Love In Silence (Mencintaimu Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintaimu Dalam Diam)
Yes I Will


__ADS_3

Happy reading


Mata Shi membulat dengan wajah yang begitu kaget, dia pun menatap ke arah Gavin. "Ini kamu yang nyiapin?" Tanya Shi kepada Gavin, dan langsung dibalas anggukan oleh Gavin.


Gavin pun merogoh aku celananya lalu berjongkok di hadapan Shiena, kemudian dia menyodorkan sebuah cincin.


"Shiena Arganendra, Will you marry me?"


Shi menutup mulutnya dengan satu tangan, dia begitu kaget sekaligus terharu melihat Gavin melamarnya. Lalu dengan cepat Shi pun menggangguk.


"Yes, I will," jawab Shi dengan bahagia, bahkan air matanya sudah menetes karena begitu terharu dengan semua yang sudah Gavin siapkan untuknya.


Mendengar jawaban Shi, Gavin pun tersenyum kemudian dia mulai menyematkan cincin itu di jari manis Shi, lalu biola pun dimainkan dengan sangat merdu membuat suasana benar-benar semakin romantis.


Dengan cepat Gavin pun memeluk tubuh Shiena, dia bahagia karena Shi menerima lamarannya. Lalu mereka pun duduk untuk makan siang bersama.


*****************


Sedangkan di tempat lain Aryan baru saja tiba di Mansion milik Papanya, dia pun berjalan memasuki Mansion itu kemudian masuk ke dalam kamar.


Baru saja Aryan akan memejamkan matanya, tiba-tiba pintu kamarnya diketuk dan ternyata itu adalah sang Papa. Aryan pun berjalan membuka pintu kamarnya.

__ADS_1


"Kamu pulang, bukannya nyamperin Papa. Ini malah langsung masuk kamar," gerutu Papa Hendi Bramasta, Papa dari Aryan.


"Iya, maaf Pa. Tadi Aryan kecapean, jadi Aryan langsung masuk," jawab Aryan sambil melenggang masuk ke dalam kamar dan diikuti oleh Papa Hendi.


"Kamu harus siap-siap, soalnya nanti malam kita akan bertemu dengan orang tuanya Luna."


Aryan menghembuskan nafasnya dengan kasar, karena menolak pun tidak akan ada gunanya. Jadi Aryan pun hanya menjawabnya dengan anggukan kepala saja, setelah itu Papa Hendi pun keluar dari kamar Sang putra.


'Semoga memang dia wanita yang baik! Jika memang dia jodohku, maka aku akan berusaha untuk melupakan Shi. Walaupun pada akhirnya hatiku masih terpaut kepadanya,' batin Aryan.


Memang jika cinta pertama itu sangat sulit untuk dilupakan, apalagi selama kuliah dulu di Jepang Shiena dan juga Aryan selalu bersama. Ditambah tempat tinggal mereka pun sebelahan jadi membuat kedekatan dan rasa itu semakin dalam di hati Aryan kepada Shi.


*****************


Shi masuk ke dalam restoran dengan wajah yang bahagia, dia benar-benar saat ini tengah berbunga-bunga, karena hari ini adalah hari yang paling membahagiakan bagi SHi, hari dimana dia selalu menantikannya.


"Aku nggak pernah nyangka, kalau hari ini akan tiba. Dulu Gavin hanya menganggapku sebatas sahabat dan juga adik. Tapi sekarang, ternyata cintaku terbalas. Cinta yang selama ini aku pendam dalam diam, cinta yang selama ini hanya bisa kurasakan. Saat melihat senyumnya saja membuatku sudah bahagia, walaupun hatiku saat itu teriris sakit melihat kebahagiaannya bersama dengan wanita lain. Namun, ternyata sekarang kebahagiaan itu datang kepadaku dan juga kepadanya, walaupun kami harus melewati masalah yang begitu sulit dan rumit. Tetapi, aku berharap jika ke depannya tidak ada lagi halang rintang antara aku dan Gavin. Semoga saja pernikahan kami akan selalu lancar dan langgeng,' batin Shi sambil menatap ke arah luar jendelanya dengan tatapan lurus.


Shi dan juga Gavin sudah membicarakan tentang pernikahan mereka, dan nanti malam rencananya Gavin beserta dengan orang tuanya akan ke rumah Shi, untuk melamar Shi secara resmi dihadapan Jojo dan juga Juwi.


Malam yang telah ditunggu pun sudah tiba, saat ini pelayan tengah sibuk mempersiapkan makan malam untuk menyambut kedatangan keluarga Arganendra.

__ADS_1


Shi juga sudah siap dengan dandanan yang simple, tapi terkesan begitu elegan. Dia merasakan jantungnya terus aja berdebar, menyambut kedatangan Gavin dan juga kedua orang tuanya.


"Shi, ayo kita turun ke bawah! Sebentar lagi keluarganya Gavin akan datang," ucap Juwi memanggil Shi.


"Iya Mi," jawab Shi sambil keluar dari kamarnya dan menuju lantai bawah bersama dengan sang Mami. .


Tak lama rombongan dari keluarga Gavin pun datang, dan saat ini Jojo juga sudah berada di rumahnya, karena tadi pagi Jojo sudah pulang.


"Mi, Pi. Kok Sienna Jadi deg-degan gini ya," ujar Shi sambil memegang jantungnya.


"Wajar saja Sayang, Mami juga seperti itu dulu saat Papi kamu melamar Mami," jawab Juwi sambil melirik ke arah Jojo.


Gavin beserta dengan kedua orang tuanya masuk ke dalam rumah Juwi, lalu Tania dan Juwi berpelukan, begitupun dengan Jojo dan juga Lian. Kemudian mereka pun melangkah menuju ke ruang keluarga.


Gavin menarik tangan Shi, lalu membisikan sesuatu di telinga Shi, sampai membuat wanita itu mendelik tajam ke arah Gavin.


"Aku sudah meminta Dady dan juga Mommy untuk mempercepat pernikahan kita, karena aku sudah tidak sabar ingin segera memperistri kamu," bisik Gavin di telinga Shi.


Setelah itu Gavin pun meninggalkan Shiena yang sedang menatap dia dengan tajam, tetapi kedua pipi Shiena malah merona malu.


Bersambung. ........

__ADS_1


__ADS_2