
Sepanjang perjalanan Raka dan Arumi tidak saling berbicara mereka hanya sesekali saling melirik satu sama lain Raka yang fokus melihat perjalanan sedangkan Arumi masih berpikir kata yang tepat untuk berbicara dengan Raka mengenai tindakan Raka
"Lo lagi mikirin apa!"Tanya Raka sambil terus fokus menyetir seperti nya Raka mengetahui jika Arumi sedang memikirkan sesuatu dengan hanya melirik Arumi saja
"eErmm...Bukan apa-apa kok!"Ucap Arumi kini suasana menjadi hening kembali beberapa saat kemudian Arumi membuka suara
"Ka!"Ucap Arumi
"Em!"Ucap Raka tapi matanya melihat ke depan Arumi menarik napas panjang lalu mengeluarkan nya secara perlahan
"Gue mau ngomong sesuatu tapi lo harus janji lo nggak bakal marah!"Ucap Arumi.Raka mengernyitkan dahi nya dan memberhentikan mobilnya lalu memposisikan tubuhnya ke samping melihat Arumi
"Maksud lo!"Tanya Raka sambil menatap Arumi
"Ka lo sadar ngga sih apa yang lo lakuin tadi di toilet itu salah!"Ucap Arumi pelan Raka menarik napas nya lalu kembali ke posisi awalnya menghadap ke depan dan melanjutkan menyetir mobil Arumi melihat Raka yang tak menjawab pertanyaan nya itu sekarang Arumi sedikit bersalah mungkin ucapan nya itu kurang tepat dan mungkin tanpa di sadari ia telah melukai hati Raka
"Kok nggak di Jawab sih!"Tanya Arumi pelan sambil menatap Raka
"Karena itu tadi sebelum gue nyium lo gue minta maaf terlebih dahulu karena gue merasa bersalah ngelakuin semua nya itu di toilet apalagi di toilet cewek tapi mau gimana dong lo gemesin banget sih gue nggak tahan lihat nya!"Ucap Raka sambil terkekeh dan masih melihat ke arah depan
Arumi menyipitkan matanya ia tak paham apa yang di ucapkan oleh Raka tadi
"Jadi lo merasa bersalah karena udah nyium gue!"Ucap Arumi
"Arumi maksud gue bukan gitu kalau aja gue bisa nyium lo terus gue akan ngelakuin itu gue nggak akan pernah bosan ngelakuin itu!"Ucap Raka.Arumi menepuk lengan Raka
"Apaan sih!"Ucap Arumi sambil mengerucutkan bibirnya sedikit Raka terkekeh melihat Arumi
"Jadi lo nggak marah kan sama gue!"Tanya Arumi memastikan nya lagi Raka hanya diam
"Kok diem sih? Marah ya!?"Ucap Arumi tapi Raka tak menjawab pertanyaan nya
Arumi memegang lengan Raka sambil menaroh wajah nya di lengannya dan lengan Raka sambil menatap wajah Raka
"Raka....!"Ucap Arumi manja Raka jadi tak fokus menyetir mobil
"Arumi pindah dong nanti gue nggak fokus nyetir nya lo mau ya kalau kita kecelakaan!?"Ucap Raka sambil berbicara sambil tersenyum seketika Arumi melepaskan genggaman tangannya dan lalu di posisi semula nya sambil mengerucutkan bibirnya sedikit lalu wajah Arumi seketika murung Raka melihat Arumi murung jadi tak tega melihatnya.Raka langsung mengusap kepala Arumi pelan Arumi menatap Raka
"Rumi gue nggak marah kok!"Ucap Raka sambil menatap ke depan lagi tapi tangan nya masih mengusap kepala Arumi.Arumi tersenyum melihat tingkah Raka terhadap nya begitu lembut padahal pria ini adalah salah satu pria yang terkenal tempramental di sekolah nya itu tapi di mata Arumi Raka adalah seorang laki-laki yang baik dan lembut
Selang beberapa waktu mereka masih di jalan Raka kini sudah melepaskan tangannya dari kepala Arumi
"Ka tolong berhenti di supermarket dulu ya gue soalnya mau beli sesuatu!"Pinta Arumi yang diangguki langsung oleh Raka
__ADS_1
"Emm..!"
Sesampainya di supermarket Raka kini mengambil keranjang yang sudah di sediakan untuk pembeli untuk menyimpan barang belanjaan yang mereka inginkan Arumi ingin mengambil keranjang yang berada di tangan Raka tapi Raka menolak nya
"Sini keranjang nya!"Ucap Arumi seraya mengulurkan tangannya untuk mengambil keranjang itu
"Nggak usah biar gue aja yang bawain!"Ucap Raka menolak sambil menyingkirkan tangan Arumi.Arumi terkekeh geli melihat tingkah Raka
"Ya udah!"Arumi langsung berjalan dan Raka mengikuti Arumi mereka berjalan berdampingan
"Oh ya ka tunggu bentar lo jangan ngomong dulu ya!"Ucap Arumi Raka mengangguk-angguk
Arumi mengambil handphone nya di dalam tas kecil yang iya pakai menyamping itu Iyya membuka kunci layar handphone nya lalu mencari nama seseorang di kontak nya setelah ketemu ia langsung menekan tombol yang berbentuk telpon seketika sambungan telepon itu di angkat oleh seseorang dari seberang sana
"Halo bang Arel!"Ucap Arumi
"Halo dek ada apa!"Ucap Farel dari sebrang sana Arumi melauspiaker handphone nya itu sampai Raka pun mendengarkan pembicaraan mereka di telpon
"Bang Rumi harus beli snack apa aja!"Tanya Arumi sambil melihat-lihat snack yang ada di depan nya itu
"Ermm.Apa aja sih dek yang penting jangan lupa lupa kuaci nya yang banyak soalnya ntar kita nggak kebagian gara-gara ian makan terus ini aja Ian makan kuaci sampai ke kulit-kulitnya!"Ucap Farel terkekeh Arumi pun ikut terkekeh Raka yang mendengarnya pun hanya tersenyum karena Arumi melarang nya untuk berbicara lantas Arumi mengambil kuaci yang banyak untuk dirinya dan untuk saudara-saudara nya itu
"Bang mau Rumi beliin biskuit gak!"Ucap Arumi
"Oke!"
"Kalau kak Nana mau di beliin apaan!"Ucap Arumi lagi
"Kak Nana mau kacang dek!"Ucap Naina Arumi langsung mengambilkan semua pesanan saudaranya itu
"Oke oh ya udah dulu Rumi mau liat-liat lagi snack-snack nya!"
"Oke!"
"Dek tolong beliin pizza juga ya supaya mabar makin seru!"Teriak Rian dari seberang sana
"Oke bang!"
Tet..Tet..Tet..
Sambungan telepon pun terputus Arumi menyimpan kembali handphone nya di dalam tas kecil nya itu
"Lo mau bikin acara apaan sih kok beli snack banyak!"Ucap Raka
__ADS_1
"Jadi nanti malam gue sama saudara-saudara gue mau begadang!"Ucap Arumi
"Hah begadang harus lo rayain kayak gini!"Tanya Raka heran
"Iyya lah kalo nggak ada snack begadang nya tuh berasa ada yang kurang!"Ucap Arumi
"Apalagi gue jarang begadang karena mama gue nggak izinin gue begadang ini aja di bujuknya setengah mati jadi nggak boleh di sia-sia in!"Ucap Arumi sambil memilih snack
"Oh!" Raka mengganggu paham
"Udah yuk ke kasir!"ucap arumi
Setelah semua belanjaan Arumi beres ia juga sudah membeli pizza pesanan Rian sekarang hari sudah malam Arumi sudah sampai di pekarangan rumah nya ia tidak mengizinkan Raka mengantar Arumi sampai di depan pintu rumah karena jika nanti ada yang melihatnya bakal tamat riwayat Arumi
"Udah sampai di sini aja raka!"Ucap Arumi sambil membuka pintu mobil Raka dan keluar tak lupa dengan belanjaan nya pula
"Makasih ya udah di antara pulang sama belanja in barang-barang gue!"Ucap Arumi sambil tersenyum
"Iyya sama-sama udah sana masuk!"Ucap Raka sambil meminta Arumi untuk masuk ke rumah nya
"Oke lo hati-hati ya jangan ngebut-ngebut oke dan jangan lupa juga untuk ngabarin gue kalau udah sampai!"Ucap Arumi memerintah Raka.Raka yang merasa perhatian Arumi terhadapnya sangatlah besar seketika Raka pun tersenyum manis dan mengiyakan permintaan Arumi itu
"Iyya!"
"Awas aja kalau nggak ngabarin!"Ucap Arumi sambil menunjuk ke arah Raka
"Iyya gadis cantik!"Ucap Raka menggoda Arumi sambil terkekeh Arumi pun langsung tersenyum malu
"Ya udah kalau gitu gue masuk dulu ya!"Ucap Arumi Raka mengangguk sambil tersenyum mengiyakan perkataan Arumi
"Dada!"Ucap Arumi sambil melambaikan tangannya ke arah Raka.Raka pun membalas lambaian tangan Arumi dengan cara ikut melambaikan tangannya juga
setelah Arumi masuk ke dalam rumahnya saudara-saudaranya itu tengah menantikan kepulangan adik bungsu mereka
"Duh dek pulang juga dari tadi kita tuh nungguin lo tau!"Ucap Farel
"Iyya bang maaf!"Ucap Arumi
"Iyya dimaafin kok!"
"Ya udah Arumi mau mandi dulu ya!"Ucap Arumi sambil menaiki anak tangga menuju ke kamar nya
"Oh iyya ini snack-snack nya Rumi taro di kamar Rumi ya!"Teriak Arumi
__ADS_1
"Oke dek!"Ucap Rian sambil berteriak pula...