naina, serta Arumi berbaris mereka semua tidak tahu apa yang terjadi pada Maya mereka hanya mengikuti perkataannya kalau tidak pasti di hukum lagi raut wajah mereka terlihat sangat pasrah apalagi mereka berempat bersaudara itu melipat kedua tangannya ke dada dan menutup matanya seperti orang yang tertidur sambil berdiri Maya lagi-lagi memotretnya dan tertawa melihat betapa lucunya anak-anaknya itu
mereka semua terbangun lagi karena mendengar suara sempritan
__ADS_1
"Oke sekarang kita pemanasan terlebih dahulu sebelum berlari!" Maya sudah memulai pemanasan nya dan di ikuti oleh suami dan anak-anaknya itu
"Ini pemanasan apa sih kok nggak panas-panas!"Ucap Rian gimana caranya mau panas cuma tiga gerakan saja lalu berlari
"Ikutin aja lah!"Ucap Naina
"Aduh berhenti dulu Mama capek!"Ucap Maya ngos-ngosan sambil mengelap keringat yang berada di leher dan keningnya menggunakan handuk kecil yang melingkar di lehernya
"Ya udah kita duduk dulu deh Rumi juga capek!"
Semuanya ikut duduk di tepi jalan raya
"Duh memang ya kayak nya cuma keluarga kita deh yang kayak gini keluarga bar-bar!"ucap Rian sambil tertawa terbahak-bahak
"Bener Yan!"Farel juga ikut tertawa
"Ya udah deh yuk kita sarapan dulu!"Ucap Maya sambil berdiri
"Sarapan!?"Ucap Arumi
"Iyya sarapan kan kita belum makan kamu mau nggak sarapan!"Ucap Maya
"Emangnya bibi nggak masak ya ma!?"
"Enggak Mama udah nyuruh bibi untuk nggak masak soalnya Mama mau makan bubur ayam langganan Mama!"
"Hmm Papa udah tau Mama pasti mau pergi joging karena ini ya mau makan bubur ayam!"Ucap Radit sambil menunjuk-nunjuk Maya
"Iyya!"Ucap Maya santai lalu membalikkan badannya dan berjalan menuju tukang bubur
"Haa...!"Teriak Arumi, Farel, Rian, dan Naina bagaimana tidak di kerjain oleh Maya dengan alasan mau joging padahal Maya mau makan bubur ayam langganan itu
__ADS_1
"Mama tega banget sih sama anak sendiri di kerjain malah enak-enak tidur terus langsung di bangunin pakai alasan mau joging lagi padahal Mama mau makan bubur ayam he'e!"Ucap Arumi sambil mewek-mewek Maya yang melihat Arumi tertawa
"Itu tuh sebagian dari hukuman buat kalian semua supaya nggak begadang lagi!"Ucap Maya lalu pergi mereka semua berjalan mengikuti maya beberapa menit kemudian mereka semua sudah sampai di penjual bubur ayam pangkalan...