
Setelah beberapa menit kemudian mobil Anita sudah tiba di parkiran dan mereka berlima telah turun dari mobil dan memperlihatkan senyum mereka yang menawan
"Wah lihat tuh ada lima bidadari!"Ucap seorang siswa yang berdiri sambil menunjuk ke arah mereka berlima
"Wah cantik banget!"
"Wah pengen banget jadi pacar salah satu dari mereka hehehe!"Ucap seorang siswa lagi
"Yuk guys kita cari tempat duduk!"Ucap Rosa sambil menatap wajah teman-teman nya itu sambil tersenyum yang langsung di angguki oleh teman-temannya
"Yuk!"Ucap Arumi
"Eh guys kita duduk di sana aja yah soalnya di situ nggak terlalu panas dan pastinya lebih dekat lihat mereka bertanding!"Ucap Iren
sambil menunjuk tempat duduk yang kosong
"Iyya bener Ren kayak nya di situ bagus deh apalagi dekat lihat pemain apa lagi Raka ya kan Rum!"Ucap Rosa menyenggol lengan Arumi pelan dan merayu nya sambil tersenyum
"Apaan sih!"Ucap Arumi malu sambil menatap ke arah bawah sambil tersenyum manis
"Iyya bener tuh apalagi kayak nya Arumi udah nggak sabar liat Raka tanding sambil melihat arwah ke ganteng ngannya Raka!"Pekik Anita sambil terkekeh Arumi di buat semakin malu
"Udah de guys!"Ucap Arumi
"Ada yang lagi salting nih!"Ucap Iren sambil tersenyum jahil dan Rosa, Anita, dan Sindhy langsung tertawa melihat tingkah malu Arumi
"Ya udah yuk kita ke sana menonton pertandingan mereka!"Ucap Sindhy sambil mengaitkan tangan nya ke bahu Arumi
"Yuk"mereka berempat ya di antaranya Anita, Arumi, Rosa, dan Iren kompak menerima ajakan dari Sindhy lalu mereka berempat langsung berjalan ke arah tempat duduk yang kosong itu
Sesampainya mereka berlima di tempat duduk yang tadi mereka bicarakan lalu mereka duduk Arumi melihat ke arah para pemain dan bibir arumi langsung melebar setelah melihat Raka di tengah lapangan dan bermain basket
"Yah tuh kan lawan menang lagi!"Ucap Rosa sambil jengkel
__ADS_1
"Iyya duh kayak nya sekolah kita bakal kalah deh!"Ucap Iren melemas
"Kalian lihat deh kayaknya Raka nggak konsen Raka kayaknya lemas banyak pikiran gitu deh iyya kan!"Ucap Sindhy sambil menunjuk ke arah Raka yang dari tadi sepertinya tidak berniat untuk bertanding sekarang
"Rumi kayak nya lo harus dukung Raka deh!"Ucap Anita sambil menatap ke arah Arumi dan teman-temannya yang lain pun ikut melihat Arumi
"Iyya bener Rumi!"Ucap Rosa
"Loh bukannya gue dari tadi dukung ya!"Ucap Arumi bingung
Lantas Anita langsung menepuk jidatnya
"Aduh Rumi maksudnya itu lo harus teriak menyemangati Raka!"
"Loh kenapa harus gue kan banyak juga yang meneriaki Raka gue nggak mau ah malu!"Ucap Arumi menolak
"Rumi ku sayang dengerin gue ya mau sebanyak apapun cewek-cewek cantik Raka nggak bakal mau lihat tapi kalau lo yang cantiknya begitu luar biasa pasti Raka akan lihat lo dan dia akan semangat dan sekolah kita bakal menang!"Ucap Rosa memperjelas tapi Arumi kekeh tidak mau
mereka berempat menghembuskan nafasnya panjang dan tidak habis pikir dengan Arumi, Arumi heran melihat teman-temannya itu
"Rumi gini kalau Raka minta bantuan sama lo,
lo mau bantuin dia nggak!?"Tanya Sindhy serius sambil menatap wajah Arumi
"Iyya!"Jawab Arumi
"Walau apapun itu bagaimana itu atau bahkan di depan semua orang lo mau!?"Sindhy masih bertanya dan masih setia melihat Arumi dengan wajah yang serius dan pertanyaan Sindhy langsung di angguki cepat oleh Arumi
"Kalau begitu anggap sekarang Raka meminta bantuan dari lo dia meminta support lo sekarang jadi lo harus bantuin dia ya!"Ucap Sindhy lembut sambil memperjelas perkataannya
"Apa gue harus berteriak untuk support Raka supaya dia juga bisa lihat gue!?"Pertanyaan Arumi langsung membuat teman-temannya serempak mengiyakan nya
"Iyya!"Arumi terkejut mendengar perkataan teman-temannya ia pun langsung menatap ke arah kanan dan kiri nya melihat teman-temannya menunggu Arumi berteriak
__ADS_1
"Ayo cepat Rumi!"Ucap Rosa yang sudah tidak penasaran melihat reaksi Raka ketika melihat Arumi karena sedari tadi Raka tidak mengetahui jika Arumi dan teman-temannya sudah sampai di sekolah dan sudah melihatnya bertanding.Arumi menarik napas nya lalu menghembuskan nya lalu ia berdiri
"RAKA SEMANGAT!"mendengar ucapan itu Raka langsung berhenti melanjutkan aktivitas nya dan langsung menoleh ke arah sumber suara itu dan menemukan seseorang yang sedari tadi ia tunggu Raka melihat Arumi yang sedang berdiri melihat ke arah nya lalu tersenyum manis ke arah Raka
"Semangat Raka gue yakin lo pasti bisa!"Ucap Arumi lagi Raka langsung tersenyum manis ke arah Arumi dan menganggukkan kepalanya cepat lalu ia berlari untuk merebut bola dari lawan dan memasukkan bola itu ke ring
"Yey kan gue bilang juga apa Raka pasti semangat kalau melihat Arumi!"Ucap Rosa senang Arumi melihat Raka sambil tersenyum dan Raka juga melihat Arumi tersenyum kini ia sangat bersemangat karena penantian nya dari tadi sudah berakhir dan Raka sudah siap untuk menang
Setelah pertandingan basket selesai akhirnya Raka dan tim nya yang menang semua siswa berteriak dengan kencang untuk mendukung sekolah dan ada juga yang meneriaki nama Raka dan teman-temannya Raka yang sudah bertanding dan langsung berlari kecil menuju ke tempat yang di duduki Arumi teman-teman Arumi pergi ke lapangan untuk memberikan selamat kepada Dion, Dimas, beserta tim yang lain
"Selamat ya!"Ucap Arumi sambil tersenyum manis kepada Raka yang kini sudah duduk di samping nya
"Iyya makasih!"Ucap Raka sambil ngos-ngosan
"Iyya sama-sama nih minum dulu!"Tawar Arumi sambil menyodorkan air mineral ke Raka yang langsung di terima dan di teguk oleh Raka
"Capek banget ya!?"Tanya Arumi sambil menatap wajah Raka yang terlihat capek
"Iyya!"
"Mmm pundak nya mau di pijat nggak!?"Ucap Arumi lagi Raka langsung menoleh ke arah Arumi
"Emangnya lo pintar pijat apa!?"
"Nggak juga sih!"Ucap Arumi sambil cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal Raka yang melihat Arumi langsung tertawa kecil dan menggelengkan kepalanya pelan
"Maaf ya!"Ucap Arumi sambil menatap wajah Raka penuh merasa bersalah
"Untuk!?"Tanya Raka sebenarnya Raka sudah tahu alasan Arumi minta maaf kepadanya tetapi ia ingin Arumi berbicara langsung kepadanya
"Maaf karena gue terlambat gue nggak bisa nepatin janji gue, Gue harusnya dengerin kata-kata lo tapi gue terlalu keras kepala gue tau lo pasti kecewakan sama gue, Gue minta maaf ya sama lo!"Ucap arumi penuh bersalah dan dengan nada yang lemas dan penglihatannya masih melihat ke bawah Raka melihat Arumi yang sudah merasa bersalah menarik napas panjang lalu menghembusnya
"Ikut gue!"Raka langsung menarik tangan Arumi untuk mengikutinya Arumi hanya menurut lalu mereka berdua meninggalkan lapangan dan pergi,Ke suatu tempat...
__ADS_1