Love During School

Love During School
2.awal masalah


__ADS_3

"Selamat pagi semua nya!". Ucap Arumi yang sudah duduk di kursi meja makan bersama keluarga nya


"Pagi sayang!"Ucap Maya sambil


mengoleskan selai coklat di roti tawar Arumi


"Pagi sayang!"Ucap Radit papa dari Arumi dan saudara-saudaranya


"Oh iyya Rum mama tadi di kasih tau sama mag sapri katanya kamu mau pergi ke sekolah bareng teman-teman kamu ya!?"


"Em.. Iyya ma mereka udah ada di jalan!"Ucap Arumi sambil terus memakan roti nya


"Laki-laki atau perempuan dek!?"Tanya Farel dan Rian bersamaan.


Memang kakak Arumi suka menjahili.Arumi tapi kalau urusan laki-laki mereka berdua akan terlihat memantau adik nya itu berbeda dengan kakak perempuan Arumi karena ia tidak tinggal bersama


"Perempuan bang!"Ucap Arumi sambil ingin meminum susu


Maya dan Radit hanya saling melihat sambil tersenyum satu sama lain melihat ke dua putranya itu mempedulikan sekaligus me wanti-wanti adik perempuan nya itu


"Oh ya Rum bagaimana hari pertama masuk sekolah kamu suka kan!?".Tanya Radit sebenarnya dia ingin menanyakan hal ini kepada Arumi kemarin tapi Arumi sudah tidur


"Bagus kok pa Rumi suka!"Jawab Arumi begitu ceria ketika papa nya menanyakan perihal seperti itu


"Bagus de kalo gitu!"Radit tersenyum kepada putrinya karena Radit dulu sedikit pusing karena harus memikirkan tentang sekolah yang baru untuk Arumi dan yang tentunya Arumi harus suka dengan sekolah itu dia lengah mendengar anaknya suka sekolah barunya itu


Setelah beberapa menit kemudian suara mobil terdengar Arumi langsung beranjak dari duduknya dan menyalami tangan mama dan papa nya


"Ma,Pa Arum pergi ke sekolah dulu ya!"Ucap Arumi sambil menyalami tangan mama dan papa nya


"Iyya sayang hati-hati ya!"Ucap Maya dengan lembut


"Hati-hati ya sayang!"Ucap Radit tak kalah lembutnya


"Hati-hati ya sayang!"ucap Rian sambil mengelus kepala Farel dan langsung di hadiahkan toyoran maut dari Farel. Arumi yang melihat nya tertawa terbahak-bahak Maya dan Radit hanya menggeleng-gelengkan kepalanya tak habis pikir dengan tingkah laku anak nya


***


"Hai guys lama nunggunya ya!?"Tanya Arumi sambil duduk di bangku mobil Anita


"Nggak kok rum santai aja!"Ucap Anita dan langsung tancap gas menuju ke sekolah


Setelah tiba di parkiran ke lima gadis cantik itu langsung turun dari mobil dan memperlihatkan aura kecantikan mereka


"Wah cantik banget sih mereka!"


"Ada bidadari!"

__ADS_1


"Cewek mau jadi pacar aku nggak!"


"Halo manis!"


"Guys kalian di diginiin terus ya!?"


"Iya gitu deh Rum!"Ucap Iren sambil mengibaskan rambutnya sombong. Shindy melihatnya hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya pelan


Sesampainya di kelas mereka semua duduk


"Oh ya guys gue mau nanya di perpustakaan ini ada buku novel ngak ya!?"


"Ada.Ada apa emangnya Rum!?"


"Gue mau baca novel!'


"Oh lo suka baca novel ya!?"


"Iyya suka banget malah!"


"Ya udah nanti kalau kita habis dari kantin kita ke perpustakaan novel ya!"


"Ok!"


***


Bluar suara mangkok terdengar pecah karena tadi dia mendapatkan pesan dari kakak perempuan nya lantas Arumi fokus ke handphone nya dan tidak melihat jalan dan alhasil Arumi tidak sengaja menabrak seorang laki-laki


"Lo bisa jalan gak sih!"Teriak lelaki itu yang membuat para penghuni kantin melihat ke arah nya


"Sorry.Gu...Gue nggak sengaja!"Ucap Arumi terbata-bata karena takut melihat wajah pria itu seperti singa yang menerkam mangsanya


"Lo tu ya makanya kalau jalan pakai kaki sama mata untuk apa punya kaki sama mata kalau tidak di gunain!"Bentak laki-laki itu seraya mendengus kesal


"Tapi kan gue udah minta maaf!"Ucap Arumi pelan


"Masih mau ngebantah!"


"Arumi menggeleng cepat!"


Teman Arumi hanya bisa melihat Arumi di bentak karena mereka pun sebenarnya takut apa lagi melihat wajah laki-laki itu sepertinya amarahnya sudah sampai di ubun-ubun sehingga terlihat sangat menakutkan


"Arumi bisa habis nih!"Ucap Rosa ketakutan melihat Arumi di bentak


"Iyya apa lagi Raka kayaknya marah banget tu!"Ucap Anita


Dion melihat Arumi bawah sampai atas sambil mengerutkan keningnya

__ADS_1


"Tunggu lo siswi baru ya!?"Tanya Dion sambil masih mengerutkan keningnya


"Iyya!"Ucap Arumi sambil mengangguk


"Oh jadi lo siswi baru ya!"Ucap Raka kembali memanas Arumi hanya bisa menelan ludah nya karena takut tangan nya pun keringat dingin


"Iyya!"


"Ok lo mau kan gue maafin!?"Tanya Raka dengan ekspresi wajah yang meledek dan tersenyum miring.Arumi yang melihatnya mengerutkan keningnya heran dengan tingkah laki-laki di depannya Arumi ngak habis pikir dengan laki-laki itu cepat banget ekspresi wajah nya cepat berubah-ubah


"Woi ngapain bengong!"Teriak laki-laki itu di depan Arumi.Arumi langsung terkejut mendengar suara laki-laki itu


"Nggak usah teriak-teriak kali gue juga denger kok!"Ucap Arumi ketus


"Kalau lo mau gue maafin lo.Lo harus lakuin apa yang gue suruh!"


"Ha...!"


Seketika laki-laki itu pergi meninggalkan perempuan itu dan teman-teman nya


"Woi ka tunggu in kita napa"Teriak Dimas dan menepuk bahu Dion dan mereka berdua langsung berlari mengejar Raka


Arumi yang melihat kepergian Raka dan langsung menatap wajah teman-teman nya itu bingung


"Duh Rum lo tu berani banget sih mau berurusan sama raka pria yang terkenal tempramental dan dingin itu aduh!"Ucap Anita seraya menepuk jidat nya sendiri


"Iyya Rum bagaimana nanti nasib lo!"Ucap Rosa


"Emangnya laki-laki itu kaya macan apa kalian semua harus takut kek gitu!?"Tanya Arumi


"Bukan kayak macan Rum tapi lebih dari macan!"ucap Iren


"Lo kayak nya harus simpan mental lo deh Rum untuk ngelawan si Raka!"ucap Anita seraya memperingati Arumi.Arumi hanya menghela napas nya panjang


"Eh guys mending kita pesan makan supaya kita semua dapat ide bagaimana cara nya mengeluarkan Arumi dari masalah ini!"Ucap Sindhy yang sedari tadi hanya diam memikirkan sesuatu Anita mengangguk paham dan langsung berdiri bersama Iren untuk memesan makanan.


"Kalian mau makan apa guys!?"Tanya Anita


"Emm..Mie ayam de!"Ucap Rosa


"Yang lain!?"


"Sama in aja deh Nit!"Ucap Arumi. Sindhy mengangguk kepalanya setuju


"Ok tunggu sebentar ya!"Ucap Anita


"Ok!"

__ADS_1


Semua penghuni kantin yang tadi melihat ke arah Arumi dan Raka kini mengalihkan perhatiannya dan kembali beraktivitas seperti aktivitas sebelum nya yaitu mengisi perutnya masing-masing sedangkan Arumi masih memikirkan perkataan Raka yang kalau dirinya harus menuruti perkataan Raka dia takut laki-laki itu akan menyuruhnya yang nggak-nggak...


__ADS_2